Geger! Pemerintah AS Rencanakan Serangan Militer ke Houthi di Yaman Lewat Grup Signal

Anita Anggi Anggraeni . March 25, 2025

Foto: mediaite.com

Teknologi.id - Pemimpin redaksi The Atlantic, Jeffrey Goldberg, tanpa diduga dimasukkan ke dalam grup Signal bernama Houthi PC Small Group, yang di mana tempat para pejabat AS mendiskusikan operasi serangan militer ke Houthi di Yaman.

Kejadian yang dialami oleh Goldberg ini terjadi hanya beberapa jam sebelum operasi serangan militer itu dilakukan pada 15 Maret lalu.

Baca juga: Trump Pangkas Dana Kesehatan, Bill Gates Beri Peringatan Serius

Percakapan dalam grup itu bukanlah sekedar obrolan biasa, melainkan apa yang dibahas benar-benar terjadi secara nyata.

Serangan ke Houthi berlangsung sesuai rencana, dan juru bicara National Security Council, Brian Hughes, menyatakan akan menyelidiki bagaimana nomor tak dikenal bisa masuk ke dalam grup tersebut.

Grup yang berisi 18 anggota ini mencakup tokoh penting seperti Wapres AS JD Vance, Menhan Pete Hegseth, dan Direktur National Intelligence Tulsi Gabbard.

Mereka dengan santai mendiskusikan isu keamanan nasional, tanpa menyadari bahwa Jeffrey Goldberg ada di dalam grup dan bisa membaca seluruh percakapan mereka.

Baca juga: Netanyahu Setujui Gencatan Senjata di Gaza Karena Israel Alami Krisis?

Menurut laporan The Verge (25/3/2025), Goldberg sendiri merasa bingung bagaimana ia bisa masuk ke dalam grup tersebut dan apakah benar-benar tak ada yang menyadarinya.

Namun, seharusnya membahas operasi militer rahasia seharusnya tidak dilakukan melalui platform percakapan kelas konsumen seperti Signal, meskipun keamanannya lebih tinggi dibanding aplikasi lain.

Signal memang memiliki enkripsi end-to-end yang melindungi pesan dari pihak luar, tetapi jika satu perangkat disusupi, seluruh percakapan bisa terbuka.

Goldberg bahkan bertanya kepada seorang pengacara keamanan nasional, yang menegaskan bahwa Signal tidak boleh digunakan untuk berbagi informasi rahasia karena tidak memiliki izin resmi.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(AAA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar