Awas Jadi Korban Voice Phising, Hati-hati Telepon Tak Dikenal

Sekar Arum Pangastuti . July 23, 2024
sumber: freepik.com/ freepik


Teknologi.id – Sedang marak terjadi penipuan menggunakan nomor telepon luar negeri. Motif pelaku ialah mendapatkan sampel suara korban yang akan digunakan untuk menipu orang lain.  Diduga penipuan ini memanfaatkan suara dari kecerdasan buatan (AI).

Fenomena voice phising tengah marak terjadi di Korea Selatan dengan modus meniru suara keluarga korban menggunakan AI.

Dalam rangka menjalankan aksinya, pelaku menelpon korban menggunakan nomor asing dan memancing korban untuk melontarkan satu hingga dua patah kata yang akan direkam. Suara rekaman korban inilah yang akan diolah menggunakan Deep Voice AI.

Menurut perusahaan anti virus McAfee, gaya bicara seseorang dapat ditiru oleh AI dengan sampel suara kurang lebih 3 detik. Jadi, meskipun korban hanya mengatakan “Halo” rekaman tersebut tetap dapat ditiru oleh Deep Voice AI.

Baca juga: Waspada Modus Penipuan Baru Salah Transfer, Lakukan Ini Segera!

Dikutip dari kompas.com, Senin (22/7/2024), menurut pakar keamanan siber vaksin.com, Alfons Tanujaya mengatakan sulit untuk mencegah peniruan suara menggunakan AI. Saat ini teknologi AI memang mampu menirukan suara dengan modal sampel 3 detik. Tetapi, seharusnya tiruan menggunakan sampel yang sedikit masih akan tampak kurang sempurna.

Sebaliknya, semakin banyak sampel yang ada maka tiruan yang dibuat akan semakin mirip. Dilansir dari foxbusiness.com, Sabtu (23/9/2023) sampel selama 10 detik sudah cukup untuk membuat tiruan realistik menggunakan Deep Voice AI.

Tujuan utama pelaku adalah membuat korban berpikir orang yang dicintainya sedang dilanda masalah. Maka dari itu, diharapkan masyarakat berhati-hati untuk mengikuti perintah dari nomor yang tidak dikenal. Apabila diperlukan segeralah memverifikasi informasi tersebut agar Anda tidak menjadi korban penipuan.

Baca Berita dan Artikel lain di Google News

(sap)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar