Perusahaan Software ini Diduga Jual Data Lokasi Pengguna

Fabian Pratama Kusumah . August 18, 2021

Foto: News Trends

Teknologi.id - Sebuah perusahaan teknologi informasi bernama SafeGraph diketahui melakukan pengumpulan dan penjualan data lokasi dari pengguna.

Google pun memutuskan untuk melarang perusahaan tersebut karena berpotensi merugikan pengguna.

Dikutip Republika dari Engadget pada Rabu (18/8), SafeGraph merupakan sebuah perusahaan yang menyediakan software development kit (SDK) bagi developer Android.

Google melakukan pelarangan dengan mengharuskan para developer Android untuk menghapus location gathering tools dari SafeGraph.

Para developer tersebut diberi waktu selama tujuh hari untuk melakukan penghapusan data lokasi tersebut.

Baca juga: Cellebrite, Software yang Digunakan Polisi Untuk Sedot Data

Jika dalam tujuh hari location gathering tools dari SafeGraph itu tak dihapus, maka Google akan menghapus developer itu dari Play Store.

SafeGraph  memperoleh data pengguna dari aplikasi yang menggunakan SDK rancanganya. Dengan begitu, SafeGraph dapat melacak lokasi tanpa disadari oleh pengguna.

Data itu kemudian dijual kepada sejumlah pihak yang membutuhkan. Beberapa pihak yang sempat jadi pengguna jasa SafeGraph adalah The Centers for Disease Control and Prevention dan The New York Times.

Data SafeGraph seharusnya dianonimkan, tetapi seperti yang dibahas Motherboard, set data lokasi sering kali dapat mengungkapkan detail tentang individu meskipun ada pengamanan ini.

Meskipun pengguna harus menyetujui pengumpulan lokasi oleh masing-masing aplikasi, banyak yang tidak mengetahui bagaimana informasi mereka digunakan.

Baca juga: Mahasiswa ini Buat 5 Software untuk Saingi Google Earth

Google sendiri bukan tanpa salah di sini. Raksasa internet itu juga mendapat perhatian negatif tentang bagaimana memperlakukan data lokasi pada aplikasinya sendiri, tidak hanya aplikasi pihak ketiga.

Misalnya, pada tahun 2018 Google ditemukan melacak lokasi pengguna Android bahkan saat pengguna mematikan Riwayat Lokasi.

Temuan ini menghasilkan gugatan penipuan konsumen oleh Arizona Attoreny General mark Brnovich.

Gugatan tersebut menuduh Google secara ilegal melacak lokasi pengguna Android tanpa persetujuan mereka, bahkan jika pengguna telah menonaktifkan fitur pelacakan lokasi.

Menurut gugatan itu, Google terus melacak lokasi berjalan di latar belakang dan hanya menghentikannya ketika pengguna menonaktifkan pelacakan tingkat sistem.

(fpk)

Share :