Level Up! Lenovo Legion Go 2 Kini Pakai SteamOS yang Bikin Gaming Lebih Kencang

Yasmin Najla Alfarisi . January 15, 2026

Foto: Lenovo

Teknologi.id -  Lenovo kembali mengejutkan industri gaming di awal tahun 2026. Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Lenovo secara resmi memperkenalkan versi terbaru dari konsol genggam (handheld) andalan mereka, Legion Go 2. Perubahan paling drastis yang dibawa kali ini bukan tampilannya, melainkan "otak" penggeraknya. Lenovo memutuskan untuk meninggalkan Windows 11 dan beralih menggunakan SteamOS, sistem operasi berbasis Linux garapan Valve yang selama ini dikenal sangat optimal untuk perangkat handheld.

Keputusan ini diambil setelah Lenovo mendengarkan masukan dari komunitas gamer sepanjang tahun 2025. Meskipun Legion Go 2 versi Windows 11 dipuji karena spesifikasinya yang gahar, banyak pengguna merasa sistem operasi Windows masih terlalu berat dan kurang ramah untuk perangkat genggam. Dengan SteamOS, Legion Go 2 kini menawarkan pengalaman yang lebih mirip konsol sejati: lebih ringan, lebih cepat, dan navigasi yang sepenuhnya dirancang untuk controller.

SteamOS: Rahasia Performa yang Lebih Kencang

Banyak yang bertanya, mengapa Lenovo repot-repot merilis versi baru dengan spesifikasi yang hampir identik namun berbeda sistem operasi? Jawabannya ada pada efisiensi. Berdasarkan pengujian awal, menjalankan hardware yang sama menggunakan SteamOS (atau sistem berbasis Linux) memberikan lonjakan performa yang nyata.

Dalam pengujian benchmark terhadap beberapa judul game AAA, versi SteamOS ini mampu menghasilkan angka frame per second (fps) yang lebih tinggi, dengan peningkatan antara 2 hingga 10 fps dibandingkan versi Windows 11. Hal ini dimungkinkan karena SteamOS memiliki beban sistem (overhead) yang jauh lebih rendah, sehingga seluruh tenaga dari prosesor bisa dialokasikan untuk menjalankan game saja. Selain itu, fitur "suspend-and-resume" khas SteamOS memungkinkan gamer untuk mematikan perangkat di tengah permainan dan melanjutkannya kembali secara instan tanpa perlu menunggu proses loading Windows yang lama.

Baca juga: Main Game Bisa Bikin Otak 4 Tahun Lebih Muda? Ini Hasil Riset Terbarunya

Spesifikasi Gahar yang Dipertahankan

Meski sistem operasinya berganti, Lenovo tidak memangkas spesifikasi teknis yang membuat Legion Go 2 begitu disukai. Di bagian mesin, perangkat ini tetap ditenagai oleh AMD Ryzen Z2 Extreme, chip paling bertenaga untuk kategori handheld saat ini. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 32 GB dan opsi penyimpanan SSD PCIe Gen 4 mencapai 2 TB.

Visualnya pun masih menjadi salah satu yang terbaik di pasaran. Legion Go 2 menggunakan panel PureSight OLED 8,8 inci dengan resolusi WUXGA (1920 x 1200 piksel). Layar ini mendukung refresh rate 144 Hz dan tingkat kecerahan hingga 500 nits. Penggunaan panel OLED menjamin kontras warna yang luar biasa tajam dan warna hitam pekat, membuat pengalaman bermain game seperti Cyberpunk 2077 atau Elden Ring terasa sangat imersif.

Desain Ergonomis dan Kontrol Fleksibel

Foto: Lenovo.

Secara desain, Legion Go 2 versi SteamOS tetap mempertahankan ciri khasnya dengan kontroler TrueStrike yang bisa dilepas-pasang. Kontroler ini telah didesain ulang sejak peluncuran pertamanya di 2025 agar lebih ergonomis dan nyaman digenggam dalam durasi lama. Perangkat ini juga dilengkapi dengan hall effect joysticks untuk mencegah masalah drifting, serta berbagai tombol tambahan yang bisa diatur fungsinya.

Untuk menunjang mobilitas, Lenovo menyematkan baterai berkapasitas besar 74 Wh. Dengan pengelolaan daya yang lebih efisien pada SteamOS, perangkat ini diharapkan bisa bertahan lebih lama dibandingkan pendahulunya yang menggunakan Windows. Untuk konektivitas, tersedia dua port USB-C yang mendukung USB 4.0, Power Delivery, dan DisplayPort, memungkinkan pengguna untuk menghubungkan perangkat ke monitor eksternal dengan mudah.

Baca juga: Intel Panther Lake Meluncur: Grafis Xe3 Diklaim Setara GPU Gaming!

Harga dan Ketersediaan

Salah satu kabar baiknya adalah harga. Lenovo mematok harga awal untuk Legion Go 2 versi SteamOS ini di angka $1.199 (sekitar Rp20 jutaan). Harga ini sedikit lebih murah dibandingkan versi Windows 11 yang saat peluncurannya dibanderol sekitar $1.350 (sekitar Rp22,7 juta). Penurunan harga ini kemungkinan besar terjadi karena Lenovo tidak perlu lagi membayar biaya lisensi Windows kepada Microsoft untuk setiap unit yang terjual.

Lenovo menargetkan perangkat ini mulai tersedia di pasar global pada Juni 2026. Meskipun belum ada tanggal pasti untuk peluncurannya di Indonesia, mengingat Legion Go 2 versi Windows sudah masuk secara resmi sebelumnya, kemungkinan besar versi SteamOS ini juga akan menyusul dalam waktu dekat. Bagi para gamer yang menginginkan tenaga maksimal tanpa gangguan sistem operasi yang kaku, Legion Go 2 SteamOS adalah jawaban yang selama ini dinanti.


Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.


(yna/sa)


author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar