Jadi Afiliator Binomo, ini Kata Indra Kenz dan Doni Salmanan

Fabian Pratama Kusumah . February 01, 2022

Foto: YouTube Indra Kesuma

Teknologi.idBinomo menjadi banyak diperbincangkan akhir-akhir ini di internet. Hal tersebut karena Binomo dinilai merupakan tempat judi ilegal bukan investasi.

Binomo tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sering kali diblokor namun berulang kali membuat website atau nama yang baru.

Salah satu alasan orang mau ikut menggunakan Binomo adalah adanya afiliator. Salah satu afiliator Binomo yang ramai diperbincangkan adalah Indra Kesuma atau Indra Kenz.

Dalam video terbarunya Indra Kenz, dia melakukan klarifikasi sekaligus pembelaan diri. Dia sempat menyinggung soal Binomo ilegal, tapi dia hanya membandingkan dengan Binance.

"Bicara ilegal, Binance nomor 1 di dunia juga ilegal, ini soal regulasi. Kadang-kadang ada perusahaan mau masuk ke suatu negara mereka itu harus ada due diligence dulu, dicek dulu, layak atau tidak. Nah ada lembaga seperti OJK dan Bappebti yang mengatur ini semua," katanya.

"Nah untuk Binance sendiri mungkin karena tidak bayar pajak makanya dia ilegal di Indonesia. Padahal Binance sudah membawahi satu exchange di Indonesia yang sudah legal yaitu TokoCrypto. Jadi ini masalah regulasi, jangan dijadikan hal yang diperdebatkan," ujarnya.

Sebelumnya konten kreator bernama Maru Nazara baru-baru ini meminta pertanggungjawaban dari para afiliator Binary Option, termasuk Indra Kenz alias Indra Kesuma.

"Kalian harus bertanggung jawab atas kejadian ini. Aku sendiri korban dari kalian sebesar Rp540 juta," ungkapnya.

Video pengakuan Maru Nazara itu lantas viral dan menjadi sorotan publik. Menanggapi tudingan Maru Nazara, Indra Kenza pun langsung memberikan klarifikasi.

"Nah tiba-tiba entah muncul dari mana ngaku udah loss Rp540 juta. Kalau asumsi gue nih orang emang tradingnya barbar, tamak dan emosian. Keliatan disini dengan adegan banting-banting laptopnya. Itu loss sampai Rp540 juta siapa yang ngajarin ya bang?" ujar Indra Kenz di Instagram.

Selain Indra Kenz, afiliator lain yang juga terseret namanya yaitu Doni Salmanan. Menjawab pertanyaan pria tersebut, Doni Salmanan menjelaskan jika dirinya bukan hanya trading di binary option.

"Trading saya bukan hanya di binary option, ada di forex, saham, crypto current, kemudian ada di binary option,”

“Oke sekarang kita masuk ke teori cara kerja pembagian afiliator trading yang saya gunakan. Orang tersebut bicara katanya Doni Salmanan afiliator, makan duit lose dari losenya member," ujar Doni.

Baca juga: DPR dan Kemendag Ingin Hapus Binomo serta Investasi Ilegal

"Oke jawabannya affiliate yang saya gunakan tidak seperti itu, misalkan dalam jangka waktu sekitar 6 bulan, Doni Salmanan menarik 2000 orang,”

“Rata-rata orang itu sekitaran deposit 200-300 ribu, dalam satu hari 2000 orang tersebut, misalkan trading profit sama losenya itu berapa omsetnya,”

“Misalkan omsetnya 20 juta trading dalam sehari atau misalkan 100 juta, ada yang profit gede dari modal kecil, nah maka saya akan mendapatkan bagi hasil 5 persen," lanjutnya.

Terkait kasus investasi ilegal ini kini disoroti oleh Komisi VI DPR RI yang meminta agar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi segera bergerak.

(fpk)

Share :