NASA Putuskan Tunda Misi Pendaratan Artemis di Bulan Pada 2025, Ini Alasannya

Azriel Agustian . January 10, 2024

misi Artemis NASA

Foto: NASA 

Teknologi.id - Program Artemis adalah program antariksa yang memiliki tujuan untuk mendaratkan "wanita pertama dan pria berikutnya" di Bulan, khususnya di wilayah kutub selatan Bulan pada tahun 2025.

Namun, kabar terbaru menyebutkan misi Artemis III, yang direncanakan akan mendaratkan manusia di bulan akan ditunda hingga setidaknya September 2026. Sebelumnya, perjalanan ini dijadwalkan pada tahun 2025.

Penundaan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor utama. Beberapa faktor antara lain karena pengembangan Starship dan pakaian antariksa yang mengalami kemunduran.

Starship merupakan sistem roket dan pesawat luar angkasa raksasa yang diharapkan akan membawa astronot dari orbit bulan ke kutub selatan bulan. Starship dikembangkan oleh perusahaan SpaceX.

Baca Juga: Terpecahkan Alasan Pakaian Antariksa Astronot NASA Berwarna Putih Salju

Alasan Nasa Menunda Misi Artemis ke Bulan

Mengutip laporan dari CNBC, Misi Artemis telah mengalami beberapa kali penundaan dan kesalahan teknis, jadi ada banyak tekanan pada peluncuran kali ini. Misi Artemis 1 telah menelan biaya yang melonjak menjadi US$4 miliar (Rp 60 triliun)

"Ini adalah uji terbang, oke dan bukan tanpa risiko. Kami telah menganalisis risiko sebaik mungkin, dan kami telah mengurangi juga sebaik mungkin," kata Bob Cabana, Associate Administrator NASA.

"Tapi kami menekankan Orion di luar apa yang sebenarnya dirancang. Dalam persiapan untuk mengirimnya ke bulan dengan kru dan kami ingin memastikan bahwa itu bekerja dengan sempurna ketika kami melakukan itu dan bahwa kami memahami semua risikonya. Kami akan belajar banyak dari uji terbang ini"

Dua uji coba penerbangan Starship pada tahun 2023 berakhir dengan kegagalan dan ledakan.

SpaceX kini menghadapi perjalanan panjang untuk mengembangkan pendarat bulan mereka. Bahkan, setelah Starship berhasil mencapai orbit Bumi, perusahaan harus memecahkan tantangan memastikan kendaraan memiliki bahan bakar yang cukup untuk melakukan perjalanan ke bulan.

Tantangan ini diperkirakan akan melibatkan setidaknya 10 penerbangan pengisian bahan bakar ulang. "Kita harus realistis," ungkap NASA Associate Administrator Jim Free dalam konferensi pers, dilansir dari Space.

Jensen menyatakan bahwa SpaceX mungkin siap dan mendapatkan persetujuan regulasi yang diperlukan untuk uji coba penerbangan Starship ketiga pada bulan Februari mendatang.

Artemis II diperkirakan akan membuka jalan bagi misi Artemis III pada akhir dekade ini. Pada misi itu, NASA berjanji akan menempatkan perempuan dan orang kulit berwarna di permukaan Bulan untuk pertama kalinya.

Hal ini juga menandai pertama kalinya manusia mendarat di Bulan sejak program Apollo berakhir pada tahun 1972.

NASA menargetkan tanggal peluncuran Artemis III pada 2025, meskipun Inspektur Jenderal badan antariksa tersebut telah mengatakan penundaan kemungkinan akan mendorong misi tersebut ke tahun 2026 atau lebih.

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar