Bos Huawei Terancam Hukuman Puluhan Tahun Penjara, Apa Kasusnya?

Teknologi.id – Tersandung kasus penipuan, Chief Financial Officer Huawei, Meng Whanzou terancam hukuman puluhan tahun penjara jika Amerika Serikat menyatakannya bersalah.

Meng, putri pendiri Huawei ini ditahan saat transit di bandara Vancouver, Kanada pada 1 Desember atas permintaan AS. Bos Huawei terancam hukuman ekstradisi ke Negeri Paman Sam. Otoritas AS punya waktu 60 hari sejak Wanzhou ditangkap untuk memberikan bukti ke pengadilan Kanada agar bisa mengekstradisi anak pendiri Huawei Ren Zhengfei itu ke sana.

Jika proses hukum dilakukan di AS, Meng akan menghadapi tudingan konspirasi untuk menipu beberapa institusi keuangan. Bos Huawei terancam hukuman 30 tahun penjara untuk setiap tuduhan.

Apa kasusnya? Wanzhou adalah seorang dewan direksi sebuah perusahaan di Hong Kong bernama SkyCom. Perusahaan ini diduga berbisnis dengan Iran sejak tahun 2009 sampai 2014. Skycom sendiri dianggap sebagai perpanjangan tangan Huawei, bahkan logonya pun sama.

Menipu Bank AS

Penjara tempat Meng Whanzou ditahan. Kredit: Reuters

Meng, dituding telah menipu  bank-bank AS dengan berpikir bahwa Huawei dan Skycom berbeda, pada kenyataannya, “Skycom adalah Huawei,” ujar Gibb-Carsley selaku jaksa penuntut dalam sidang bail hearing Wanzhou di Kanada.

Karena Huawei bekerja sama dengan bank asal AS pada rentang waktu itu, jadi mereka tetap dianggap melanggar sanksi embargo terhadap Iran secara tak langsung. Hal ini membuat Wanzhou dianggap melakukan kejahatan penipuan terhadap bank tersebut.

Baca juga: Bukan Smartphone, Huawei Pamerkan Mobil Tanpa Sopir Bertenaga Android

Sampai saat ini, belum ada keputusan apakah Meng akan diekstradisi ke AS atau tidak. Pihak China, negara asal Huawei, sudah membela habis-habisan agar Meng segera dibebaskan. Duta besar Kanada di Beijing telah dipanggil untuk menjelaskan duduk perkaranya. Sidang akan dilanjutkan pada hari Senin setelah Meng menghabiskan akhir pekan di penjara.

“China dengan tegas meminta pihak Kanada untuk segera melepas orang yang ditangkap ini dan melindungi hak-haknya, jika tidak maka Kanada harus menerima tanggung jawab penuh untuk konsekuensi serius yang ditimbulkan,” kata Wakil Menteri Luar Negeri China, Le Yucheng.

(DWK)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *