Starlink Disebut Bakal Masuk Bisnis Smartphone, Ini Bocorannya

Irmanon Riandina . February 19, 2026


Foto: Gizmologi

Teknologi.id - Kabar mengejutkan datang dari Starlink yang disebut-sebut tengah menjajaki langkah baru di luar bisnis utamanya. Unit satelit milik SpaceX ini dikabarkan tidak hanya fokus pada layanan internet berbasis satelit, tetapi juga berpotensi masuk ke pasar smartphone. Jika benar terealisasi, langkah ini bisa mengubah peta industri ponsel global.

Bukan Sekadar Smartphone Biasa

Berbeda dari ponsel pada umumnya, perangkat yang dirumorkan ini disebut mampu terhubung langsung ke satelit tanpa bergantung pada jaringan seluler konvensional. Konsep ini sebenarnya bukan sepenuhnya baru, karena beberapa perangkat Android dan iPhone sudah memiliki fitur konektivitas satelit untuk kondisi darurat.

Namun, keunggulan utama Starlink terletak pada infrastrukturnya sendiri. Dengan ribuan satelit yang sudah mengorbit Bumi, perusahaan memiliki ekosistem yang jauh lebih matang dibanding produsen ponsel lain. Artinya, jika HP Starlink benar-benar hadir, koneksi satelitnya bisa lebih stabil, cepat, dan luas jangkauannya.

Baca juga: Telkomsat Luncurkan Internet Merah Putih, Janjikan Kecepatan 50 Mbps Lewat Satelit!

Dorongan Ekspansi dan Rencana IPO

Menurut laporan Reuters, rencana ini muncul seiring meningkatnya ekspektasi terhadap penawaran saham perdana (IPO) SpaceX. Perusahaan ini disebut ingin memperluas portofolio bisnisnya ke berbagai sektor baru.

Tak hanya ponsel, SpaceX juga tengah mengembangkan layanan internet langsung ke perangkat (direct-to-cell), serta teknologi pelacakan objek di luar angkasa. Strategi ini menunjukkan ambisi besar perusahaan dalam membangun ekosistem komunikasi global berbasis satelit.

Perusahaan milik Elon Musk ini memang sedang berada di puncak performa. Starlink kini menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar dalam kerajaan bisnisnya, dengan kontribusi yang sangat signifikan terhadap total pemasukan perusahaan.

Masih Sebatas Wacana?

Meski kabarnya cukup santer, detail mengenai desain maupun jadwal peluncuran HP Starlink masih belum jelas. Bahkan, pernyataan Musk sendiri terkesan ambigu.

Dalam satu kesempatan, ia menyebut bahwa ponsel tersebut “bukan sesuatu yang mustahil” dan bisa menjadi perangkat yang sangat berbeda dari smartphone saat ini.

Ia bahkan mengisyaratkan bahwa perangkat tersebut akan dioptimalkan untuk menjalankan neural network, teknologi yang erat kaitannya dengan kecerdasan buatan.

Namun di sisi lain, Musk juga sempat menyatakan bahwa perusahaannya “tidak sedang mengembangkan ponsel”. Hal ini membuat spekulasi semakin liar, apakah proyek ini benar-benar sedang digarap atau masih sebatas ide jangka panjang.

Kolaborasi dan Teknologi Pendukung

Dalam beberapa tahun terakhir, SpaceX telah menjalin kerja sama dengan T-Mobile untuk menghadirkan layanan internet satelit langsung ke ponsel. Proyek ini memungkinkan perangkat biasa untuk tetap terhubung meski berada di area tanpa sinyal seluler.

Selain itu, investasi besar juga dilakukan melalui pembelian spektrum satelit milik EchoStar senilai hampir US$20 miliar. Langkah ini memperkuat posisi SpaceX di sektor komunikasi seluler berbasis satelit.

Walau sempat dipandang sebagai ancaman bagi operator seperti Verizon dan AT&T, SpaceX hingga kini justru menempatkan dirinya sebagai mitra pelengkap, bukan kompetitor langsung.

Potensi Mengubah Industri

Jika HP Starlink benar-benar diluncurkan, dampaknya bisa sangat besar. Dengan kemampuan koneksi global tanpa bergantung pada menara atau perangkat pemancar sinyal seluler, perangkat ini berpotensi menghilangkan “blank spot yang selama ini menjadi masalah di banyak wilayah, termasuk daerah terpencil.

Saat ini, Starlink sendiri telah mengoperasikan sekitar 9.500 satelit, dengan ratusan di antaranya dirancang khusus untuk layanan direct-to-device. Visi jangka panjang perusahaan bahkan lebih ambisius: menghadirkan cakupan seluler penuh di seluruh permukaan Bumi.

Langkah masuk ke bisnis smartphone bisa menjadi evolusi alami dari visi tersebut. Bukan hanya menyediakan jaringan, tetapi juga perangkat yang sepenuhnya terintegrasi dengan ekosistemnya.

Baca juga: Bulan Terancam Jadi Kuburan Satelit Rusak, Peneliti Ingatkan Bahaya Sampah Antariksa

Antara Ambisi dan Realita

Meski terdengar revolusioner, tantangan yang dihadapi juga tidak kecil. Mulai dari biaya produksi, regulasi di berbagai negara, hingga persaingan dengan raksasa teknologi seperti Apple dan Samsung. Namun satu hal yang pasti, setiap langkah yang diambil oleh SpaceX selalu menarik perhatian dunia.

Apakah HP Starlink akan benar-benar hadir atau hanya menjadi konsep ambisius, publik tampaknya masih harus menunggu perkembangan selanjutnya. Jika terwujud, ini bukan sekadar peluncuran produk baru melainkan awal dari era baru komunikasi global tanpa batas.



Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(ir/sa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar