Telobag, Kantong Ramah Lingkungan Terbuat dari Singkong

Fahad Mulyana . August 05, 2019

Foto : Telobag.id
Teknologi.id - Kantong plastik memang digemari oleh masyarakat hingga kini, dengan harga yang terjangkau dan paktis kantong plastik sangat membantu masyarakat. Tetapi, tanpa disadari penggunaan kantong plastik sebagai kebutuhan hidup sehari-hari, ada dampak negatif yang terus mengikutinya. Pasalnya penguraian sampah plastik ini memakan waktu puluhan hingga ratusan tahun, tentunya hal ini tidak hanya mencemari darat saja tetapi juga laut Kantong bioplastik ramah lingkungan (Telobag) yang diolah dari bahan baku alami yang dapat diperbaharui seperti tepung singkong dan turunan minyak nabati. Salah satu kelompok pemerhati lingkungan hidup mencoba memproduksi kantong yang ramah lingkungan dengan berbahan baku Singkong karena tanaman ini mudah ditanam dan dibudidayakan di Indonesia.

Baca juga : Enggak Cuma Jadi Kantong Plastik, Tas Ini Juga Bisa Diminum

Telobag memiliki fleksibilitas yang sama dengan plastik pada umumnya, bahkan nampak lebih tebal. Telobag dapat diurai oleh mikroorganisme dalam waktu 3 sampai 6 bulan. Telobag juga aman seandainya tidak sengaja termakan oleh hewan karena telah terbukti oleh peneliti independen di WIL Research Eropa Telobag 100% tidak menggunakan plastik karena dapat larut dengan air panas. Dan apabila dibakar sisa pembakarannya hanya abu dan tidak menimbulkan gas berbahaya dan tidak meleleh apabila disetrika.

Telobag dapat digunakan untuk:

  • Tas belanja
  • Tas sampah
  • Tas cucian laundry
  • Tas pembuangan kotoran hewan
  • Apron / Celemek sekali pakai
  • Bahan antistatic pembungkus spare part elektronik ataupun spare part komputer
  • Dapat mencetak logo perusahaan maupun instansi
  • segala kebutuhan retail, perhotelan, restoran, rumah sakit, industri, dan lain-lain.

Baca juga : Mahasiswa UGM Ciptakan Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar

Telobag sebagai Duta perubahan, hadir memberikan suatu harapan baru kepada masyarakat sebagai kantong nabati yang ramah lingkungan untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan berkesinambungan generasi kini dan mendatang. Sebagai pengganti plastik, Telobag sangat dianjurkan penggunaannya khususnya untuk rumah tangga. Selain itu kita juga bisa melaksanakan himbauan pemerintah untuk memilah sampah organik dan sampah anorganik. (FM)
Share :