Mengenal TOS-1 Buratino, Senjata Mematikan yang Dibawa Rusia

Fabian Pratama Kusumah . March 01, 2022

Foto: The National Interest

Teknologi.idRusia memilki sebuah senjata yang sangat mematikan yang bisa membunuh banyak orang bersamaan dalam waktu singkat.

Senjata mematikan ini juga terlihat sudah bergerak menuju wilayah Ukraina walau belum diberitakan digunakan untuk menyerang Kiev dan sekitarnya.

Senjata tersebut bernam, TOS-1 Buratino yang merupakan roket thermobaric, senjata dengan hulu ledak yang menyeramkan.

Saat bom vakum thermobaric meledak, maka oksigen di titik ledakan terhisap dan membuat orang-orang di sekitar lokasi itu tewas, sebagian dengan cedera tak terlihat di bagian dalam tubuhnya.

Sistem senjata TOS-1 Buratino dipasangkan di atas tank T-72. Peluncur roketnya dapat menampung sampai 30 bom thermobaric.

Roket yang ditembakkan disebut dengan fuel-air explosive (FAE) dan menyebabkan udara meledak.

Ledakan FAE bisa menimbulkan luka bakar yang hebat, menyebabkan organ dalam dan paru-paru hancur lalu manusia bisa mati lemas.

Baca juga: Ukraina-Rusia Berunding untuk Damai, Invasi akan Berakhir?

Pada luar zona ledakan tapi masih radius yang dekat, gelombang tekanan kuat yang terjadi dari ledakan yang bisa menghancurkan tulang, merusak mata, pendarahan internal, kerusakan telinga, pencernaan, serta organ internal lainnya.

Oksigen juga terserap dari paru-paru sehingga korbannya lemas dan akhirnya tewas.

Dalam sejarahnya, Rusia pernah menembakkan TOS-1 (sebelum disempurnakan menjadi TOS-1 Buratino) saat perang Chechnya tahun 1999 - 2000.

Senjata termobarik juga sempat dipakai AS di Afghanistan setelah insiden 9/11 saat memburu Osama bin Laden di gua-gua wilayah pegunungan Tora Bora.

(fpk)

Share :