Kabar Baik untuk Gamers, Steam, Dota 2 dan CS:GO dalam Proses Daftar PSE Kominfo

Teknologi.id . August 01, 2022

Foto: Lifewire

Teknologi.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan bahwa platform distribusi game, Steam, dan game Dota serta Counter Strike, saat ini sedang dalam proses pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Ini artinya, jika proses pendaftaran telah rampung, maka Steam, Dota 2 dan CS:GO bakal bisa diakses kembali secara normal di Indonesia. 

Menurut Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan, pihaknya tengah berkomunikasi dengan Steam terkait proses pendaftaran tersebut.

"Kami sudah berhasil mengontak Steam, Dota dan Counter Strike, ada korespondensi. Mereka mengatakan sedang memproses (pendaftaran PSE). Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan melengkapi dan dalam waktu dekat masyarakat bisa menggunakan kembali," kata Semuel dalam konferensi pers, Minggu (31/7/2022).

Baca juga: Kominfo Bantah Pemerintah Bisa Intip Pesan WhatsApp dan Gmail

Namun, Kominfo tidak memberi kejelasan kapan pastinya Steam, Dota, dan Counter Strike bisa kembali diakses. Ia hanya menegaskan bahwa blokir akan dicabut jika proses pendaftaran sudah rampung.

"Kami berkomunikasi lewat e-mail. Jadi mohon maaf kepada teman-teman yang main game, sementara waktu ini masih ada kendala. Tapi mereka sedang melengkapi dan berkomitmen untuk mendaftar," ujar Semuel.

Dalam konferensi pers, Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Kominfo telah mengirimkan surat teguran kepada Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, Origin pada Sabtu, 23 Juli lalu.

Menurut Semuel, surat teguran berlaku selama lima hari kerja kerja setelah surat dikirim. Sehingga perhitungan hari tersebut dimulai pada Senin 25 Juli sampai Jumat 29 Juli 2022.

Baca juga: Inilah Penyebab Munculnya Iklan di Media Sosial Setelah Browsing di Google

Sebagai informasi, Kominfo mulai memblokir sejumlah platform digital yang belum mendaftar PSE sejak Sabtu (30/7). Steam, Paypal, hingga Epic Games tercatat masuk dalam daftar layanan digital yang diblokir oleh Kominfo.

Pemblokiran ini berdampak negatif pada masyarakat Indonesia, khususnya kalangan gamer, konten kreator, pengembang game lokan, dan pekerja industri kreatif. Gamer dan konten kreator tak bisa mengakses game di Steam dengan normal. Mereka harus menggunakan VPN, DNS, atau DoH untuk mengaksesnya.

(dwk)

Share :