Aplikasi Pelacak Penerbangan Flightradar24, Begini Cara Pakainya

Aprilia Khairul Amalia . August 30, 2022

Foto: AFP

Teknologi.id - Dengan berkembangnya teknologi saat ini, masyarakat umum kini dapat ikut mengamati langsung proses penerbangan pesawat. Untuk dapat mengikuti proses penerbangan dari suatu pesawat secara live, diperlukan aplikasi tambahan yang menyediakan fitur live flight tracker seperti Flightradar24.

Melalui aplikasi tambahan Flightradar24, masyarakat dapat memantau secara langsung kapan dan di mana suatu pesawat sedang berada.

FlightRadar24 adalah aplikasi yang melacak penerbangan pesawat secara online dari awal penerbangan hingga mendarat di tujuan akhir. Diketahui bahwa Flightradar24 adalah aplikasi pelacakan penerbangan pesawat real-time. Data Flightradar24 tersedia dalam bentuk rute, lokasi keberangkatan, tujuan penerbangan, jenis pesawat, dan data historis penerbangan. 

FlightRadar24 memiliki fitur ADS-B (Automatic Dependent Broadcasting-Monitoring). Fungsi data tersebut adalah menyediakan data, memungkinkan pengguna untuk melacak pergerakan pesawat dari berbagai area dan bahkan dapat memantau kondisi lalu lintas langsung di udara. 

Selain ADS-B, data penerbangan yang dikumpulkan oleh FlightRadar24 juga dikumpulkan dari radar otoritas penerbangan nasional, sistem multimodal (MLAT), satelit, dan FLARM. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa data yang terdapat pada FlightRadar24 cukup akurat. 

Baca juga: WhatsApp Siapkan Fitur Terbarunya, Admin Grup Bisa Hapus Pesan Anggota

Teknologi utama yang digunakan Flightradar24 untuk menerima informasi penerbangan disebut Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B). Berikut adalah informasi tentang ADS-B. 

1. Pesawat mendapatkan lokasinya dari sumber navigasi GPS (satelit)
2. Transponder ADS-B pada pesawat mentransmisikan sinyal yang berisi lokasi (dan banyak lagi)
3. Sinyal ADS-B diambil oleh penerima yang terhubung ke Flightradar24
4. Penerima memasukkan data ke Flightradar24
5. Data ditampilkan di www.flightradar24.com dan di aplikasi Flightradar24

ADS-B adalah teknologi yang relatif baru dalam pengembangan, yang berarti saat ini jarang digunakan oleh Air Traffic Control (ATC). Perkiraannya menunjukkan bahwa sekitar 70% dari semua pesawat penumpang komersial (80% di Eropa, 60% di Amerika Serikat (AS)) dilengkapi dengan transponder ADS-B.

Baca juga : Mahasiswa Universitas Pertamina Raih Juara Pertama Dengan Aplikasi Geothermal

Untuk penerbangan umum, ini mungkin kurang dari 20%. Persentase pesawat yang dilengkapi dengan penerima ADS-B terus meningkat karena akan menjadi wajib bagi sebagian besar pesawat di seluruh dunia pada tahun 2020. Jika diperlukan, ADS-B akan menggantikan radar utama sebagai radar utama, metode pemantauan utama yang digunakan oleh ATC. 


Aplikasi Flightradar24 diketahui telah melacak sekitar 180.000 penerbangan, dari 1.200 maskapai penerbangan. 

Cara Menggunakan FlightRadar24



  • Unduh aplikasi FlightRadar24 melalui Playstore maupun App Store 
  • Setelah terunduh, buka aplikasi tersebut 
  • Setelah aplikasi terbuka, akan muncul pada layar utama gambar peta dunia dan kondisi lalu lintas udara secara realtime
  • Kemudian klik pada kolom pencarian untuk mulai proses pelacakan penerbangan pesawat 
  • Setelah itu akan muncul rute penerbangan suatu pesawat di peta
  • Dari rute tersebut, pelacakan penerbangan pesawat juga bisa dilakukan
  • Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, klik opsi 'more info' yang ada di bagian bawah  rute penerbangan pesawat 

Namun pada versi gratis, terdapat sejumlah fitur yang tak dapat diakses, salah satunya yaitu data cuaca saat penerbangan. Jika ingin bisa akses semua fitur yang tersedia, maka perlu berlangganan dengan biaya sekitar Rp 469.000 per tahun. 


Sebagai informasi, pelacakan penerbangan online dengan aplikasi FlightRadar24 ini juga telah diuji dengan iPhone iOS 15.4.1. Akibatnya, lokasi opsi dan langkah mungkin berbeda dari di Android. 


Jika ingin menggunakan aplikasi ini pastikan internet dalam keadaan lancar agar proses pelacakan tidak terhambat.


(aka)

Share :