Startup Logistik Indonesia, Shipper, Berhasil Mengamankan USD 20 Juta dari Investor

Indah Mutia Ayudita . June 19, 2020

Antarmuka Shipper. Foto: Screenshot Shipper


Teknologi.id - Platform logistik Indonesia, Shipper, pada hari Kamis lalu menyatakan telah meraih pendanaan Seri A sebesar USD 20 juta yang dipimpin oleh kelompok internet global Prosus Ventures, atau dikenal sebagai Naspers Ventures.

Investor lain seperti Lightspeed, Floodgate, Y Combinator, Insignia Ventures, dan AC Ventures turut berpartisipasi dalam pendanaan ini.

Shipper bertujuan untuk menyelesaikan 3 masalah utama dari aspek logistik yang ada di Indonesia, termasuk sistem warehousing yang membingungkan, harga yang tidak jelas, dan sistem tracking barang yang buruk.

"Dengan investasi yang diberikan, Shipper akan terus berkembang dan prioritas utama kami adalah merekrut orang-orang bertalenta agar turut membangun data dan kapabilitas teknologi yang kuat untuk merapikan struktur pengiriman barang yang tidak tertata ini," kata Co-Founder sekaligus COO Shipper, Budi Handoko.

Baca juga: Startup MAPID Besutan Kemperin Hadirkan Teknologi Peta Kebutuhan APD

Babak investasi kali ini akan dapat membantu Shipper melanjutkan perluasan bisnisnya, dan menemukan solusi untuk menemukan mitra pengiriman terbaik tanpa repot memikirkan banyak faktor seperti perbandingan harga, pelacakan barang, asuransi barang, dan lain-lain.

"Shipper menjawab kebutuhan logistik di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi, modal yang ringan, dan menggunakan model kapasitas variable. Model ini telah diuji sejak rilis dan akan berkembang dengan tim yang kuat," tambah Budi.

Saat ini, Shipper telah bekerja sama dengan lebih dari 100 kurir untuk memenuhi janji mereka mengantarkan barang tanpa banyak kerepotan, dengan harga yang bersaing dan servis yang transparan sehingga para pemilik e-Commerce atau online shop pribadi bisa fokus pada aspek lain dalam usahanya.

Baca juga: Cegah COVID-19, Amazon Pasangkan Karyawannya Teknologi Wearable Device untuk Social Distancing

Shipper sudah mendapatkan sekitar USD 5 juta dari pendanaan sebelumnya yang diikuti oleh Y Combinator, Lightspeed Venture Partners, Floodgate, Insignia Ventures Partners, dan Covergence Ventures.

Shipper memungkinkan pelanggannya mendapatkan harga terbaik dari jaringan mitra logistik seperti JNE, Sicepat, Ninja Xpress, aCommerce dan lain-lain.

Shipper juga menyediakan API yang bisa dipasang pada website atau aplikasi perusahaan untuk menambahkan layanan pengecekan kiriman.

(im)

Share :