
Foto: X
Teknologi.id - Eskalasi peperangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran ternyata tidak hanya memicu kekhawatiran global akan pecahnya Perang Dunia III, tetapi juga memicu ledakan pembahasan mengenai akhir zaman di jagat maya Indonesia. Di platform X (sebelumnya Twitter), nama "Imam Mahdi" mendadak masuk dalam jajaran trending topic selama beberapa hari terakhir. Fenomena ini diperkuat dengan data Google Trends yang menunjukkan peningkatan tajam volume pencarian terkait sosok tersebut yang mencapai puncaknya dalam tujuh hari terakhir.
Keriuhan ini bermula dari laporan mengenai pergerakan 70.000 tentara Israel dalam konflik terbuka melawan Iran. Angka spesifik tersebut langsung memantik perhatian netizen karena dianggap selaras dengan sebuah nubuat dalam hadits Shahih Muslim nomor 7.034. Dalam riwayat dari Anas Bin Malik, Rasulullah SAW bersabda: "Dajjal akan diikuti 70.000 Yahudi dari Isfahan mengenakan selendang Persia."
Kaitan ini semakin menguat di mata netizen lantaran Isfahan merupakan salah satu kota strategis di Iran yang menjadi sasaran serangan udara dalam konflik tersebut. Tak pelak, klaim soal dekatnya kemunculan sosok penyelamat, Imam Mahdi, bermunculan secara masif di berbagai lini masa, menciptakan gelombang diskusi yang campur aduk antara ketakutan dan pengingat spiritual.
Baca juga: Siaran TV Iran Diretas: Tampilkan Pidato Trump dan Netanyahu Saat Pertandingan Bola
Riuh Netizen: Konspirasi Hingga Refleksi

Foto: Tangkapan layar unggahan akun X @afrkml
Beragam reaksi muncul dari warga net menanggapi situasi panas di Timur Tengah yang dikaitkan dengan tanda-tanda kiamat ini.
Seorang netter berkomentar dengan nada khawatir sekaligus bertanya-tanya, "Bentar, 70 ribu pasukan??? Kenapa kok spesifik banget 70 ribu??? 😰 Jangan2 konspirasi Dajjal sebenernya sdh turun, hanya saja lg bekerja di balik layar Israel dan US, itu bener?"
Sementara itu, pengguna akun @veeeeevyvy menyoroti perbedaan suasana yang sangat kontras antara X dengan platform media sosial lainnya seperti Instagram atau TikTok, "Aku buka Ig dan Tik-tok gaada apa-apa, malah pada update liburan wkwk di X doang nih berita dajjal, imam mahdi, kiamat bertebaran. Memang X ni mengingatkan akan kematian. MasyaAllah."
Netizen lain turut mengungkapkan kegelisahannya melihat rentetan kata kunci yang muncul bersamaan di kolom trending, "Perang Amerika (vs) Iran (seperti) perang Dajjal (vs) Imam mahdi tanda (mau) kiamat. Kata kata trending di twitter kalo digabungin ngeri woyyy 😭."
Namun, di tengah kegaduhan tersebut, muncul pula pendapat yang lebih tenang dan berusaha melihat situasi dari kacamata geopolitik murni.
Foto: Tangkapan layar unggahan akun X @zkfudo
Akun @zkfudo berpendapat, "Menurutku, yang terjadi sekarang lebih ke permainan politik Amerika daripada tanda akhir zaman. Kiamat bukan peristiwa instan - prosesnya bertahap. Dajjal belum muncul, Imam Mahdi belum dibaiat, Nabi Isa belum turun. Bahkan setelah itu pun masih ada rangkaian peristiwa lainnya. Yang bisa kita lakukan sekarang, Perbaiki diri dan tetap tenang. Menurutmu gimana?" Pendapat ini pun ditimpali oleh netizen lain yang menilainya sebagai, "Bentuk dari ketakutan masal mungkin bang."
Google Trends: Pencarian 'Imam Mahdi' Meledak Drastis
Foto: Tangkapan layar Google Trends kueri "imam mahdi"
Data Google Trends mengonfirmasi bahwa fenomena ini bukan sekadar obrolan kosong di media sosial, melainkan sebuah kecemasan kolektif. Terlihat adanya peningkatan volume pencarian 'Imam Mahdi' yang diikuti dengan beberapa kueri terkait yang berstatus Breakout (lonjakan drastis), di antaranya:
- 'imam mahdi akan muncul dimana'
- 'imam mahdi sudah muncul ini dia buktinya'
- 'imam mahdi vs dajjal'
- 'ciri ciri imam mahdi menurut hadits'
- 'imam mahdi berasal dari negara mana'
Kueri-kueri ini menunjukkan bahwa masyarakat aktif mencari pembuktian dan literatur hadits untuk mencocokkan situasi di lapangan dengan nubuat yang mereka yakini.
Baca juga: Internet Iran Lumpuh Total, Tersisa 4% Usai Diserang AS-Israel
Sosok Imam Mahdi dan Relevansinya dengan Iran
Imam Mahdi dipercaya sebagai pemimpin yang dijanjikan dalam ajaran Islam untuk menegakkan keadilan di akhir zaman. Ia diyakini sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW dengan ciri fisik spesifik seperti dahi lebar, hidung mancung, janggut tebal, dan wajah yang bersinar. Relevansi topik ini dengan Iran menjadi sangat kuat karena adanya perbedaan pandangan teologis. Di Iran (Syiah), Imam Mahdi diyakini sebagai Imam ke-12 yang sedang dalam persembunyian gaib (ghaybah) dan akan muncul kembali. Sementara bagi kalangan Sunni, ia adalah sosok yang baru akan lahir di masa depan mendekati hari kiamat.
Meski narasi kemunculannya viral seiring kekacauan global dan serangan di Isfahan, hingga kini belum ada informasi resmi atau bukti nyata terkait kedatangannya. Sebagaimana dipercaya umat beriman, hari kiamat tetaplah rahasia Tuhan yang tidak diketahui pasti waktunya oleh siapa pun.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.
(yna/sa)