Hotel di Jepang Ini Gantikan Peran Manusia dengan Robot Dinosaurus!

Irmanon Riandina . January 08, 2026


Foto: Instagram/hennnahotel

Teknologi.id - 
Kemajuan teknologi kini tak hanya terasa di gadget atau kendaraan, tetapi juga merambah ke dunia pariwisata dan perhotelan. Jika dulu menginap di hotel identik dengan interaksi hangat bersama staf manusia, kini pengalaman itu mulai bergeser. Di Jepang, sebuah penginapan bernama Henn-na Hotel menghadirkan konsep yang benar-benar berbeda yaitu tamu dilayani oleh robot sejak pertama kali datang.

Henn-na Hotel dikenal luas sebagai hotel pertama di dunia yang mengandalkan robot sebagai staf utama. Berbeda dari hotel pada umumnya, tempat ini menggantikan banyak peran konvensional dengan teknologi otomasi. Tamu yang datang tidak akan menemukan resepsionis manusia di meja depan. Sebagai gantinya, mereka disambut oleh robot yang dirancang untuk menjalankan pekerjaan hotel, mulai dari pendaftaran tamu hingga pemberian informasi sederhana. 

Nama “Henn-na” sendiri bukan dipilih tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, kata hen berarti aneh, berbeda, atau tidak lazim. Penamaan tersebut sengaja digunakan untuk menegaskan konsep hotel yang berbeda dari hotel lainnya, mulai dari penggunaan teknologi robot, sistem otomatis, hingga minimnya keterlibatan staf manusia dalam operasional sehari-hari.

Hotel dengan Staf Robot Pertama di Dunia


Foto: group.hennnahotel.com

Hotel yang sudah tercatat dalam Guinnes World Records ini pertama kali dibuka pada Juli 2015 di kawasan taman hiburan Huis Ten Bosch, Prefektur Nagasaki. Hotel ini kemudian dikenal luas sebagai penginapan pertama yang menjadikan robot sebagai staf utama dalam layanan tamu.

Henn-na Hotel mengusung efisiensi dan kecepatan layanan berbasis teknologi. Proses check-in dilakukan melalui layar digital dengan panduan robot interaktif. Bahkan di beberapa cabang robot ini dirancang menyerupai karakter unik, seperti dinosaurus, yang menjadi ciri khas hotel ini. Hal unik inilah yang mampu menghadirkan pengalaman baru bagi tamu. Robot-robot tersebut juga dilengkapi kemampuan multibahasa, termasuk bahasa Inggris, sehingga memudahkan wisatawan internasional. Prosesnya dibuat sederhana dan cepat, tanpa perlu antre panjang atau komunikasi verbal yang rumit.

Baca juga: Bangun Hotel Pakai Robot? Bos Properti Australia Kelahiran RI Targetkan Selesai 2027

Peran Robot di Dalam Hotel

Penggunaan robot di Henn-na Hotel tidak terbatas pada area resepsionis. Di beberapa bagian hotel, robot digunakan untuk membantu mengantarkan barang, memberikan petunjuk arah, hingga mengelola fungsi tertentu di dalam kamar. Seluruh sistem dirancang untuk mengurangi interaksi manual dan meningkatkan efisiensi layanan.

Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana industri jasa mulai mengadopsi teknologi terutama robot secara serius. Bagi Jepang, yang menghadapi tantangan demografis dan keterbatasan tenaga kerja, model hotel seperti ini menjadi salah satu alternatif solusi. Namun di luar efisiensi, daya tarik utama hotel ini justru terletak pada pengalamannya. Banyak tamu datang bukan sekadar untuk bermalam, melainkan untuk menyaksikan langsung bagaimana teknologi menggantikan peran manusia dalam layanan sehari-hari.


Foto: group.hennnahotel.com

Tarif Menginap di Tahun 2026

Lantas, berapa biaya yang perlu disiapkan untuk merasakan pengalaman menginap di hotel robot ini? Pada 2026, harga kamar Henn-na Hotel di kawasan Huis Ten Bosch berada di kisaran 150 hingga 300 dolar AS per malam, atau setara Rp2,3 juta sampai Rp4,6 juta tergantung jenis kamar yang dipilih.

Harga tersebut dapat meningkat pada musim liburan, akhir pekan, atau untuk tipe kamar tertentu dengan fasilitas tambahan dan pemandangan taman hiburan. Meski tergolong tidak murah, banyak pengunjung menilai biaya tersebut sebanding dengan pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain.

Baca juga: Robot Gantikan Kuli Bangunan? Pasar Konstruksi Diprediksi Berubah Total 2035

Cerminan Masa Depan Perhotelan

Konsep robot sebagai staf di Henn-na Hotel memicu diskusi dunia mengenai masa depan industri perhotelan. Di satu sisi, teknologi menawarkan efisiensi dan inovasi. Di sisi lain, muncul pertanyaan tentang peran sentuhan manusia dalam layanan jasa. Namun satu hal yang pasti, Henn-na Hotel berhasil membuka babak baru dalam teknologi di dunia perhotelan.

Menginap di hotel dengan staf robot bukan sekadar soal tempat bermalam, melainkan juga memberi pengalaman yang mengambaran bagaimana teknologi dapat mengubah cara manusia berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi tidak lagi sekadar pelengkap dalam industri perhotelan, melainkan telah menjadi bagian dari pengalaman utama. Bagi wisatawan yang penasaran dengan bagaimana teknologi akan jauh berkembang dalam sektor perhotelan, Henn-na Hotel menjadi destinasi yang patut dicoba.

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.

(IR/ZA)

Share :