Google Bongkar Data Pengguna yang Dikumpulkan Ekstensi

Indah Mutia Ayudita . November 20, 2020

Foto: Google

Teknologi.id - Google mengungkapkan pihaknya berencana untuk menambahkan bagian baru pada Chrome Web Store, yang bisa menampilkan informasi yang dikumpulkan para pengembang ekstensi dan apa saja yang dilakukan dengan informasi tersebut.

Fitur ini akan hadir pada 18 Januari 2021 dan muncul dalam bentuk tombol "Privacy practices" di tiap cantuman ekstensi pada laman Chrome Web Store.

Google sudah menambahkan bagian tersebut pada dashboard Web Store dan pengembang ekstensi Chrome bisa langsung menuliskan data apa saja yang dikumpulkan dari pengguna, beserta kebutuhannya.

Baca juga: Harga PS 5 Melambung 2x Lipat di Hong Kong, Kenapa ?

Foto: Google

Dashboard "penggunaan data" dirilis bersamaan dengan serangkaian opsi lain yang secara efektif akan melarang pengembang Chrome melakukan praktik tertentu, seperti:

 - Penjualan data pengguna secara massal, dengan memastikan penggunaan atau transfer data pengguna untuk kebutuhan utama pengguna dan sesuai dengan tujuan ekstensi

 - Penggunaan data pengguna untuk iklan yang dipersonalisasi

 - Penggunaan data pengguna untuk diproses kelayakan kredit atau segala bentuk peminjaman lain ke pialang data atau pengecer informasi.

Baca juga: Cara Cepat dan Mudah Beli Voucher Google Play Pakai UniPin

Kebijakan ini sebenarnya bukanlah terobosan yang pertama.

Pada konferensi pengembang WWDC 2020 pada bulan Juni kemarin, Apple mengumumkan bahwa semua aplikasi pada App Store akan diminta untuk menyertakan permintaan privasi yang akan mencantumkan semua poin data yang dikumpulkan lewat aplikasi pengguna dan titik data mana saja yang digunakan untuk melacak pengguna di seluruh aplikasi.

Label privasi Apple sendiri akan rilis pada tanggal 8 Desember 2020.

(im)

Share :