Twitter Jadi Media Sosial Paling Banyak Konten Negatif: Ini Cara Menghapus Akunnya!

Adnan Algifari . May 24, 2023

Foto: Pixabay/edisona

Teknologi.id - Twitter menjadi panggung online di mana kata-kata dapat menjadi senjata yang mematikan atau pencerminan kebijakan yang penuh perdebatan. Namun, sayangnya, media sosial yang penuh potensi ini juga seringkali menjadi sasaran utama laporan dan kritik karena konten negatif yang merajalela di dalamnya.

Sebagai sebuah platform komunikasi yang terbuka dan melibatkan pengguna di seluruh dunia, Twitter menyediakan tempat untuk menyampaikan pendapat secara langsung kepada dunia. Namun, kebebasan berekspresi ini sering kali disalahgunakan oleh beberapa individu yang mengunggah konten negatif. Konten-konten beracun seperti pelecehan, ancaman, penghinaan, atau bahkan penyebaran berita palsu seringkali melintas tanpa hambatan di aliran Twitter.

Konten negatif yang meluas di Twitter telah memunculkan keprihatinan dan kegelisahan di antara pengguna aktif dan masyarakat luas. Pihak Twitter sendiri telah berusaha untuk memperketat kebijakan dan mengimplementasikan algoritma serta sistem pelaporan untuk menghadapi masalah ini. Namun, jumlah laporan yang terus meningkat menunjukkan bahwa tantangan dalam menjaga lingkungan yang sehat di Twitter masih belum terselesaikan sepenuhnya.

Baca juga: Gagal di Percobaan Pertama, Twitter Kembali Luncurkan Fitur Twitter Blue

Sebagai pengguna, kamu memiliki kekuatan untuk melaporkan konten yang melanggar aturan dan membantu menjaga integritas platform tersebut. Gunakan fitur pelaporan yang disediakan oleh Twitter untuk melaporkan akun atau tweet yang mengandung konten negatif. Dengan bersama-sama bertindak, dapat menciptakan lingkungan Twitter yang lebih positif dan inklusif.

Namun, tidak hanya tanggung jawab pengguna individual, Perusahaan milik Elon Musk ini juga memiliki tanggung jawab yang besar dalam menangani konten negatif.

Peningkatan transparansi dalam mengambil tindakan terhadap pelanggaran, peningkatan pendidikan dan kesadaran bagi pengguna, serta peningkatan kebijakan dan sistem yang lebih efektif menjadi langkah-langkah penting yang harus diambil oleh pihak Twitter untuk memperbaiki lingkungan di dunianya.

Hanya dengan kerjasama yang erat antara pengguna dan platform, Twitter dapat menjadi wadah komunikasi yang lebih baik, bebas dari konten negatif yang merusak.

Dilansir Teknologi.id dari dataindonesia.id bahwa pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah melaporkan nyaris 1,4 juta konten toxic ke berbagai platform media sosial sampai 6 Maret 2023.

Meskipun pemerintah mempunyai kekuasaan di sebuah negara, tetapi wewenang untuk menghapus konten-konten negatif tersebut tergantung dari platform yang bersangkutan. Berikut ini daftar platform-platform yang banyak dilaporkan pemerintah terkait konten negatif.

Baca juga: Tersebar Rumor Twitter Akan Bangkrut, Berikut 2 Cara Unduh Tweet Lawas Kamu!

  • Twitter sebanyak 1.241.623 konten
  • Meta, seperti Facebook, Whatsapp, dan Instagram sebanyak 109.296 konten
  • File Sharing sebanyak 27.476 konten
  • Google sebanyak 8.787 konten
  • Telegram sebanyak 4.154 konten
  • MiChat sebanyak 1.602 konten
  • TikTok sebanyak 1.349 konten 
  • Bigo Live sebanyak 1.050 konten
  • Mango Live sebanyak 261 konten
  • Hallo App sebanyak 180 konten
  • Snack Video sebanyak 40 konten
  • Line sebanyak 22 konten
  • Yahoo sebanyak 1 konten

Dengan banyaknya konten negatif yang tersebar di antara platform-platform di atas, Twitter menduduki peringkat pertama terhadap pelaporannya. 

Cara Menghapus Akun Twitter

Foto: Pixabay/ElisaRiva

Jika kamu ternyata ingin pindah ke media sosial lain karena melihat data di atas, Teknologi.id sarankan untuk menghapus dulu akunmu di Twitter agar tidak kejadian hacking yang mana bakal merugikan namamu. Berikut ini langkah-langkah untuk menghapus akun di Twitter.

Baca juga: Jadi Target Hacker, Akun Twitter TNI AD Dibanjiri Foto Penguin

  1. Masuk ke akun Twitter yang ingin kamu hapus dengan menggunakan informasi login yang sesuai.
  2. Setelah masuk ke akun Twitter, klik pada gambar profilmu di pojok kanan atas layar. Dari menu dropdown, pilih opsi "Settings and privacy" (Pengaturan dan privasi).
  3. Di halaman Pengaturan dan privasi, gulir ke bawah hingga menemukan bagian "Account" (Akun). Klik pada opsi tersebut untuk masuk ke pengaturan akunmu.
  4. Di bagian Pengaturan Akun, gulir ke bagian paling bawah halaman. Di sana, kamu akan menemukan tautan yang bertuliskan "Deactivate your account" (Nonaktifkan akunmu). Klik tautan tersebut.
  5. Setelah mengklik tautan nonaktifkan akun, Twitter akan meminta konfirmasi. Baca informasi yang diberikan dengan seksama dan pastikan kamu memahami konsekuensi menghapus akun. Jika kamu sudah yakin ingin melanjutkan, centang kotak "Yes, deactivate @username" (Ya, nonaktifkan @username) dan klik tombol "Deactivate" (Nonaktifkan).

Setelah mengikuti langkah-langkah tersebut, akun Twitter kamu akan dinonaktifkan. Namun, Twitter memberikan periode waktu 30 hari di mana kamu masih dapat memulihkan akunmu jika berubah pikiran. Jika tidak ada aktivitas yang dilakukan pada akun selama 30 hari, akunmu akan dihapus secara permanen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(aa)

Share :