Panduan Mudik Gratis 2026: Jadwal & Link Pendaftaran Kemenhub hingga BUMN

Wildan Nur Alif Kurniawan . February 26, 2026


Foto: Kemenhub

Teknologi.id – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada akhir bulan Maret 2026, antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman mulai melonjak tajam. Guna memfasilitasi mobilitas masif tersebut sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas—terutama yang melibatkan pemudik dengan kendaraan roda dua—berbagai kementerian, pemerintah daerah, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali membuka program Mudik Gratis Lebaran 2026.

Kuota yang disediakan pada tahun ini mencapai puluhan ribu kursi yang tersebar melalui berbagai moda transportasi; mulai dari armada bus eksekutif, kereta api, hingga kapal laut. Mengingat tingginya animo masyarakat, pendaftaran selalu menggunakan sistem siapa cepat dia dapat (first come, first served) dan akan ditutup lebih cepat apabila kuota telah terpenuhi.

Bagi Anda yang berencana mengikuti program ini, berikut adalah rangkuman lengkap tautan (link), jadwal, dan cara daftar program mudik gratis 2026 dari berbagai instansi yang wajib Anda catat.

Baca juga: Mudik Hemat 2026! Tiket Kereta Api Diskon 30%, Cek Syarat dan Cara Pesannya di Sini

1. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta kembali menjadi salah satu penyelenggara mudik gratis terbesar yang menyasar lebih dari 20 kota/kabupaten tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra. Tahun ini, Pemprov DKI juga memfasilitasi truk pengangkut sepeda motor.

  • Jadwal Pendaftaran: Klaster kedua dibuka pada 25–27 Februari 2026.

  • Keberangkatan: Truk pengangkut motor diberangkatkan pada 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung, disusul keberangkatan penumpang dengan bus pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas).

  • Tautan Pendaftaran: Pendaftaran wajib dilakukan secara daring melalui portal resmi mudikgratis.jakarta.go.id.

2. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub mengumumkan penyediaan 401 unit bus untuk mengangkut belasan ribu penumpang dan 8 unit truk khusus untuk mengangkut sepeda motor pemudik ke 34 kota tujuan.

  • Jadwal Pendaftaran: Mulai 1 Maret 2026.

  • Tautan Pendaftaran: Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi MitraDarat milik Kemenhub yang dapat diunduh di ponsel pintar.

3. PT PLN (Persero)

Melalui payung program "Mudik Aman Berbagi Harapan BUMN 2026", PLN menyiapkan kuota masif sebanyak 12.500 kursi. Titik keberangkatannya tidak hanya dari Jakarta, melainkan juga Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar, hingga Balikpapan.

  • Jadwal Pendaftaran: 25–28 Februari 2026.

  • Tautan Pendaftaran: Eksklusif hanya melalui aplikasi PLN Mobile. Calon peserta wajib mengunduh aplikasi tersebut, melakukan registrasi akun, dan memilih menu khusus "Mudik Gratis PLN 2026" di halaman utama.

4. PT Jasa Marga (Persero) Tbk

Jasa Marga turut memberangkatkan armada bus menuju berbagai kota utama di sepanjang Jalur Pantura maupun Jalur Selatan Jawa, seperti Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.

  • Jadwal Pendaftaran: Dibuka mulai 25 Februari 2026.

  • Keberangkatan: Dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 06.00 WIB.

  • Tautan Pendaftaran: Dapat diakses langsung melalui laman mudikgratis.jasamarga.co.id.

5. PT Pos Indonesia & Perum BULOG

BUMN lain yang juga tidak ketinggalan adalah Pos Indonesia dan Perum BULOG. Pos Indonesia membuka pendaftaran hingga 28 Februari 2026 melalui tautan bit.ly/mudikposind dengan titik kumpul di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Sementara itu, Perum BULOG mulai membuka pendaftaran pada 26 Februari 2026 yang menyediakan kuota terbatas sekitar 750 kursi melalui tautan resmi linktr.ee/MUDIKGRATISBERSAMABULOG2026.

6. Bank Tabungan Negara (BTN) dan Pegadaian

Bagi nasabah aktif BTN dan Pegadaian, tersedia kuota khusus. BTN menyiapkan sekitar 3.500 kuota (pendaftaran 24–28 Februari 2026), sedangkan Pegadaian menyediakan 3.880 kursi (pendaftaran 12–28 Februari 2026). Pendaftaran dapat dilakukan di sejumlah kantor cabang yang ditunjuk atau melalui kanal digital aplikasi masing-masing perusahaan.

Persyaratan Dokumen & Aturan Main yang Wajib Dipatuhi


Foto: Liputan6

Walaupun diselenggarakan oleh entitas yang berbeda, secara umum syarat administrasi yang ditetapkan kepada calon pemudik sangat identik. Berikut hal-hal krusial yang harus dipersiapkan:

  1. Dokumen Kependudukan: KTP asli dan Kartu Keluarga (KK). Satu orang pendaftar biasanya diizinkan mendaftarkan maksimal tiga hingga empat anggota keluarga yang tertera di dalam satu KK yang sama.

  2. Dokumen Kendaraan (Khusus Bawa Motor): Wajib melampirkan fotokopi dan dokumen asli STNK yang pajaknya masih dalam status aktif.

  3. Proses Verifikasi Fisik: Setelah sukses mendaftar secara daring dan mendapatkan kode booking, peserta diwajibkan melakukan daftar ulang atau verifikasi fisik di lokasi yang ditunjuk panitia. Gagal hadir verifikasi berarti tiket akan hangus dan dialihkan ke pendaftar lain.

  4. Sistem NIK Terintegrasi (Dilarang Daftar Ganda): Pemerintah mengimbau masyarakat untuk hanya mendaftar di satu program saja. Sistem pendaftaran mudik tahun 2026 telah terintegrasi untuk mendeteksi Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda. Jika Anda ketahuan mendaftar di Kemenhub sekaligus di PLN, kepesertaan Anda di salah satu atau bahkan keduanya dapat digugurkan secara otomatis.

Baca juga: Berkendara Lebih Aman dengan Fitur Baru Google Maps

Masyarakat diimbau untuk segera mempersiapkan berkas digital (foto KTP dan KK) dan memastikan koneksi internet stabil saat waktu pendaftaran dibuka. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menikmati perjalanan pulang kampung yang aman, nyaman, dan tentunya ramah di kantong.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar