Era Mobil Terbang Jadi Kenyaatan, 2.850 Orang Sudah Pesan, Segini Harganya

Azriel Agustian . March 06, 2024


Foto : sfchronicle.com

Teknologi.id - Tujuan awal menciptakan teknologi mobil terbang ini memang untuk mengatasi kemacetan yang selama ini mengganggu aktivitas kita. Semakin meningkatnya jumlah kendaraan pribadi tetapi tidak didukung dengan kesadaran berlalu lintas yang baik membuat kemacetan semakin parah dan sulit untuk dihindari.

Jika ini dibiarkan maka potensi meningkatnya kecelakaan lalu lintas bisa saja terjadi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diciptakan mobil terbang yang dapat mengurangi kemacetan di suatu kota.

Mobil terbang sebentar lagi akan lalu-lalang di udara. Alef Aeronautics, startup yang dibeking SpaceX milik Elon Musk, mengatakan produk 'Alef Model A' sudah dipesan sebanyak 2.850 orang.

Alef Model A adalah mobil terbang yang memiliki dua kursi. Kendaraan futuristik ini ditargetkan akan tersedia secara komersil pada 2025 mendatang.

BACA JUGAIkuti Tren, Xiaomi Pamerkan Mobil Listrik SU7 Max pada Ajang MWC 2024

Foto : haber.aero

Para pemesan yang ingin merasakan sensasi pertama mengendarai mobil terbang wajib membayar deposito sebesar US$ 150 atau setara Rp 2,3 jutaan.

Alef merencanakan mobil terbang perdananya akan dijual US$ 300.000 atau Rp 4,7 miliar saat tersedia secara massal.

Artinya, jika 2.850 pemesan pada akhirnya jadi membeli mobil tersebut, Alef akan menerima pemasukan senilai US$ 850 juta atau Rp 13,4 triliun, dikutip dari CNBC International, Senin (4/2/2024).

"Hari ini kami menerima angka pemesanan sebanyak 2.850. Ini kendaraan udara paling laris sepanjang sejarah, melebihi Boeing, Airbus, Joby Aviation, dan kebanyakan kendaraan listrik vertikal takeoff dan landing (eVTOL) lainnya," kata CEO Alef, Jim Dukhovy.

Alef merupakan salah satu startup yang membuat mobil terbang. Startup lainnya adalah Lilium, yakni startup taksi terbang asal Jerman, serta Joby Aviation dari China.

Tahun lalu, raksasa telko asal Korea Selatan SKTelecom mengatakan akan meluncurkan layanan taksi terbang pada 2025, bekerja sama dengan Joby Aviation.

BACA JUGAKesulitan Setup Laptop Windows, Elon Musk Minta Bantuan Bos Microsoft

Foto : techgolly.com

Kebanyakan pemain di industri mobil terbang meluncurkan produk yang tampilannya mirip jet. Kendaraan itu punya sayap yang tertempel pada sisian mobil.

Namun, Alef memberikan penawaran berbeda. Desain mobil terbangnya benar-benar mirip mobil, tetapi memiliki cangkang pelindung rotor di dalam kendaraan yang memungkinkan aliran udara masuk ke perangkat.

Dukhovy mengatakan mobil buatan Alef adalah mobil terbang pertama di dunia. Sebab, desainnya benar-benar mirip mobil tetapi bisa terbang.

"Saya tahu banyak yang bilang sudah meluncurkan mobil terbang pertama. Namun, mobil terbang harus punya desain fisik seperti mobil pada umumnya," kata dia.

Model A memiliki kecepatan 110 mil per jam. Namun, di daratan kendaraan itu bisa memiliki kecepatan antara 25-35 mil per jam.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(aa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar