Lenovo Pamerkan Purwarupa Legion Go Fold dengan Layar OLED Lipat!

Wildan Nur Alif Kurniawan . March 12, 2026

Foto: GSMArena

Teknologi.id – Perusahaan teknologi asal China, Lenovo, kembali membuat gebrakan baru di industri perangkat keras dengan memperkenalkan purwarupa (prototype) konsol permainan genggam (handheld) terbarunya. Perangkat yang diberi nama Lenovo Legion Go Fold tersebut dipamerkan secara perdana di ajang pameran teknologi tahunan Mobile World Congress (MWC) 2026, yang diselenggarakan di Barcelona pada pekan lalu. Inovasi utama yang ditawarkan dari perangkat purwarupa ini terletak pada implementasi teknologi panel layar yang dapat dilipat.

Sesuai dengan identitas nama yang diusungnya, Legion Go Fold hadir dengan membawa panel layar lipat berjenis P-OLED. Dalam keadaan terbentang secara maksimal, layar konsol genggam ini memiliki ukuran seluas 11,6 inci. Namun, berkat mekanisme engsel mekanisnya, dimensi layar tersebut dapat diperkecil atau dilipat hingga berukuran 7,7 inci. Fleksibilitas teknologi layar lipat ini dirancang agar para pemain dapat dengan mudah menyesuaikan dimensi layar berdasarkan kebutuhan dan kondisi ruang bermain mereka masing-masing.

Kendali Fleksibel dan Panel Sentuh

Foto: GSMArena

Sama halnya dengan perangkat konsol generasi sebelumnya, yakni Legion Go reguler yang dirilis tahun lalu, Lenovo tetap mempertahankan konsep sistem kendali adaptif pada Legion Go Fold. Konsol ini dibekali dengan aksesori pengontrol (controller) model lepas-pasang (detachable) yang mekanisme penggunaannya menyerupai JoyCon pada konsol Nintendo Switch. Dalam pemakaian standar, aksesori pengontrol ini dapat dipasang untuk mengapit sisi kiri dan sisi kanan layar guna memberikan pengalaman bermain fisik yang maksimal.

Lebih lanjut, ketika pengontrol tersebut dilepas dan tidak ditempelkan pada bingkai layar, pengguna dapat menyatukan sisi kiri dan kanan pengontrol tersebut menjadi satu kesatuan (controller modern). Ketika disatukan, pengontrol ini akan memunculkan sebuah layar berukuran kecil di bagian tengahnya yang berfungsi utama sebagai panel sentuh (touchpad). Tidak hanya itu, layar kecil pada pengontrol ini juga dikonfigurasi untuk menampilkan indikator metrik performa operasional perangkat, mengatur sistem konsol, hingga dapat dimanfaatkan sebagai panel tombol pintas (hotkey) yang tata letaknya dapat dikustomisasi secara mandiri oleh pengguna.

Baca juga: Punya Dokumen Ratusan Halaman? AI Lenovo Ini Bisa Ringkas Tanpa Internet

Empat Mode Pemakaian

Untuk memaksimalkan potensi layar lipat dan unit pengontrol yang dapat dilepas tersebut, Lenovo merancang purwarupa Legion Go Fold agar dapat dioperasikan dalam empat mode pemakaian yang berbeda.

Mode pertama dinamakan Standard Handheld Mode. Pada mode ini, perangkat digunakan dalam keadaan layar terlipat menjadi ukuran 7,7 inci. Pemain cukup memasang pengontrol di kedua sisi layar, sehingga pengalaman genggaman dan cara bermainnya identik dengan perangkat konsol handheld pada umumnya.

Mode kedua adalah Vertical Split-Screen Mode. Dalam mode ini, engsel layar dibuka ke arah atas sehingga membentuk posisi dua layar yang bertumpuk secara vertikal. Pembagian layar ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan dua aktivitas secara bersamaan. Pengguna bisa bermain gim di salah satu bagian layar, sementara bagian layar lainnya difungsikan untuk membuka panduan permainan (walkthrough), menonton siaran langsung (streaming), atau memantau konten lainnya.

Mode ketiga adalah Horizon Full Screen Mode. Mode ini mengharuskan pengguna membuka lipatan layar secara penuh hingga mencapai ukuran maksimal 11,6 inci dengan orientasi mendatar (landscape). Pengontrol tetap dipasang di sisi kiri dan kanan perangkat. Mode orientasi bentang ini dinilai sangat cocok untuk judul-judul permainan yang membutuhkan area pandang yang jauh lebih luas.

Mode keempat sekaligus yang terakhir disebut Expanded Desktop Mode. Melalui mode ini, konsol genggam akan dialihfungsikan layaknya sebuah laptop. Untuk menggunakannya, pengguna perlu memakai tambahan aksesori papan ketik (keyboard) yang sudah dilengkapi dengan touchpad dan dudukan penyangga (stand). Pada mode komputasi ini, pengguna dapat bermain gim menggunakan keyboard, menonton konten hiburan, hingga mengerjakan tugas-tugas ringan. Sebagai fitur tambahan, unit pengontrol bagian kanan dapat disulap menjadi mouse vertikal, sebuah fitur fungsional yang sebelumnya juga telah diterapkan pada perangkat Legion Go edisi pertama.

Baca juga: Lenovo Pamer Laptop 3D Tanpa Kacamata & Konsol Lipat di MWC 2026!

Spesifikasi Perangkat Keras dan Ketersediaan

Beralih ke sektor dapur pacu, purwarupa Lenovo Legion Go Fold telah ditenagai oleh komponen pemrosesan yang mumpuni. Lenovo membenamkan prosesor sentral (CPU) seri Intel Core Ultra 7 258V. Prosesor ini telah terintegrasi langsung dengan unit pengolah grafis bawaan (iGPU) dari seri Intel Arc 140V. Kombinasi perangkat keras tersebut dipadankan dengan kapasitas Memori Akses Acak (RAM) sebesar 32 GB. Untuk menunjang ketahanan daya selama pengoperasian, konsol ini ditenagai oleh komponen baterai berkapasitas 48 watt hours (Whrs).

Mengingat Legion Go Fold saat ini masih berstatus sebagai perangkat konsep pajangan di ajang MWC 2026, pihak Lenovo belum dapat memberikan kepastian mengenai apakah konsol canggih ini akan masuk ke jalur produksi massal. Faktor penghambat utamanya adalah teknologi layar lipat untuk segmen gaming genggam yang dinilai masih berbiaya sangat mahal serta memiliki tingkat kerumitan perakitan yang tinggi. Jika dipaksakan rilis saat ini, harga jual perangkat di pasar akan melonjak tajam.

Meskipun demikian, Lenovo memiliki rekam jejak dalam mewujudkan sejumlah perangkat konsep seri Legion menjadi produk komersial. Oleh karena itu, terdapat kemungkinan yang cukup besar bahwa sebagian fitur inovatif dari Legion Go Fold ini akan diadaptasi untuk perangkat Legion Go generasi selanjutnya.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar