7 Tips Membuat CV Online untuk Memikat HRD

Teknologi.id . September 03, 2020

membuat CV online
Foto: Indeed BLog

Teknologi.id - CV alias curriculum vitae atau biasa disebut riwayat hidup dalam bahasa Indonesia, merupakan salah satu elemen penting yang dibutuhkan seseorang ketika ingin melamar suatu pekerjaan.

Dahulu pembuatan CV masih berbentuk fisik dengan media kertas, seiring dengan berkembangnya era digital, kini pembuatan CV secara online lebih diminati karena lebih simpel dan praktis.

Meskipun sangat memudahkan penggunanya, pembuatan CV online tentunya juga tidak boleh asal-asalan, terutama dari segi layout atau tata letaknya. Jika pembuatannya asal, bisa-bisa HRD tidak akan melirik CV yang kalian kirim!

Lantas, bagaimana sih cara membuat CV online yang baik dan benar? Yuk, simak tips membuat CV online agar lebih memikat HRD di bawah ini.

Baca juga: 7 Situs Freelance Terbaik dan Terpercaya untuk Cari Uang Tambahan

Tips Membuat CV Online yang Menarik

1. Susun informasi secara urut

Untuk membuat CV online yang mampu memikat HRD, hal pertama yang harus diperhatikan adalah informasi yang akan dicantumkan. Informasi mengenai identitas diri ini sangat penting sebagai pijakan awal kamu memperkenalkan diri kepada orang lain atau pun kepada HRD perusahaan.

Modern Cv / Resume by Nody4Design on Envato Elements
Foto: Envato Elements

Untuk menyusun informasi data diri ini kamu perlu berhati-hati agar tidak terlalu membingungkan pihak HRD. Susunlah informasi secara beruntun dan enak dibaca dengan urutan sebagai berikut:

- Data atau identitas diri bisa berisi nama lengkap, alamat, nomor telepon dan data diri lainnya.

- Selanjutnya adalah masukkan mengenai latar belakang pendidikan dan jurusan hingga IPK.

- Mengenai personalitas, kamu bisa gambarkan mengenai dirimu secara singkat.

- Jangan lupa untuk memasukkan pengalaman kerja yang sudah dijalani. Sebab ini akan menambah nilai lebih ketika kamu melamar pekerjaan dan memasukkannya ke dalam CV online.

2. Tonjolkan kemampuan dan soft skill

Tidak cukup hanya dengan mengisi informasi dan data diri secara berurutan saja, kamu juga wajib untuk mencantumkan kemampuan apa yang dimiliki. Di era seperti sekarang, pekerjaan bukan saja dilihat dari nilai pendidikan semata. Lebih dari itu, pihak HRD perusahaan akan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki oleh kandidat pelamar.

Contohnya saja kamu ingin menjadi seorang desainer grafis di sebuah perusahaan maupun start up. Akan lebih baik jika kamu cantumkan mengenai prestasi dan kemampuan. Semisalnya kamu pernah membuat desain untuk perusahaan atau instansi tertentu.

Begitu juga jika kamu pernah mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kemampuan memiliki peranan penting ketika kamu bekerja nantinya dan ini akan berpengaruh pada hasil. Dengan begitu, jika dalam masa training atau percobaan perusahaan merasa puas dengan kemampuanmu, maka kamu pun akan dipertahankan untuk menjadi pegawai tetap.

3. Singkat, padat, dan jelas

Dalam membuat CV online usahakan kamu membuatnya dengan singkat dan padat sekaligus jelas. Sebagian besar perusahaan, khususnya divisi HRD akan menyukai seorang kandidat pelamar yang mendeskripsikan diri secara singkat dan padat.

Hal yang bersifat terlalu bertele-tele akan membuat pihak HRD merasa enggan membaca CV online kamu. Terlebih lagi jika bahasa yang digunakan tidak formal ataupun terlalu membosankan.

Di sinilah dibutuhkan keterampilanmu. Jika ingin mendeskripsikan diri, usahakan gunakan bahasa yang bergaya storytelling. Apabila kamu menggunakan gaya bahasa seperti ini, pihak HRD akan membaca isi keseluruhan CV online dan mempertimbangkan kamu sebagai kandidat pelamar terbaik.

Foto: FreeDesignFile

CV online yang singkat, padat, dan jelas juga mencerminkan kinerja seseorang. Artinya, kamu akan dipertimbangkan oleh HRD sebagai kandidat yang tidak suka berlama-lama atau menunda dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Baca juga: Cara Membuat Website dari Nol, Gampang Banget!

4. Cantumkan media sosial dan blog pribadi

Cantumkan media sosial pribadi yang kalian miliki. Tentu saja ini akan memudahkan pihak HRD melacak identitas dirimu. Oleh karenanya, buatlah media sosial dengan konten-konten positif, inspiratif dan tidak menjatuhkan orang lain sebagai contohnya.

Akan lebih baik lagi bila kamu memiliki blog pribadi. Sebab ini membantu sekali ketika kamu melamar pekerjaan dalam dunia kreatif sebagai seorang content writer.

Tidak berhenti di situ saja, saat ini banyak profesional menggunakan LinkedIn untuk saling terhubung dengan perusahaan yang akan diincar. Sama halnya dengan media sosial maupun blog, kamu juga perlu membuat tampilan dan isi dari LinkedIn pribadimu semenarik mungkin. Hal ini akan semakin membuatmu nampak profesional dan menunjukkan keseriusan dalam meniti karir di masa mendatang.

5. Sesuaikan simbol dan warna, jangan alay

Selain berisi informasi yang singkat dan padat, hal lainnya yang patut dipertimbangkan ketika kamu membuat CV online agar makin menarik ialah penggunaan simbol dan warna.

Terutama saat kamu memilih font huruf yang sesuai agar makin terlihat menarik di layar. Kamu pun perlu menghindari penggunaan font atau gaya Times New Roman karena jenis huruf ini sangatlah basic. Selain itu, penting juga bagi kamu untuk memperhatikan penggunaan italic, bold, maupun capslock.

Dalam hal pemilihan warna, pilih warna yang mudah terlihat namun tidak menimbulkan kesan terlalu ramai dan akhirnya malah terlihat alay. Maka dari itu kamu dapat mengkombinasikan warna tertentu semenarik mungkin.

Agar semakin memudahkan pihak HRD dan CV online makin menarik, tidak ada salahnya kamu memberi informasi dalam bentuk infografis. Selain lebih mudah, cara seperti ini juga membuat CV dilirik karena keunikannya dalam hal menyampaikan informasi.

Foto: CIBIC

6. Pilih situs CV online berkualitas

Untuk memilih situs pembuatan CV online, kalian juga tidak boleh asal-asalan. Pilihlah situs-situs CV online yang sudah populer dan terkenal akan kualitasnya, beberapa di antaranya direkomendasikan situs Tech In Asia adalah:

- Canva, yang memiliki ratusan desain yang bisa dipilih untuk infografis, CV, maupun slide untuk mendukung kebutuhanmu.

- Visual CV, yang merupakan platform membuat CV online dengan keunggulan kustomisasi halaman yang detail dan tatanan teks profesional berbahasa Inggris yang dapat diubah.

- Resume.com, yang menyediakan berbagai ragam template CV online yang bisa kamu gunakan gratis. Kamu dapat membagikan link yang berisi data diri ketika melamar pekerjaan melalui platform ini nantinya.

- Novoresume, yang merupakan platform membuat CV online dengan dilengkapi asistensi dari fitur optimizer yang bisa merevisi kekurangan biodata.

Foto: Canva

Baca juga: Beda HP Second dan Rekondisi atau Refurbish, Pilih Mana?

7. Update CV online sesering mungkin


Setelah kamu membuat CV online dengan baik, langkah terakhir sebaiknya jangan tinggalkan begitu saja. Kamu perlu melakukan update alias pembaruan tampilan CV online sesering mungkin. Setiap saat, bisa saja ada fitur lainnya yang muncul. Kamu bisa memanfaatkannya untuk merevisi tampilan CV online yang sudah dibuat sebelumnya.

Semisalnya dengan mengganti template dan beberapa hal lainnya. Begitu juga dengan foto yang kamu gunakan, usahakan kamu memilih foto yang up to date.

Beberapa perusahaan biasanya menginginkan foto dalam gaya formal. Namun, beberapa perusahaan lainnya menginginkan foto yang justru unik dan menarik.

Oleh karena itulah kamu bisa bergaya semenarik mungkin dan mencerminkan keunggulanmu agar mata HRD bisa terpikat oleh CV online-mu.

(dwk)

Share :