Jelang Ramadhan, Simak Tips Jualan Online Berikut Ini

Muhammad Iqbal Mawardi . March 23, 2021

Foto: Unsplash

Teknologi.id – Memasuki akhir Maret 2021, itu artinya sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Bulan Ramadhan selalu identic dengan satu hari raya besarnya yakni hari raya lebaran Idul Fitri.

Idul Fitri sering menjadi momentum bagi para pebisnis untuk melariskan dagangannya. Ini dikarenakan perputaran uang di tengah masyarakat di bulan Ramadhan terbilang sangat besar.

Bagi para pebisnis, termasuk penjual online, mempersiapkan stok dagangan hingga dan lain-lainnya harus disiapkan dari jauh-jauh hari. Terlebih kini Ramadhan tinggal menghitung hari. Ini agar produk yang mereka jual semakin menarik minat masyarakat untuk dibeli.

Dilansir dari Tokopedia, Sabtu (20/3/2021), buat penjual online, terutama yang baru merambah dunia digital, ada beberapa tips yang perlu disiapkan menjelang bulan Ramadhan ini. Berikut tipsnya.

Upgrade Toko

Foto: Unsplash

Data dari Tokopedia pada tahun 2020 mengatakan mitra yang meng-upgrade ke Power Merchant mendapatkan order 5 kali lebih banyak dibanding Regular Merchant. Maka dari itu jelang Ramadhan ini menjadi momentum yang pas untuk meng-upgrade toko.

Banyak fitur eksklusif yang bisa dimanfaatkan jika kamu mengupgrade toko kamu menjadi Power Merchant. Penjual juga bisa mendapatkan berbagai keuntungan seperti bebas ongkir, jadi toko pilihan pembeli, dan promosi dengan broadcast chat.

Tak hanya itu, ada juga keuntungan lain seperti tambahan 5% Ekstra Kredit TopAds setiap top-up, 200 Etalase Toko, Produk Unggulan, Dekorasi Toko dan masih banyak lagi.

Jual Parsel Ramadhan biar Diminati Pembeli

Foto: Unsplash

Data dari Tokopedia pada tahun 2020 mengatakan bahwa penjualan parsel mengalami kenaikan hingga 4 kali lipat selama bulan Ramadhan. Tokopedia juga menyebut akan mengadakan kampanye parsel Ramadhan lagi tahun ini yang bisa diikuti semua Seller.

Adapun beberapa rekomendasi parsel Ramadhan yang diminati oleh pembeli ialah kue kering, cookies, minuman, snack, kue dan cake, kopi, hijab dan pashmina, alat ibadah, lilin, dan reed diffuser. Lalu ada beberapa produk yang diprediksi akan dicari pembeli selama Ramadhan ini.

Antara lain di kategori makanan seperti buah-buahan dan daging sapi. Di kategori kesehatan ada obat herbal hingga vitamin dan nutrisi. Di kategori fashion pria ada jam analog hingga sneaker. di kategori fashion wanita ada masker kain hingga daster. Lalu di kategori rumah tangga ada benih bibit tanam hingga rak.

Baca juga: 10 Tips Jualan di Instagram Ampuh Bikin Olshop Banjir Orderan!


Bangun Interaksi Dua Arah di Media Sosial

Foto: Pinterest

Data menyebut sebanyak 91% pengguna internet di Indonesia memiliki akun media sosial. Oleh karena itu, jika dimanfaatkan dengan baik, media sosial bisa jadi sarana membangun komunikasi yang erat dengan calon pembeli maupun pelanggan setia.

Ini bisa dimanfaatkan misalnya dengan menaruh link toko online di bio media sosial. Selain itu, perlu diperhatikan waktu prime time masyarakat bermedia sosial ialah saat sahur dan buka puasa. Momen ini bisa dimanfaatkan misalnya dengan melakukan activity di media sosial.

Manfaatkan Fitur Promosi

Foto: Unsplash

Ada 3 fitur promosi yang dapat dimanfaatkan penjual online di Tokopedia. Pertama, promo bebas ongkir yang merupakan fitur promo favorit pembeli.

Kedua, membuat voucher toko sendiri. Di sini penjual bisa menentukan periode promo yang lebih fleksibel, ragam jenis promo, hingga halaman voucher toko yang dapat mudah diakses pembeli. Ada 2 jenis voucher toko yang dapat dibuat, yaitu voucher gratis ongkir dan voucher cashback.

Ketiga, pasang iklan TopAds. Dengan fitur ini, kamu hanya perlu menentukan anggaran harian, karena sistem pintar iklan Otomatis akan memilih produk dan biaya per klik yang tepat untuk mengoptimalkan iklanmu.

Buat Halaman Toko yang Mempesona

Foto: Dreams Time

Ramadhan adalah kesempatan besar untuk menarik lebih banyak pembeli belanja ke toko. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengoptimalkan tampilan halaman toko dan halaman produk agar calon pembeli tertarik untuk mengunjungi tokomu.

Sebab ada masyarakat yang hendak berbelanja secara online biasanya mengikuti alur seperti ini. Pertama dimulai dari produk yang dilihat, melihat halaman produk, masukkan produk yang menariknya ke keranjang, dan akhirnya ke pembayaran.

(MIM)

Share :