Hindari Dampak Buruk, Departemen Pendidikan NYC Larang Siswa Akses ChatGPT

Cahyaning Tyas Agpri . January 06, 2023

Foto:Gizmodo

Teknologi.id - Larangan untuk mengakses ChatGPT hadir ditengah kekhawatiran akan keamanan dan keakuratan konten yang dihadirkan.chatgpt

Chalkbeat melaporkan bahwa sekolah-sekolah umum di New York telah memblokir akses untuk membuka ChatGPT pada jaringan dan perangkat-perangkat yang tersedia. Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi kekhawatiran dari tenaga pendidik akan kemungkinan siswanya menggunakan ChatGPT untuk mencontek tugas dan berbuat curang serta tidak jujur dalam mengerjakan PR.

Merupakan model bahasa yang dibuat oleh OpenAI yang dapat digunakan untuk menulis esai, puisi, dokumen teknis, hingga mensimulasikan konsol linux, ChatGPT dikhawatirkan disalahgunakan oleh para siswa. Terlebih kemudahaan dalam mengakses ChatGPT yang bisa dilakukan dari browser serta web apapun dan juga kemungkinan misinformasi yang bisa saja diberikan kepada pengguna membuat Departemen Pendidikan New York tegas memblokirnya.

Baca juga: Amazon PHK 18.000 Karyawan, Gantikan Manusia dengan Robot Pekerja

Dikutip dari Chalkbeat, Jenna Lyle yang merupakan juru bicara Departmen Pendidikan New York mengatakan, "Dikarenakan kekhawatiran akan dampak negatif pada pembelajaran siswa dan akan keamanan serta akurasi dari konten, ChatGPT dilarang untuk digunakan di seluruh sekolah umum baik pada jaringan dan semua perangkat yang tersedia. Meskipun ChatGPT bisa menyediakan jawaban yang cepat dan mudah, itu tidak membangung kemampuan berpikir dan memecahkan masalah dari pada siswa yang sebenarnya sangat diperluka untuk kesuksesan masa depan."

Foto: Chalkbeat

Kepopuleran ChatGPT bermula pada bulan September 2022 ketika ada seseorang yang mengklaim bahwa ia menggunakan GPT-3, yang pada saat itu merupakan teknologi dasar dibalik ChatGPT, untuk menulis esai dan menjawab pertanyaan proyek sekolah. Setelah itu, OpenAI memperkenalkan ChatGPT ke audiens yang jauh lebih besar secara geratis pada tanggal 30 November 2022. Hal tersebut yang membuat tenaga pendidik mulai khawatir akan eksistensi dari ChatGPT.

Baca juga: 7 Situs untuk Membuat Kesimpulan Otomatis Gratis yang Harus Kamu Manfaatkan!

Meskipun belum ada kejelasan resmi akan efek dari ChatGPT yang dikhawatirkan oleh tenaga pendidik New York, langkah memblokir ChatGPT bisa menjadi inspirasi bagi pihak lainnya untuk melakukan larangan serupa pada teknologi tersebut. Selain itu, pihak sekolah tetap bisa mengajukan permohonan akses ke ChatGPT untuk bisa mempelajari teknologi dibaliknya yang tentunya bisa menjadi obyek penelitian. 

(cta)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar