Microsoft Akan Hadirkan Aplikasi Word, Excel, dan Teams ke Headset Vision Pro Apple

Apple Vision Pro. Foto: Apple

Teknologi.id - Apple baru-baru ini telah menggelar acara siaran langsung tahunannya, yaitu Worldwide Developer Conference (WWDC) 2023 pada 5 Juni lalu. Dalam acara tersebut, Apple memperkenalkan headset augmented reality (AR) pertamanya, Vision Pro. Selama siaran berlangsung Apple secara resmi akan meluncurkan headset yang sudah dinanti-nantikan oleh penggemarnya.

Selain itu, salah satu bagian yang paling tidak terduga dari presentasi tersebut adalah ketika Apple memamerkan versi Vision Pro dari aplikasi Microsoft Word, Excel, dan Teams. Apple tidak menjelaskan secara mendalam dari aplikasi selama acara tersebut melainkan antarmuka pita yang disederhanakan serupa pada versi web Excel dan Word yang ada saat ini.

Apple Vision Pro memiliki bentuk bingkai yang benar-benar membungkus seluruh mata pengguna. Kaca depan pada headset ini memiliki ukuran yang tampak lebih besar dan berbentuk seperti kacamata penyelam. Kemudian, pada bagian belakang headset Vision Pro ini memiliki ikat kepala yang dapat diregangkan sesuai dengan ukuran kepala penggunanya yang berbeda-beda.

Baca Juga: Zuckerberg Bakal Integrasikan AI ke Semua Platform Meta

Beragam Aplikasi yang Akan Mulai Didukung pada Headset Apple Vision Pro

Tampilan Word, Excel, dan Teams pada Apple Vision Pro. Foto: Apple

Apple mengatakan bahwa Microsoft akan mendukung persona 3D-nya meskipun selama acara tidak memamerkan tampilan pada aplikasi tersebut. Kemudian, Unity juga akan dapat mulai beroperasi secara native di headset bersamaan dengan kehadiran dari Microsoft Word, Excel, dan Teams. Artinya, saat headset augmented reality terbaru dari Apple ini, ada banyak aplikasi dan game yang akan tersedia.

Selain itu, Adobe juga menambahkan Lightroom ke Apple Vision Pro sehingga pengguna dapat melakukan pengeditan foto hanya dengan menggunakan tangan dan mata. Persona 3D ini dibuat menggunakan teknik pembelajaran mesin untuk menciptakan wajah pengguna secara virtual. Aplikasi seperti Zoom dan Webex ini juga akan didukung pada headset Apple Vision Pro dengan persona 3D.

Misalnya dalam penggunaan aplikasi Word, pengguna dapat melihat dan memodifikasi dokumen secara intuitif, karena mereka dapat melihat kontennya secara real time. Serupa dengan hal ini, pengguna aplikasi Excel dapat memvisualisasikan dan mengubah data menggunakan grafik 3D yang interaktif, memungkinkan mereka mendapatkan perspektif baru.

AppMaster, platform No-Code memiliki potensi mempercepat pengembangan pengalaman augmented reality (AR) yang kreatif dengan penyederahanan pembuatan aplikasi backend, web, dan seluler. Dengan menggunakan alat desain visual seperti AppMaster, perusahaan dapat mengadopsi teknologi AR dan VR secara lebih luas.

Baca Juga: Era Kecerdasan Buatan: Semua yang Perlu Kamu Tahu tentang AI

Menghadirkan Campuran Virtual dengan Realita

Sistem operasi baru yang digunakan oleh Apple Vision Pro adalah visionOS, yang dibangun di atas fondasi macOS, iOS, dan iPadOS, visionOS memungkinkan memberikan pengalaman spasial yang kuat. Melalui perangkat ini, pengguna memiliki akses ke berbagai aplikasi dan fungsi, seperti game, film, musik, media sosial, alat produktivitas, dan banyak lagi. Selain itu, pengguna juga memiliki akses ke layanan Apple tambahan termasuk iCloud, Apple Music, Apple TV+, dan Apple Arcade serta menggunakan Safari untuk menjelajahi internet.

Selain itu, Apple Vision Pro ini mendukung  dua chipset yang yaitu M2, yang juga digunakan pada beberapa produk MacBook dan Mac terbaiknya, dan co-prosesor R1 yang mengelola realitas campuran dan komponen sensor, seperti melacak kepala, mata, tangan, dan suara dari pengguna. Dukungan dua chipset ini digunakan oleh Apple Vision Pro untuk mendukung kemampuan mixed reality-nya dan menangani aplikasi serta fitur yang tersedia.

Dengan kemampuannya yang dapat memadukan lingkungan nyata dengan elemen digital melalui antarmuka yang mudah digunakan dan dikontrol oleh mata, teknologi AR di headset Vision Pro Apple ini juga dapat membuka jalan dalam transformasi di bidang teknologi. Hal ini pun akan mengubah cara kita bekerja dan berkolaborasi sehingga lebih efisien serta mudah.

Dukungan Microsoft terhadap Apple ini menawarkan masa depan yang menarik terhadap augmented reality di bidang teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari. Pada awal tahun 2024, Apple diperkirakan akan merilis headset Apple Vision Pro seharga $ 3.500 AS atau setara dengan Rp 52 juta (kurs 1 dolar AS = Rp 14.890). Apple Vision Pro ini merupakan headset augmented reality (AR) pertama Apple, yang menggabungkan dunia realita dengan virtual secara mulus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(raa)

Share :