Lenovo Pamer Laptop 3D Tanpa Kacamata & Konsol Lipat di MWC 2026!

Wildan Nur Alif Kurniawan . March 04, 2026


Foto: Lenovo/Evan Blass

Teknologi.id – Lenovo kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir teknologi dengan memamerkan jajaran perangkat konsep masa depan dalam gelaran Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, pada Selasa (3/3/2026). Inovasi utama yang mencuri perhatian publik adalah Yoga Book Pro 3D Concept, sebuah laptop dengan layar 3D tanpa kacamata, serta Legion Go Fold Concept, konsol gim genggam (handheld) pertama yang mengusung layar lipat futuristik.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi "AI for All" milik Lenovo, di mana perusahaan berusaha menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan perangkat keras transformatif. Senior Vice President Lenovo, Jun Ouyang, menyatakan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kreator dan gamer masa depan yang menginginkan tenaga besar dalam kemasan yang fleksibel dan cerdas.

Yoga Book Pro 3D: Era Baru Kreativitas Spasial


Foto: Lenovo

Fokus utama Lenovo pada MWC tahun ini adalah Yoga Book Pro 3D Concept. Berbeda dengan teknologi 3D konvensional yang membutuhkan periferal tambahan, laptop ini memungkinkan pengguna melihat kedalaman, bentuk, dan hubungan spasial secara alami langsung di layar tanpa bantuan kacamata khusus.

Teknologi ini bekerja menggunakan perpaduan lensa lentikular dan kamera pelacak gerakan mata (eye-tracking) yang sangat presisi. Perangkat ini dibekali dengan dual layar Lenovo PureSight Pro Tandem OLED yang mampu merender objek tiga dimensi secara real-time. Salah satu fitur AI paling mutakhir di perangkat ini adalah kemampuan konversi 2D-ke-3D. Pengguna cukup memasukkan gambar dua dimensi, dan AI akan secara otomatis menghasilkan aset 3D yang dapat diedit sepenuhnya.

Untuk menunjang performa berat tersebut, Lenovo menyematkan spesifikasi kelas atas, yakni prosesor Intel Core Ultra 7 dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5070. Bagian bawah laptop ini tidak memiliki keyboard fisik permanen, melainkan layar sentuh kedua yang dilengkapi dengan snap-on pads magnetik. Aksesori ini berfungsi sebagai kontrol cepat untuk mengatur pencahayaan, sudut pandang, hingga nada warna saat mengedit objek 3D, sehingga alur kerja profesional menjadi lebih mulus.

Baca juga: Lenovo Pamer Laptop Layar Gulung di CES 2026, Bisa Melebar hingga 24 Inci

Legion Go Fold: Konsol Genggam yang Adaptif


Foto: The Verge

Bagi lini gaming, Lenovo memperkenalkan Legion Go Fold Concept. Perangkat ini menjawab tantangan ukuran layar pada konsol genggam yang biasanya terbatas. Dengan layar pOLED yang dapat dilipat, perangkat ini memiliki ukuran 7,7 inci saat terlipat dan dapat membentang hingga 11,6 inci saat dibuka sepenuhnya dengan refresh rate 165Hz.

Fleksibilitas layar ini memungkinkan empat mode penggunaan utama:

  1. Standard Handheld Mode: Penggunaan konsol genggam biasa dengan pengontrol terpasang.

  2. Vertical Split-Screen Mode: Layar terbagi secara vertikal, memungkinkan gamer bermain di bagian atas sambil memantau streaming atau walkthrough di bagian bawah.

  3. Horizon Full Screen Mode: Pengalaman layar penuh 11,6 inci untuk visual yang lebih imersif.

  4. Expanded Desktop Mode: Menggunakan konektivitas keyboard nirkabel, mengubah konsol menjadi mini-laptop Windows 11.

Secara teknis, Legion Go Fold ditenagai prosesor Intel Core Ultra 7 258V dengan RAM 32GB dan penyimpanan 1TB. Inovasi unik lainnya terletak pada pengontrol (controller) sebelah kanan yang memiliki layar kecil sebagai touchpad dan indikator performa, serta dapat dicopot untuk berfungsi sebagai mouse vertikal dalam mode FPS.

ThinkBook Modular dan Ekosistem AI Qira

Selain dua perangkat utama tersebut, Lenovo juga memamerkan ThinkBook Modular AI PC Concept. Ini adalah laptop 14 inci yang sangat tipis dengan basis sistem modular. Pengguna dapat melepas dan mengganti komponen seperti layar, input (keyboard/touchpad), hingga port I/O (USB-C, HDMI) sesuai kebutuhan. Bahkan, pengguna dapat memasang layar sekunder yang memperluas ruang kerja hingga setara 19 inci.

Baca juga: Level Up! Lenovo Legion Go 2 Kini Pakai SteamOS yang Bikin Gaming Lebih Kencang

Lenovo juga memperkenalkan Lenovo Qira, sebuah ekosistem AI terpadu yang akan menghubungkan perangkat laptop, tablet, hingga smartphone Motorola. Qira dirancang untuk menjadi asisten cerdas yang memahami konteks pengguna lintas perangkat, yang dalam tahap awal akan digulirkan di sembilan wilayah dengan dukungan enam bahasa.

Sebagai pelengkap, hadir pula AI Work Companion Concept, sebuah perangkat berbentuk jam meja pintar yang berfungsi menyinkronkan tugas harian, menyusun rencana kerja, hingga memberikan pengingat kesehatan bagi pengguna yang terlalu lama di depan layar.

Meskipun sebagian besar perangkat ini masih berstatus konsep dan belum diproduksi secara massal dalam waktu dekat, kemunculannya di MWC 2026 memberikan gambaran jelas mengenai arah masa depan komputasi personal: modular, spasial, dan sepenuhnya bertenaga AI.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar