Komdigi Blokir Fitur Login Wikipedia! Imbas Belum Daftar PSE Hingga Februari

Wildan Nur Alif Kurniawan . March 03, 2026


Foto: Wikipedia

Teknologi.id Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membatasi akses terhadap fitur otentikasi atau login pada platform Wikipedia sejak Rabu (25/2/2026). Langkah pembatasan pada subdomain auth.wikimedia.org tersebut dilakukan karena Wikimedia Foundation selaku induk Wikipedia belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Akses Membaca Tetap Terbuka

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa langkah ini tidak memblokir keseluruhan layanan Wikipedia. Masyarakat dipastikan tetap dapat mengakses dan memanfaatkan seluruh informasi yang tersedia.

"Akses terhadap laman utama wikimedia.org dan seluruh konten informasi tetap tersedia. Pembatasan hanya berlaku pada fitur autentikasi, sehingga pengguna tidak dapat melakukan login atau pembuatan akun baru," ujar Alexander di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Akibat pembatasan ini, aktivitas yang mensyaratkan penggunaan akun untuk sementara waktu tidak dapat dilakukan. Hal ini mencakup proses penyuntingan artikel maupun pembuatan artikel baru.

Baca juga: Starlink Disebut Bakal Masuk Bisnis Smartphone, Ini Bocorannya

Tenggat Waktu Pendaftaran Terlewati

Aturan mengenai kewajiban pendaftaran PSE Lingkup Privat mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020. Beleid ini mewajibkan setiap penyelenggara sistem elektronik, baik domestik maupun asing yang beroperasi di wilayah hukum Indonesia, untuk melakukan pendaftaran.

Terkait hal ini, Alexander menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan notifikasi resmi kepada Wikimedia sejak November 2025. Komdigi juga telah memberikan dua kali masa perpanjangan waktu hingga 20 Januari 2026. Namun, hingga pembatasan diterapkan pada 25 Februari 2026, kewajiban tersebut belum juga dipenuhi.

"Pendaftaran PSE merupakan instrumen tata kelola untuk memastikan kepastian hukum dan akuntabilitas penyelenggara layanan digital yang beroperasi di Indonesia," kata Alexander.

Baca juga: Canggih! Alat Seukuran PS5 Ini Bawa Internet 25Gbps Lewat Pancaran Cahaya

Syarat Normalisasi Akses


Foto: KANTAMEDIA

Lebih lanjut, Alexander menegaskan bahwa kebijakan penegakan administratif ini diberlakukan secara adil bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik. Aturan berlaku tanpa membedakan bentuk badan hukum, model bisnis yang dijalankan, maupun status entitas nirlaba.

Pemerintah menyatakan bahwa normalisasi akses layanan dapat dilakukan. Fitur login Wikipedia akan dapat kembali beroperasi normal setelah pihak Wikimedia menyampaikan komitmen dan menyelesaikan proses pendaftaran sesuai ketentuan melalui laman resmi pse.komdigi.go.id.

Sebagai penutup, Alexander menyatakan bahwa Komdigi akan terus menjalankan fungsi pengawasan ruang digital secara profesional dan proporsional. Langkah pengawasan ini dilakukan guna menjaga kepastian hukum serta pelindungan masyarakat dalam ekosistem digital nasional.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar