
Foto: Gizmochina
Teknologi.id – Perusahaan perangkat keras Asus kembali menggebrak pasar gawai global. Mereka baru saja merilis laptop khusus bermain game (gaming). Perangkat bertenaga monster ini masuk ke dalam keluarga besar Republic of Gamers atau ROG.
Pabrikan memperkenalkan dua model sekaligus kepada publik. Model pertama adalah ROG Strix G16. Model kedua mengusung nama ROG Strix G18. Keduanya merupakan edisi penyegaran mutakhir untuk tahun 2026. Laptop ini berstatus sebagai penerus sah dari generasi sebelumnya. Pabrikan tentu saja menyuntikkan berbagai peningkatan spesifikasi ekstrem. Pembaruan ini mencakup sektor performa beringas hingga desain rangka (chassis) inovatif.
Kombinasi Intel dan Nvidia Terbaru
Sektor dapur pacu menjadi sorotan paling utama dari perangkat ini. Asus membenamkan prosesor buatan Intel generasi paling baru. Tipe kepingan silikon yang dipilih adalah Intel Core Ultra 9 290HX Plus. Kinerja prosesor ini disandingkan dengan kartu grafis kelas atas.
Kartu pengolah grafis tersebut diproduksi secara khusus oleh Nvidia. Tipe kartu grafisnya adalah GeForce RTX 5080 Laptop. Kombinasi buas ini menjanjikan performa komputasi luar biasa. Mesin ini sanggup menjalankan game modern dengan sangat mulus. Laptop ini juga mendukung teknologi penelusuran cahaya realistis (ray tracing).
Kebutuhan rendering grafis tiga dimensi (3D rendering) bisa dilibas tanpa masalah. Proses penyuntingan video (video editing) beresolusi tinggi juga akan terasa sangat ringan. Kinerja visual ini turut didukung penuh oleh teknologi DLSS 4. Fitur ini mampu meningkatkan laju bingkai (frame rate) secara drastis. Terdapat juga dukungan fitur penghasilan bingkai ganda (Multi-Frame Generation).
Baca juga: ASUS VM640 Hadir, PC All-in-One AI dengan NPU & WiFi 7 untuk Produktivitas
Layar Super Cepat dan Terang

Foto: ROG ASUS
Pengalaman visual pengguna mendapat perhatian sangat serius. Varian ROG Strix G16 hadir dengan ukuran layar 16 inci. Resolusi layar ini mencapai tingkat ketajaman 2,5K. Angka pastinya berada pada 2.560 x 1.600 piksel. Nilai jual utamanya terletak pada laju penyegaran layar (refresh rate). Laju penyegarannya sanggup menembus angka 300 Hz.
Angka spektakuler ini menjamin pergerakan animasi berjalan super mulus. Waktu respons (response time) layarnya juga sangat singkat yakni 3 milidetik. Panel ini mengantongi sertifikasi akurasi warna dari Pantone. Layar ini juga mendukung teknologi Dolby Vision dan G-SYNC.
Bergeser ke varian ROG Strix G18, model ini mengusung ukuran bentang layar 18 inci. Resolusinya sama persis di angka 2,5K. Namun, tingkat kecerahannya sangat mencolok mata. Kecerahan maksimalnya bisa menyentuh angka 1.600 nits. Layar raksasa ini sangat optimal untuk menampilkan konten rentang dinamis tinggi (High Dynamic Range atau HDR). Kedua laptop ini kompak menggunakan lapisan anti pantulan cahaya (anti-reflective).
Bongkar Bodi Tanpa Obeng
Inovasi paling unik justru terletak pada desain bodi luar. Asus menerapkan konsep desain rakitan tanpa alat (tool-less). Pengguna sama sekali tidak perlu repot mencari obeng untuk membongkar laptop. Penutup bawah mesin ini bisa dibuka tuntas tanpa menggunakan sekrup. Pabrikan hanya menggunakan mekanisme pengunci pegas khusus.
Pengguna bisa langsung mengakses komponen RAM dan media penyimpanan dengan praktis. Slot penyimpanan memori ini menggunakan sistem Q-Latch. Sistem ini mempermudah proses bongkar pasang tanpa baut tambahan.
Komponen pendingin (cooling system) juga mengalami perombakan total. Pabrikan menggunakan sistem ruang uap (vapor chamber) berukuran masif. Sistem pendingin ini ditemani oleh tiga buah kipas berputar (tri-fan). Rangkaian pelepas panas (heatsink) juga dibentuk berlapis-lapis. Suhu komponen mesin akan tetap dingin meski dipacu maksimal.
Baca juga: Harga 60 Juta! Asus ROG Flow Z13-KJP Hanya Tersedia 50 Unit
Spesifikasi Pendukung Lainnya
Kapasitas memori laptop ini tergolong sangat raksasa. Pengguna bisa memasang RAM hingga kapasitas 64 GB. Tipe memori yang digunakan adalah DDR5 berkecepatan tinggi. Ruang penyimpanannya mengandalkan piringan SSD PCIe 4.0 berkapasitas 2 TB. Opsi konektivitas kabelnya juga sangat melimpah dan kekinian. Tersedia dua buah porta Thunderbolt 5 yang super cepat.
Laptop ini juga memiliki koneksi nirkabel tingkat dewa. Jaringan internetnya sudah mendukung teknologi WiFi 7. Urusan keluaran suara ditangani oleh teknologi Dolby Atmos. Keyboard laptop ini memiliki pencahayaan RGB terpisah di setiap tombolnya. Terdapat pula sebuah tombol khusus untuk memanggil asisten AI Copilot.
Perangkat bertenaga Windows 11 Pro ini disokong oleh baterai berkapasitas 90 Wh. Varian 16 inci memiliki bobot total 2,7 kilogram. Varian 18 inci hadir lebih berat di angka 3,5 kilogram.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(WN/ZA)