Daftar AI Tercerdas 2026: ChatGPT, Grok, atau Gemini yang Paling Pintar?

Teknologi.id . July 12, 2026
Foto: Generated by AI

Teknologi.id - Persaingan chatbot AI semakin sengit. Tidak hanya berlomba menghadirkan fitur terbaru, perusahaan seperti OpenAI, Google, xAI, Anthropic, Meta, hingga Alibaba juga terus meningkatkan kemampuan penalaran model AI mereka.

Lantas, AI mana yang paling pintar pada 2026?

Berdasarkan hasil pengujian terbaru dari TrackingAI menggunakan Mensa Norway IQ Test, beberapa model AI berhasil mencetak skor IQ jauh di atas rata-rata manusia. Bahkan, dua model teratas memperoleh skor 145, yang masuk kategori gifted (jenius) dalam standar tes IQ.

Namun, apakah AI dengan IQ tertinggi otomatis menjadi chatbot terbaik? Berikut penjelasannya.

Baca juga: HP Mirip BlackBerry Resmi Hadir Lagi, Pakai Android 16 dan Keyboard Fisik

Daftar AI dengan IQ Tertinggi 2026

TrackingAI menguji puluhan model AI menggunakan Mensa Norway IQ Test yang berfokus pada kemampuan logika dan pengenalan pola visual.

Berikut 10 AI dengan skor IQ tertinggi pada 2026:

PeringkatModel AISkor IQ
1xAI Grok-4.20 Expert Mode (Vision)145
1OpenAI GPT-5.4 Pro (Vision)145
3Google Gemini 3.1 Pro Preview (Vision)141
4OpenAI GPT-5.4 Thinking (Vision)139
5OpenAI GPT-5.3136
6xAI Grok-4.20 Expert Mode133
6OpenAI GPT-5.4 Thinking133
6Meta AI Muse Spark133
9Google Gemini 3.1 Pro Preview132
10Alibaba Qwen 3.5130

Di luar 10 besar, Claude 4.6 Opus dari Anthropic memperoleh skor 130, sedangkan DeepSeek R1 meraih 112 dan Perplexity berada di angka 97.

Skor AI Sudah Lampaui Rata-rata Manusia

Sebagai perbandingan, rata-rata manusia memiliki skor IQ sekitar 100.

Sementara itu, seseorang dengan skor IQ 130 ke atas umumnya dikategorikan sebagai individu dengan kemampuan intelektual tinggi atau gifted.

Artinya, model AI terbaik saat ini mampu memperoleh skor yang melampaui rata-rata manusia dalam pengujian kemampuan logika dan pengenalan pola.

Bagaimana AI Diuji?

Pengujian dilakukan menggunakan Mensa Norway IQ Test, salah satu tes IQ publik yang banyak digunakan untuk mengukur kemampuan penalaran abstrak.

Tes ini terdiri dari 35 soal yang berisi pola visual, bentuk, simbol, dan hubungan antarobjek.

Untuk model AI yang mendukung kemampuan vision, soal diberikan dalam bentuk gambar asli.

Sementara model yang belum memiliki kemampuan memahami gambar menerima versi deskripsi teks dari soal yang sama.

Karena dapat melihat pola secara langsung, model vision umumnya memperoleh skor lebih tinggi dibanding model berbasis teks.

Agar hasil lebih konsisten, TrackingAI juga memberikan kesempatan hingga 10 kali apabila model AI gagal menjawab atau menolak memberikan respons.

AI Semakin Pintar Dibanding Tahun Lalu

Laporan TrackingAI menunjukkan perkembangan AI berlangsung sangat cepat.

Pada 2025, skor IQ tertinggi AI masih berada di kisaran 135.

Kini, hanya dalam waktu sekitar satu tahun, skor tertinggi meningkat menjadi 145.

Kenaikan tersebut menunjukkan kemampuan penalaran AI berkembang pesat, terutama dalam menyelesaikan persoalan logika dan mengenali pola yang kompleks.

Apakah AI dengan IQ Tertinggi Selalu yang Terbaik?

Jawabannya belum tentu.

TrackingAI menegaskan bahwa skor IQ hanya mengukur sebagian kecil kemampuan AI.

Tes tersebut tidak menilai berbagai aspek penting lain, seperti:

  • Kemampuan menulis kode (coding)
  • Akurasi informasi dan penalaran faktual
  • Kreativitas
  • Kemampuan menggunakan tools atau aplikasi
  • Keamanan sistem
  • Produktivitas dalam pekerjaan nyata

Dengan kata lain, AI yang memperoleh skor IQ tertinggi belum tentu menjadi chatbot terbaik untuk semua kebutuhan pengguna.

Baca juga: Lenovo Idea Tab dan Idea Tab Pro Gen 2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

AI Mana yang Cocok untuk Digunakan?

Setiap model AI memiliki keunggulan yang berbeda.

  • GPT-5.4 unggul untuk menulis, analisis, coding, dan pekerjaan profesional.
  • Grok-4.20 memiliki kemampuan penalaran tinggi serta akses informasi yang lebih real-time melalui ekosistem X.
  • Gemini 3.1 Pro kuat dalam pemrosesan multimodal dan terintegrasi dengan layanan Google.
  • Claude 4.6 Opus dikenal unggul dalam penulisan panjang, analisis dokumen, dan keamanan.
  • Qwen 3.5 menawarkan performa tinggi dengan efisiensi yang baik, terutama untuk kebutuhan pengembang.

Kesimpulan

Hasil pengujian terbaru menunjukkan perkembangan AI berlangsung sangat cepat. Model seperti Grok-4.20 Expert Mode (Vision) dan GPT-5.4 Pro (Vision) kini mencatat skor IQ 145, jauh di atas rata-rata manusia dalam pengujian logika dan pengenalan pola.

Meski demikian, skor IQ bukan satu-satunya tolok ukur kecerdasan AI. Pemilihan chatbot terbaik tetap bergantung pada kebutuhan pengguna, mulai dari produktivitas, pemrograman, analisis data, hingga pembuatan konten.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar