Selain Foto Ghozali, Ini  Barang NFT Teraneh & Termahal di Dunia

Muhammad Iqbal Mawardi . January 13, 2022

Foto: Unsplash

Teknologi.id – Non-fungible Token atau yang lebih sering disingkat sebagai NFT saat ini tengah ramai diperbincangkan setelah seorang pemuda asal Indonesia Timur, Ghozali mendadak menjadi miliarder karena menjual foto selfienya dalam bentuk NFT.

Secara singkat, NFT merupakan berkas digital yang identitas dan kepemilikannya diverifikasi pada blockchain, yang tidak dapat dipertukarkan tapi dapat diperjualbelikan.

Aset kripto yang umumnya berupa karya berbentuk digital ini memang memiliki cukup unik dan berbeda. Oleh karenanya, berikut jenis NFT paling aneh dan berharga tinggi di dunia.

Kicauan Pertama di Twitter Tahun 2006

Siapa yang sangka jika kicauan pertama di Twitter, yakni tweet dari CEO Twitter Jack Dorsey ini dijual dengan harga yang fantastis di NFT. Dorsey menjual tweet tersebut sebagai aset NFT seharga $2,9 juta atau sekitar Rp. 41,6 miliar rupiah.

NFT tersebut dibeli oleh seorang CEO Bridge Oracle, perusahaan blockchain asal Malaysia. CEO tersebut bernama Sina Estavi.

Jack Dorsey menandatangani NFT tersebut untuk meresmikannya. Selain itu, NFT ini juga termasuk ke dalam rentetan NFT termahal di dunia.

Simfoni Kentut

Seorang sutradara film asal Brooklyn, Alex Ramirez Mallis berhasil menjual sebuah bunyi kentut. Namun, kentut tersebut dipoles dengan balutan seni digital dimana kentut tersebut dibuat sebagai sebuah simfoni.

Sutradara 35 tahun tersebut merekam suara kentut ia dan teman-temannya terhitung sejak bulan Maret 2020. Dan setahun kemudian, ia menyusun suara-suara kentut tersebut menjadi sebuah simfoni yang berdurasi 52 menit.

Ia menawarkan kentut NFT tersebut agar dapat diual sebagai token membuatnya menjadi kalender kentut dengan nama “Year of Farts: Master Collection” di platform OpenSea. Simfoni kentut tersebut dijual secara satuan mulai dari harga 85 dolar AS atau sekitar Rp1,2 juta. 

Baca juga: Mau Jual NFT di OpenSea Seperti Ghozali? Ini Caranya

Parfum Digital

Alasan utama seseorang membeli parfum tentu saja karena wanginya, namun parfum digital yang diproduksi Look Labs di Berlin, Jerman ini hanya hadir dalam bentuk digital, tidak ada wujud aslinya. 

Parfum ini diberi nama "Cyber Eau de Parfum", dan dinobatkan sebagai wewangian digital pertama di dunia dan disebut memiliki aroma metaverse.

NFT unik ini ini dijual seharga $18.000 atau sekitar Rp. 258,2 juta. 

Tisu Toilet Digital dengan Bunga

Perusahaan tisu toilet asal Amerika Serikat, Charmin, memperkenalkan gulungan tisu toilet digital pertamanya pada Maret 2021 lalu.

Tak hanya menampilkan gambar tisu toilet semata, Charmin juga menambahkan bunga dan dekorasi warna-warni dengan latar belakang berwarna biru pada NFT berjenis gambar yang satu ini.

Walau hanya gambar, NFT tersebut dibanderol dengan harga $4.100  atau sekitar Rp58,8 juta.

Pendapatan dari karya seni yang aneh ini sebagian besar diberikan ke organisasi kemanusiaan bernama Direct Relief, sementara Charmin hanya mendapat 0,01% dari hasil penjualannya.

Artikel Tentang NFT

Dua orang penulis yang membahas mekanisme NFT, platform NFT OpenSea, dan cara menjual NFT ini menjadikan artikelnya sebagai NFT yang dapat diperjualbelikan. Di akhir artikel, mereka menuliskan  bahwa artikel tentang NFT tersebut dapat dibeli sebagai NFT.

Terkesan lucu dan tentunya konyol, artikel tersebut berhasil terjual dengan seharga $1.814 atau sekitar Rp.26 juta. Uang yang diperoleh kemudian disumbangkan ke International Women's Media Foundation.

(MIM)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar