Harga Kripto Doge Killer (LEASH) Melejit, ini Sebabnya

Fabian Pratama Kusumah . February 10, 2022

Foto: Analytics Insight

Teknologi.idKripto Doge Killer (LEASH) pertama kali dapat diperdagangkan pada 19 April 2021. LEASH dan BONE merupakan ekosistem milik Shiba Inu (SHIB).

Kripto LEASH sempat mengalami kenaikan harga hingga 40 persen setelah pengembang mengumumkan rencana peluncuran proyek real estate virtual di metaverse Shiba Inu.

Shiba Inu yang merupakan salah satu kripto terpopuler, kini secara resmi memperkenalkan real estate virtual yang disebut Shiba Lands.

“Tanah virtual di metaverse Shiba Inu tersebut bakal segera tersedia untuk dibeli atau dilelang, dan ini akan menjadi langkah pertama kami untuk memungkinkan komunitas untuk melompat ke metaverse sebelum rilis penuhnya!” tulis pengumuman dari pengembang.

Orang yang memiliki token LEASH, akan diberikan prioritas dan akses eksklusif ke “fase penjualan pertama plot tanah di metaverse kami.”

Baca juga: Token Kripto ASIX Buatan Anang Hermansyah Kembali Turun Harga

Setelah proses penjualan eksklusif selesai, lahan yang tersisa akan dibuka dan tersedia untuk khalayak umum.

Harga LEASH saat artikel ini ditulis sebesar Rp25,841,787.29. Dengan Volume perdagangan 24 jam terakhir Rp778,628,856,763 naik 117.96%.

LEASH telah terdaftar di sejumlah bursa kripto, tidak seperti mata uang kripto utama lainnya, tidak dapat langsung dibeli dengan uang fiat.

Namun, masih dapat dengan mudah membeli koin ini dengan terlebih dahulu membeli Ethereum dari pertukaran fiat-ke-kripto mana pun dan kemudian mentransfer ke bursa yang menawarkan untuk memperdagangkan koin ini

(fpk)

Share :