Melalui Startup Teknologi, Petani Dimudahkan Akses ke Pasar

Nurul Afifah . April 04, 2022



Foto: pikist


Teknologi id – Salah satu Startup Teknologi di Indonesia mudahkan para petani dalam aktivitasnya. Startup agri-teknologi Crowde dikembangkan sebagai jembatan yang membantu petani memproduksi dan memasarkan hasil panennya ke pasar.


Crowde ini akan memberikan pendampingan budidaya yang turut melibatkan para ahli, sarana produksi pertanian melalui mitra toko tani, serta membuka akses pasar yang didukung oleh 158 mitra off-taker Crowde yang akan menyalurkan hasil panen ke kanal retail modern dan juga industri pengolahan.


Ditambah lagi, Crowde akan menyediakan akses permodalan yang dibutuhkan petani untuk memulai usahanya, kata pihak Crowde dalam siaran pers, pada hari Selasa.


Baca juga: Jokowi Dorong Pemuda Papua Jadi Petani Milenial nan Inovatif

Dukungan Pemerintah

Kadin Jabar sangat mendukung terciptanya ekosistem pertanian yang inklusif, agar keberlanjutan usaha pertanian dan kesejahteraan para petani Indonesia dapat terjaga. Ekosistem ini perlu menghubungkan sektor pertanian dari hulu ke hilir demi terciptanya daya saing, produktivitas usaha, dan kesejahteraan yang lebih baik.


"Saat ini, kami terus beroperasi untuk melakukan sosialisasi yang luas kepada para petani, terutama untuk mengenalkan Crowde dan potensi kerjasama agar bisa mengembangkan ekonomi pertanian di pedesaan," kata CEO dan Co-founder Crowde Yohanes Sugihartononugroho.


Baca juga: Mengenal Agree, Aplikasi Milik Telkom untuk Petani Milenial

Kerja Sama Dengan Bumdes

Dikutip dari merdeka pada Selasa (29/02/2022), Startup CROWDE meresmikan kerja sama dengan BUMDes (Badan usaha milik desa) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat untuk memberdayakan industri pertanian 4.0 di wilayah tersebut.

Crowde turut menampung aspirasi dari masing - masing BUMDes serta permasalahan yang sering mereka alami, sehingga mereka dapat menyediakan jalan keluar bersama.


"Kami juga menampung aspirasi dari masing-masing BUMDES serta permasalahan yang biasanya mereka hadapi, agar kami bisa menyediakan jalan keluar bersama dalam kunjungan ke desa nanti," ajar dia dalam keterangan persnya pada Selasa (29/2).


Sebagai perusahaan agri-teknologi yang memiliki tujuan untuk memberdayakan petani dengan melalui penyediaan ekosistem pertanian modern dari hulu ke hilir, pihak Crowde telah menyalurkan pendanaan ke 37.000 petani selama tahun 2021. 


Bantuan pendanaan ini turun dalam bentuk sarana produksi pertanian. Tidak hanya fokus pada permodalan, Crowde juga memberi pendampingan serta akses teknologi bagi petani untuk mengembangkan usaha dan mencapai kesejahteraan.


"Dengan pilot project yang sedang dijalankan bersama BUMDes Jawa Barat, kami berharap ini bisa membuka pintu kolaborasi dengan puluhan BUMDes lainnya yang ada di Indonesia, terutama supaya ekosistem pertanian di desa bisa berjalan lebih efisien dan profitable. Kedepannya, CROWDE berkomitmen untuk terus menambah mitra-mitra yang relevan demi memudahkan kehidupan para petani di Indonesia," ungkapnya.

Latar Belakang CROWDE

Negara kita, Indonesia, merupakan salah satu negara agraria, yang menggantungkan pertumbuhan ekonominya pada industri pertanian. Namun, terhitung 78% para petani rumah tangga yang aktif di Indonesia tidak memenuhi persyaratan permodalan bank dalam menjalankan aktivitas pertanian ini.


Baca juga: Sipindo, Mudahkan Petani untuk Akses Informasi Pertanian


Tidak hanya tentang permodalan bank, tantangan dari sektor pertanian pun tidak sedikit, yaitu seperti penetrasi interkoneksi dengan teknologi yang menjadikan ekosistem yang berkelanjutan, berkurangnya regenerasi petani aktif yang 65% sekarang berusia di atas 60 tahun, dan naiknya tingkat pengangguran di desa sehingga menimbulkan kesenjangan 2x lipat daripada di kota. Melihat dari keadaan ini, impian Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045 sangat sulit untuk direalisasikan tanpa perubahan.


Melihat dari situasi permasalah tersebut Crowde ingin mampu memecahkan masalah itu. Crowde ingin menciptakan kesempatan agar para petani, petani kecil maupun petani menengah dapat mengembangkan bisnis serta menerapkan idenya dibarengi dengan usaha memupuk kepercayaan masyarakat terhadap sektor pertanian.


Bersama CROWDE, nantinya diharapkan dapat mewujudkan kenaikan taraf hidup dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara inklusif. Dan juga dapat memulai menanamkan kebaikan sekarang.


Crowde sendiri telah mendapat izin dan juga diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK) sehingga dapat terjamin keamanannya. 


Untuk melihat informasi lebih lanjut, dapat diakses melalui website Crowde.


(na)

Share :