7 Mitos Dark Web yang Sering Bikin Netizen Salah Kaprah

Teknologi.id . August 03, 2020

Foto: MeWallpaper

Teknologi.id - Dark Web atau juga disebut Dark Net adalah sebuah bagian internet yang tidak bisa diakses oleh sembarang orang. Untuk mengaksesnya, kita memerlukan software tertentu yang bisa membuat identitas kita anonim dan tidak dapat dilacak.

Dark Web sendiri berbeda dengan Deep Web. Dalam tingkatannya, situs-situs internet yang umum kita gunakan sehari-hari adalah Surface Web, bagian internet yang lebih dalam dari itu disebut Deep Web, dan bagian yang terdalam dari internet barulah disebut Dark Web.

Banyak pengguna internet alias netizen yang berpikiran bahwa Dark Web adalah sesuatu yang mengerikan, jahat, dan berbahaya. Meski pemikiran tersebut tidak sepenuhnya benar, namun juga tidak sepenuhnya salah. Umumnya pemikiran seperti itu didasari beberapa rumor dan mitos yang tersebar dari waktu ke waktu, sehingga sering membuat netizen salah kaprah terhadap Dark Web. Memangnya, apa saja sih mitos-mitos tersebut?

Baca juga: Microsoft Bakal Akuisisi TikTok, Trump Beri Waktu 45 Hari

1. Berisi orang-orang jahat


Foto: Christ and Pop Culture

Tidak salah namun juga tidak sepenuhnya benar. Faktanya, meski memang banyak orang-orang yang menggunakan Dark Web untuk mencari barang-barang jahat dan konten yang mengganggu, serta banyak juga terdapat kriminal yang berkeliaran di sana, tetapi ada pula orang-orang dari pemerintahan, jurnalis, advokat, hingga pegawai perusahaan internet seperti Facebook, DuckDuckGo, dan ProPublica. 

Namun perlu diketahui bahwa dark web memang banyak disalahgunakan. Studi menunjukkan bahwa 80 persen penggunaannya terkait dengan pedofilia. Ada pula orang yang menggunakannya untuk berjualan barang ilegal, konten pembunuhan, dan lain-lain.

2. Sumber kejahatan siber


Foto: Media Sonar


Nyatanya hampir semua kejahatan siber terjadi di web yang biasa kita pakai atau ClearNet alias Surface Web. Memang Dark Web banyak digunakan penjahat siber untuk mengumpulkan dan bertukar informasi. Sebab di sana terdapat forum underground hacking, marketplace ilegal, dan layanan lainnya. Namun, bukan berarti semua kejahatan internet terjadi di Dark Web.

Baca juga: 7 Cara Dapat Uang dari TikTok, Cuma Modal Video Pendek

3. Tak bisa diakses sembarang orang


Foto: STIMME.de

Sebagian besar netizen menganggap bahwa Dark Web itu tersembunyi, rahasia, dan jauh dari keramaian internet. Namun, sebenarnya siapa saja bisa mengakses Dark Web menggunakan Tor Browser yang gratis. Browser tersebut dimodifikasi oleh Firefox sehingga mendapatkan extension untuk privasi dan keamanan.

4. Ilegal


Foto: Infia


Dark web sendiri bukanlah hal yang ilegal. Akan tetapi mereka menggunakan enkripsi (sandi) yang kuat untuk menjaga agar situs, layanan, dan penggunanya tetap aman.

Di beberapa negara, penggunaan enkripsi yang terlalu kuat itu dilarang. Contohnya adalah di China. Mereka melarang penggunaan Tor Browser dan VPN.

Lain halnya dengan di Amerika Serikat. Mengakses Dark Web sama legalnya dengan mengakses ClearNet. Namun apa yang dilakukan di dalamnya bisa jadi ilegal. Misalnya membeli obat terlarang.

5. Browser pelindung pasti aman


Foto: nyt.com


Dark Web memang menggunakan enkripsi dan extension yang bisa meningkatkan privasi dan keamanan pengaksesnya. Namun bukan berarti kamu akan terproteksi sepenuhnya. Ingat bahwa di sana banyak hacker yang berkeliaran. Mereka dapat dengan mudah mengetahui siapa saja yang mengunjungi situs-situs tertentu.

Selain itu perlu diketahui bahwa kamu masih bisa mengakses ClearNet melalui Tor Browser. Enkripsi tidak akan terbaca saat kamu berada di web biasa, oleh karena itu, jejakmu masih akan dapat terdeteksi.

Baca juga: 5 Jenis Hacker yang Wajib Kita Tahu, Ada yang Tak Berbahaya?

6. Bagian terbesar internet


Foto: VPNoverview.com


Pernyataan tersebut salah. Dark Web nyatanya adalah bagian kecil dari internet. Hanya ada sekitar 7 ribu hingga 30 ribu situs yang ada di sana.

Ini sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah situs di web biasa yang mencapai lebih dari satu miliar. Bagian besar dari internet adalah Deep Web. Sebab ia terdiri dari web yang tidak dapat diakses secara publik. 

7. Kegunaan Dark Web

Foto: Digital Trends

Tidak semua situs yang ada di dalam Dark Web itu buruk atau jahat. Di sana, intel bisa melacak penjahat-penjahat internet, masyarakat China bisa mendiskusikan apa pun tanpa “proteksi” dari The Great Firewall, dan kegiatan lain yang justru bisa melawan kejahatan.

Memang tidak salah jika orang mengatakan bahwa pada umumnya Dark Web digunakan untuk keperluan kriminal. Akan tetapi realitasnya terlalu dilebihkan. 

Padahal Dark Web muncul memang sejak adanya World Wide Web (www),  mereka ingin memastikan bahwa setiap orang bisa melakukan apa pun, berdiskusi tentang apa saja, tanpa takut terkena sensor. Karena semakin banyak negara yang melakukan sensor internet, dark web semakin berkembang dan diminati para pengguna.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar