
Foto: 9to5mac
Teknologi.id – Aplikasi pesan instan WhatsApp tengah mengembangkan fitur penerjemahan teks otomatis untuk perangkat ekosistem iOS. Fitur baru ini memungkinkan seluruh pesan yang masuk diterjemahkan langsung di dalam ruang obrolan (chat room). Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu memangkas kebiasaan manual pengguna. Sebelumnya, pengguna harus menyalin teks dan menempelkannya ke aplikasi penerjemah eksternal secara berulang.
Informasi tahap pengembangan ini pertama kali terdeteksi pada versi beta terbaru WhatsApp khusus untuk iPhone. WhatsApp akan menyediakan opsi pengaturan terjemahan otomatis secara individual per obrolan.
Setelah fitur tersebut diaktifkan, sistem secara otomatis akan menerjemahkan setiap pesan baru yang masuk ke bahasa utama pengguna. Pengguna tetap memegang kendali penuh atas pengaturan ini. Mereka dapat memilih dan mengubah pengaturan bahasa asal maupun bahasa tujuan kapan saja sesuai kebutuhan komunikasi.
Kolaborasi Teknologi Apple

Foto: Telkom
Keunggulan utama fitur ini terletak pada mekanisme pemrosesannya. Secara teknis, WhatsApp tidak mengembangkan mesin penerjemahnya sendiri. Mereka memanfaatkan antarmuka pemrograman aplikasi (API) dan kemampuan terjemahan bawaan dari ekosistem sistem operasi Apple.
Proses alih bahasa ini dirancang untuk berjalan sepenuhnya secara lokal di dalam memori internal perangkat (on-device processing). Sistem tidak akan mengirimkan data teks percakapan ke peladen (server) komputasi awan eksternal milik Meta maupun Apple.
Pendekatan lokal ini sangat krusial bagi arsitektur keamanan WhatsApp. Metode ini memastikan sistem enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) khas WhatsApp tetap utuh. Artinya, isi percakapan pengguna dipastikan tidak akan bocor atau dapat dibaca oleh pihak ketiga mana pun selama proses penerjemahan berlangsung.
Baca juga: WhatsApp Luncurkan Fitur Parental Control: Orang Tua Bisa Tinjau Pesan Orang Asing
Dukungan Mode "Offline"
Keuntungan lain dari pemrosesan on-device ini adalah dukungan aksesibilitas luring (offline). Fitur terjemahan otomatis ini tetap dapat berfungsi normal tanpa memerlukan koneksi internet aktif. Syarat utamanya adalah persiapan dari sisi pengguna. Pengguna wajib mengunduh paket data bahasa yang dibutuhkan terlebih dahulu ke dalam ruang penyimpanan iPhone mereka.
Untuk tahap awal pengujian, sistem terjemahan bawaan ini telah mendukung sekitar 21 pilihan bahasa global. Beberapa bahasa utama yang dikonfirmasi tersedia mencakup bahasa Inggris, Indonesia, Jepang, hingga Mandarin.
Baca juga: WhatsApp Siapkan Langganan Berbayar "WhatsApp Plus", Cek Fiturnya!
Fitur ini dirancang untuk beroperasi secara fleksibel. Ia dapat diterapkan pada ruang obrolan pribadi peer-to-peer maupun percakapan skala besar di dalam grup obrolan. Hal ini berpotensi mempermudah komunikasi lintas negara, baik untuk komunitas internasional maupun koordinasi pekerjaan profesional.
Meski fitur ini sudah muncul di versi beta pengembangan iOS, pihak Meta belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal peluncurannya. Ketersediaan fitur ini untuk pengguna publik secara global masih harus menunggu hingga seluruh tahapan pengujian stabilitas selesai.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(WN/ZA)