Retas Bukalapak, Hacker Klaim Jual 13 Juta Akun Pengguna

Hacker
Foto: IBTimes UK

Teknologi.id – Hacker asal Pakistan yang dikenal dengan nama Gnosticplayers mengklaim telah meretas sejumlah platform online dan menjual akun-akun yang berhasil dibobol.

Gnosticplayers mencatat ada 26,43 juta akun dari delapan situs web populer yang dijual bebas di Dream Market, situs jual beli yang ada di dark web. Dari kedelapan situs, dua diantaranya merupakan situs asal Indonesia yakni Youthmanual dan Bukalapak.

Dilansir dari The Hacker News, peretas mengungkapkan ada 13 juta akun Bukalapak dan 1,12 juta akun Youthmanual yang diretas dan dijual melalui Dream Market.

Baca juga: Apa Perbedaan Antara Hacker, Cracker, dan Scammer? 

Peretas menjual database kedelapan situs tersebut secara terpisah. Dijual dengan total nilai 1.2431 Bitcoin atau sekitar US$5.000 setara Rp70,5 juta (kurs US$1=Rp14.100).

Selain dua situs tersebut, secara rinci Gnosticplayers mengungkapkan enam situs lain yang berhasil dibobol. Situs tersebut meliputi GameSalad dengan 1,5 juta akun, Lifebar dengan 3,86 juta akun, EstanteVirtual dengan 5,45 juta akun, dan Coubic dengan 1,5 juta akun.

Menurut pengakuan Gnosticplayers kepada The Hacker News, peretasan ini merupakan yang keempat yang pernah ia lakukan. Sebelumnya, ia telah meretas nyaris 890 juta akun online dari 32 website populer. Peretasan itu ia lakukan dalam tiga babak dan kini Bukalapak termasuk dalam babak keempat.

Untuk rinciannya, ada 620 juta akun yang dicuri dari 16 situs di babak pertama, 127 juta akun dari 8 situs di babak kedua, dan 92 juta akun dari 8 situs di babak ketiga.

Walau ia sempat mengaku babak ketiga itu bakal menjadi aksi peretasan terakhirnya, tapi nyatanya ia kembali melancarkan aksinya tersebut. Peretasan babak keempat ini menyerang total 27 juta akun dari enam situs yang telah disebutkan di atas.

(DWK)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *