Elon Musk Ajak Penduduk Bumi Beralih ke Mars, ini Sebabnya

Fabian Pratama Kusumah . July 22, 2021

Foto: Market Research Biz

Teknologi.id - Elon Musk mengkhawatirkan populasi di Bumi yang semakin banyak, yang ia sebut dengan istilah 'collapse population'. Ia pun mengajak manusia pindah ke Mars.

Sebenarnya seruan Musk untuk membangun kolonisasi di Mars sudah ia gaungkan sejak beberapa tahun terakhir.

Akan tetapi, tweet pada 14 Juli 2021 ayah dari tujuh orang anak ini kembali membahas soal masalah yang mengharuskan penduduk Bumi migrasi ke Planet Merah.

"Saya mencoba memberi contoh yang baik! Keruntuhan populasi adalah masalah yang jauh lebih besar daripada yang disadari orang dan itu hanya untuk Bumi.”

“Mars sangat membutuhkan manusia, mengingat populasi saat ini nol. Manusia adalah penjaga kehidupan lain di Bumi. Mari kita bawa kehidupan ke Mars!" tulisnya di akun Twitter miliknya.

Baca juga: Game Sepakbola PES Resmi Dihapus Konami, ini Gantinya

Dilansir Detik dari CNBCTV18, pada bulan Februari lalu, sang miliarder itu juga pernah membahas tentang mengirim manusia ke Mars dan menetapkan timeline sekitar lima setengah tahun.

Elon Musk juga telah membuat daftar sejumlah batasan yang dapat menghambat timeline. Ia sudah merencanakan cara membangun Mars sebagai peradaban mandiri dan diiringi kemajuan teknologi.

Banyak yang mengkritik rencana Musk dan pendekatannya mengirim manusia ke luar angkasa.

Baca juga: Elon Musk Beralih Kripto Dogecoin ke Shiba Inu?

Activista, agensi kreatif yang berbasis di Los Angeles, telah menempatkan papan iklan di luar markas SpaceX California yang bertuliskan 'Mars Sucks' sebelum Hari Bumi 2021.

Yang menyiratkan bahwa Musk dapat berbuat lebih banyak untuk menyelamatkan Bumi daripada mencoba menjajah Mars.

Sesuai laporan yang diterbitkan di The Lancet tahun lalu, Institute of Health Metrics and Evaluation, University of Washington telah menyarankan bahwa ancaman keruntuhan populasi cukup nyata dan tidak boleh diabaikan.

Laporan tersebut menyatakan tingkat kesuburan di seluruh dunia akan mengalami penurunan serius antara tahun 2050 hingga 2100-an.

(fpk)

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler