Duh! Bahan Baku Baterai HP Terancam Habis dalam 5-10 Tahun

Teknologi.id . November 07, 2021
Foto: Quora


Teknologi.id - Baterai lithium-ion merupakan salah satu komponen penting yang digunakan di sejumlah perangkat, seperti, hp, laptop, kamera, hingga mobil listrik.

Namun, ada kabar buruk nih lantaran bahan baku untuk pembuatan baterai lithium-ion, yaitu logam lithium, dilaporkan terancam habis dalam 5 hingga 10 tahun mendatang.

Dalam diskusi panel energi berkelanjutan di World Laureates Forum keempat di Shanghai, China, ilmuwan Stanley Whittingham mengungkapkan perlunya menemukan alternatif baterai lithium-ion.

Baca juga: Cara Lacak HP Pakai Gmail dengan Mudah

Sebagai informasi, Whittingham adalah salah satu dari tiga penemu baterai lithium-ion, yang menerima Penghargaan Nobel tahun 2019 untuk bidang Kimia.

Ia mendesak agar dunia mulai mencari bahan baku alternatif untuk untuk membuat paket baterai yang dapat diisi ulang. 

Perusahaan yang mengembangkan teknologi baterai pengganti lithium

Sejumlah perusahaan dilaporkan tengah mengembangkan teknologi baterai pengganti lithium, misalnya Contemporary Amperex Technology Limited, or CATL yang memperkenalkan baterai sodium-ion pada Juli lalu.

Pabrikan gadget seperti Samsung juga mengembangkan baterai dengan material graphene yang disebut lebih unggul dibanding lithium karena bisa dibuat tips dan hanya membutuhkan waktu singkat untuk isi ulang.

Steven Chu, pemenang Hadiah Nobel Fisika 1997 dan mantan menteri energi Amerika Serikat, mengatakan bahwa bahan lain seperti graphite dan silikon juga bisa menjadi pengganti lithium di baterai.

Baca juga: Cara Kembalikan Foto yang Terhapus di HP dengan Mudah

Dilansir dari laman monash.edu, Minggu (7/11/2021), selain mencari alternatif, Whittingham mengatakan, proses daur ulang baterai lithium-ion juga harus segera dimulai. Hal ini karena jenis baterai ini menggunakan bahan baku logam lain, seperti kobalt dan nikel.

Bila tidak bisa didaur ulang, baterai ini justru akan menghasilkan limbah dan mencemari lingkungan.

Selain itu, karena keterbatasan bahan baku dan permintaan yang masih tinggi, harga baterai lithium-ion mungkin bakal naik di masa depan.

(dwk)

Share :