Hugging Face Luncurkan Reachy Mini App Store, Toko Aplikasi Khusus Robot AI Desktop


Foto: Hugging Face

Teknologi.id – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka, Hugging Face, kembali memperluas ekosistem teknologinya. Kali ini, perusahaan resmi meluncurkan sebuah toko aplikasi khusus yang dirancang untuk perangkat robot AI desktop mereka, yakni Reachy Mini.

Langkah ini membawa pendekatan navigasi perangkat lunak yang sudah sangat familiar bagi pengguna gadget masa kini. Konsep platform bernama Reachy Mini App Store ini beroperasi layaknya toko aplikasi di smartphone. Bedanya, aplikasi yang diunduh dan dipasang oleh pengguna ditujukan untuk menggerakkan serta memberikan fungsi spesifik pada sebuah robot fisik, bukan untuk layar ponsel.

Dukungan Ratusan Aplikasi dari Komunitas

Pada saat peluncuran perdananya, toko aplikasi ini tidak hadir dengan etalase kosong. Hugging Face memastikan platform mereka sudah menampung lebih dari 200 aplikasi siap pakai. Seluruh aplikasi tersebut merupakan hasil karya dari komunitas pengembang dan dapat diunduh secara gratis oleh para pemilik Reachy Mini.

Fungsi dari deretan aplikasi awal ini terbilang cukup interaktif. Beberapa pengembang membuat aplikasi yang memungkinkan robot bertindak sebagai tutor untuk berlatih bahasa asing. Ada pula aplikasi hiburan yang mengubah robot menjadi komentator saat tayangan balapan Formula 1 berlangsung. Di sektor produktivitas, terdapat program pengingat yang akan membuat robot menegur pengguna jika terdeteksi terlalu lama bermain ponsel pada jam kerja.

Baca juga: Pabrik di China Produksi Massal Robot Humanoid, Perakitan Satu Unit Hanya 30 Menit

Bikin Aplikasi Robot Tanpa Harus "Coding"


Foto: Hugging Face

Salah satu nilai jual utama dari ekosistem App Store ini adalah kemudahan penggunaannya. CEO dan salah satu pendiri Hugging Face, Clément Delangue, menyatakan bahwa tujuan utama dari platform ini adalah untuk membuat akses teknologi robotika menjadi jauh lebih ramah bagi masyarakat umum.

"Siapa pun kini bisa membuat aplikasi," ungkap Delangue dalam sebuah sesi wawancara bersama VentureBeat.

Jika pengembangan robot konvensional sangat bergantung pada kemampuan bahasa pemrograman (coding) dan pemahaman teknis yang mendalam, Reachy Mini App Store menawarkan solusi yang jauh lebih praktis. Platform ini mengandalkan dukungan agen AI yang bisa merangkai program aplikasi secara otomatis.

Pengguna cukup mendeskripsikan fungsi yang mereka inginkan dengan mengetikkan perintah menggunakan bahasa sehari-hari. Sebagai contoh, pengguna hanya perlu menulis instruksi singkat seperti, "Buat robot melambaikan tangan saat ada orang yang bilang selamat pagi."

Setelah perintah bahasa natural tersebut dimasukkan, sistem AI di latar belakang akan langsung bekerja menuliskan kode, melakukan simulasi pengujian mandiri, dan mengirimkan paket aplikasi tersebut langsung ke perangkat robot. Pendekatan ini diklaim mampu memangkas waktu integrasi yang biasanya membutuhkan waktu berminggu-minggu menjadi hanya dalam hitungan menit saja.

Untuk memproses berbagai perintah teks tersebut, platform dari Hugging Face ini telah mendukung integrasi dengan berbagai model AI terpopuler. Pengguna dapat memilih untuk menggunakan mesin penggerak dari GPT-5.5, Claude Opus 4.6, Gemini Live, hingga model AI internal buatan Hugging Face sendiri yang bernama ML Intern.

Baca juga: Bukan untuk Manusia! Jerman Bangun Gym untuk Jadi Tempat Latihan Robot Humanoid

Harga Varian Robot dan Akses Simulator

Sebagai pengingat, Reachy Mini merupakan lini robot desktop open-source yang pertama kali diperkenalkan oleh Hugging Face pada bulan Juli 2025 lalu. Kehadiran perangkat keras ini merupakan produk nyata setelah perusahaan mengakuisisi startup robotika bernama Pollen Robotics.

Untuk menjangkau berbagai lapisan konsumen, robot berukuran ringkas ini dijual dalam dua varian pilihan:

  • Reachy Mini Lite: Merupakan varian standar yang dibanderol dengan harga 299 dolar AS atau sekitar Rp4,8 juta.

  • Reachy Mini Wireless: Merupakan varian nirkabel yang memberikan ruang gerak lebih bebas, dijual seharga 449 dolar AS atau sekitar Rp7,2 juta.

Berdasarkan catatan dari pihak perusahaan, tingkat adopsi perangkat fisik ini menunjukkan tren yang positif. Hugging Face mengungkapkan bahwa sekitar 10.000 unit Reachy Mini telah berhasil terjual ke pasaran sejauh ini.

Menariknya, Hugging Face tidak menutup pintu bagi masyarakat yang belum sanggup membeli unit robot fisiknya. Pengguna yang sekadar penasaran tetap bisa mencoba bereksperimen membuat aplikasi melalui simulator virtual berbasis browser web yang disediakan langsung di dalam App Store.

Keberadaan simulator ini menjadi strategi perusahaan untuk membawa industri robotika memasuki era yang lebih massal. Fasilitas ini memberikan ruang bagi siapa saja, baik pelajar maupun penggemar teknologi, yang ingin masuk ke dunia robotika namun belum memiliki perangkat keras yang memadai.


Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(wn/sa)

Share :