Pertama di Dunia, China Terapkan Nomor Identitas Khusus untuk Robot Humanoid


Foto: Reuters

Teknologi.id Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau "KTP" khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang ditujukan untuk menjamin penelusuran penuh serta akuntabilitas operasional dari perangkat robotika tersebut.

Sistem identitas khusus ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot selama masa pakai. Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi malfungsi pada robot.

Baca juga: Bukan untuk Manusia! Jerman Bangun Gym untuk Jadi Tempat Latihan Robot Humanoid

Detail dan Cakupan Data Identitas Digital

Melansir dari China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor identitas unik tersebut terdiri dari 29 karakter yang menggabungkan angka dan huruf Inggris. Kode ini berfungsi untuk mengidentifikasi kebangsaan merek hingga nomor seri produk.

Identitas digital tersebut mencakup sejumlah informasi kunci, di antaranya:

  • Nama pabrikan pembuat robot.

  • Parameter perangkat keras (hardware).

  • Tingkat kecerdasan sistem robot.

  • Catatan pemeliharaan peralatan secara real-time.

"Jika robot rusak, kita dapat memeriksa log operasional dan catatan pemeliharaannya melalui ID uniknya untuk menemukan lokasi malfungsi, menentukan kewajiban, dan melakukan pemeliharaan yang efisien," ujar Liu Chuanhou.

Fungsi Pengawasan dan Transparansi Performa


Foto:GG

Sistem identitas digital ini terhubung dengan platform manajemen khusus yang memungkinkan pemantauan berkala terhadap tingkat keausan komponen, status baterai, hingga akurasi operasional robot yang dapat diakses kapan saja. Selain mempermudah pengawasan, sistem ini juga membantu pengguna baru untuk memverifikasi performa robot tanpa perlu melakukan pengujian ulang yang memakan waktu.

Lebih lanjut, jika terjadi insiden keselamatan atau potensi bahaya terkait data, nomor ID tersebut akan mendukung proses pelacakan cepat. Hal ini mempermudah konfirmasi tanggung jawab hukum serta membantu mencegah risiko seperti penyalahgunaan teknologi dan kebocoran informasi.

Baca juga: Pabrik di China Produksi Massal Robot Humanoid, Perakitan Satu Unit Hanya 30 Menit

Kepatuhan Industri dan Dominasi Pasar China

Inisiatif ini mulai diadopsi oleh sejumlah produsen robot humanoid terkemuka di China, salah satunya adalah Maxnova yang telah menyelesaikan proses pengkodean dan pengarsipan untuk produk-produk unggulan mereka. Kebijakan standardisasi ini dinilai membantu pelaku industri dalam memenuhi regulasi (compliance) sekaligus menekan biaya operasional dalam pasar skala besar.

Business Director Maxnova, Liu Jieni, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam sistem standardisasi ini memperkuat daya saing inti perusahaan di industri global serta membantu mengatasi kesenjangan kepatuhan hukum.

Saat ini, China tercatat memimpin industri robot humanoid global. Berdasarkan data tahun 2025, negara tersebut menguasai sekitar 84,7% dari total pengiriman dunia, dengan volume mencapai 14.400 unit. Penerapan nomor identitas unik ini menjadi upaya pemerintah setempat untuk memperkuat fondasi kelembagaan guna mengintegrasikan teknologi cerdas ke dalam kehidupan sehari-hari dengan standar keamanan yang tinggi.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

Share :