Monkeypox Mulai Menyebar di Beberapa Negara, Seberapa Bahaya?

Adhima Ratnaningtyas . May 23, 2022

Foto: Times of India

Teknologi.id - Baru baru ini, dunia kembali dihebohkan dengan serangan virus yang tiba-tiba mulai menyebar di beberapa negara. Virus tersebut bernama Monkeypox atau Cacar Monyet.

Lantas, apakah Monkeypox itu dan seberapa bahaya virus tersebut?

Baca juga: Teori Konspirasi Ini Sebut Bill Gates Sebabkan Virus Monkeypox

Monkeypox dan Asal Usulnya

Foto: Getty Images

Monkeypox atau Cacar Air adalah penyakit yang disebabkan virus sejenis Smallpox atau cacar biasa, dengan keparahan lebih rendah dibandingkan Cacar. Pertama kali ditemukan di pinggiran Africa Tengah dan Barat, kasus pertama tercatat pada seekor monyet pada 1958 kemudian kasus pertama yang menjangkit manusia tercacat pada 1970. Oleh karena itu, cacar ini disebut Cacar Monyet karena kasus pertama memang berasal dari seekor monyet

Sejak saat itu, virus ini dilaporkan menyebar ke 10 negara bagian Afrika, dimana Nigeria dilaporkan menjadi negara dengan kasus tertinggi pada 2017 yaitu sebanyak 172 terduga tertular dan 61 dikonfirmasi tertular. 3/4 dari total pasien merupakan laki-laki berusia 21 sampai 40 tahun.

Gejala dan Bagaimana Virus Ini Menular

Foto: Metro

Menurut WHO, masa inkubasi jika seseorang terduga tertular Monkeypox adalah sekitar 6 sampai 13 hari atau 5 sampai 21 hari, tergantung orangnya. Gejala awal Monkeypox adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, dan kelelahan. Munculnya gejala pada kulit akan terjadi 1-3 hari setelah mulai demam, dan biasanya akan muncul di area wajah dan ujung-ujung tubuh, jarang muncul di bagian lengan. Cacar yang muncul pun cenderung lebih besar daripada cacar biasa. Moneypox sendiri biasanya berlangsung selama 2 sampai 4 minggu.

Penyebaran virus ini bisa melalui kontak dengan pasien tertular, atau kontak langsung dengan hewan tertular. Penyebaran dari pasien tertular biasanya berlangsung melalui saluran pernapasan, mata, hidung, mulut, atau area terbuka lainnya, meski memang membutuhkan kontak langsung yang cukup lama. 

Seberapa Bahaya Monkeypox

Foto: VOA News

Mengenai seberapa bahayanya virus Monkeypox, seperti penyakit lain, Monkeypox akan menjadi berbahaya jika tidak langsung ditangani. Telah tercatat beberapa kasus kematian di Afrika Barat dari beberapa pasien Monkeypox. Meskipun begitu, virus Monkeypox masih belum menjadi ancaman pandemi dan kemungkinan virus ini akan menyebar ke seluruh dunia seperti COVID19 pun sangat kecil, mengingat bagaimana virus ini tidak mudah menyebar.

Sampai sekarang, sudah ada 92 kasus terdaftar di WHO yang tersebar di 12 negara di seluruh dunia dimana Belgia menjadi negara pertama yang mewajibkan karantina untuk pasien Monkeypox mengikuti meningkatnya kasus global. 

Untuk saat ini, vaksin khusus Monkeypox masih dalam tahap pengembangan, namun WHO menyatakan bahwa penggunaan vaksin cacar biasa pun bisa menjadi pilihan karena tipe virus mereka serupa dan Monkeypox terbilang lebih lemah dibanding virus cacar biasa. Penggunaan vaksin cacar biasa terbukti 85% efektif untuk melindungi diri dari Monkeypox. Terlebih lagi, obat antiviral atau obat khusus untuk pencegahan infeksi virus Monkeypox pun kini telah mendapatkan lisensi dan siap digunakan sebagai pengobatan pasien tertular.

(AR)

Share :