Sinyal 5G: Dikhawatirkan Dapat Mengganggu Radar Pesawat

Farabi Avicena . October 19, 2021


Foto: republika

Teknologi.id –  Industri penerbangan Amerika Serikat (USA) mengatakan bahwa jaringan seluler 5G dikhawatirkan dapat mengganggu sistem radar pesawat.  Sejumlah perusahaan penerbangan di Amerika Serikat mengingatkan Federal Communication Commision (FCC)  mengatakan bahwa ada beberapa aspek dalam sinyal 5G yang dapat mengganggu sistem radar altimeter (radio altimeter) di pesawat.

Ada dua jenis altimeter (alat pengukur ketinggian) yang digunakan di pesawat, pertama altimeter yang menggunakan sensor tekanan barometer. Alat ini mengukur ketinggian (altitude) pesawat yang dihitung dari permukaan air laut. kedua adalah radio altimeter, yang berfungsi mengukur ketinggian pesawat dari daratan. Alat inilah yang disebut oleh asosiasi industri penerbangan AS, bisa terganggu oleh sinyal 5G C-Band tadi. Sebab, radio altimeter bekerja di pita frekuensi 4,2-4,4 GHz, yang bersinggungan dengan pita frekuensi 5G C-Band.

Foto: bbva

Radio altimeter bekerja dengan memancarkan sinyal radio dari pesawat ke daratan, lalu dipantulkan kembali ke pesawat. Kecepatan rambat gelombang sejak dikirim dan diterima kembali oleh pesawat dipakai untuk menentukan ketinggian pesawat dari daratan. Jika sinyal radio mengalami interferensi, maka dikhawatirkan pembacaan ketinggian pesawat menjadi tidak akurat. Padahal, alat ini berperan penting untuk keselamatan penerbangan pesawat, seperti mencegah pesawat menabrak bukit/gunung (Controlled Flight Into Terrain/CFIT) saat penerbangan berkabut.

Peringatan aural akan berbunyi di kokpit jika di depan jalur penerbangan ada bukit/halangan, sementara jarak pandang pilot/co-pilot di kokpit terbatas. Mereka akan memiliki waktu untuk melakukan manuver evasif. Selain itu, radio altimeter juga berperan penting dalam fase takeoff dan landing. Komputer pesawat akan memberikan peringatan ketinggian dalam interval tertentu, misal 1.000 feet, 500 feet, 100 feet, 50 feet, dan sebagainya

"Karena pemerintah mengalokasikan frekuensi C-band untuk 5G, jika ada masalah, terutama pada sistem radar yang tua, maka dampak biayanya akan besar bagi industri penerbangan untuk meningkatkan performa," kata Greengart (Industry Aviasi AS).

(FAZ)


NASA akan Buat WiFi di Bulan, ini Tujuannya

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar