UI Design Tips: Hal-hal yang Sebaiknya Dipertimbangkan Saat Mendesain UI

Artikel ini merupakan repost dari tulisan Dwinawan Hariwijaya. Baca artikel sumber.

Berikut adalah hal hal yang bisa teman-teman pertimbangkan saat membuat UI design 🙂

1. Shadow

Bukan bermaksud mengajak menghindari penggunaan shadow. Saya sendiri sangat menyukai shadow, dengan menggunakan shadow, sebuah elemen terlihat sangat menonjol.

Tapi sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan shadow, sebaiknya kroscek dulu dengan developer. Apakah memungkinkan untuk menggunakan shadow?. Jika memungkinkan maka silahkan gunakan shadow.

Alternatif jika belum memungkinkan menggunakan shadow saat development.

 

Tapi jika memang dalam versi awal ini belum bisa menggunakan shadow karena kendala teknis misalnya, maka jangan dipaksakan untuk mendesain menggunakan shadow.

Sebagai alternatifnya bisa menggunakan border terlebih dahulu jika memang tujuannya adalah sebagai pemisah antara elemen dengan background. Atau membuat background nya menjadi lebih gelap


2. Border terlalu tipis hampir tidak terlihat

Saya menyukai design minimalis dan clean. Hal itu membuat saya berusaha untuk selalu membuat design yang clean. Bahkan jika diperlukan adanya border, saya akan membuat border itu se-subtle/sehalus mungkin, agar terlihat clean.

Padahal dengan border yang subtle akan membuat user kesulitan untuk memisahkan antar konten saat melihatnya. Seperti contoh dibawah ini.

Design yang saya anggap clean, dengan border yang tipis. Tapi jika dilihat, akan membuat susah untuk fokus di satu konten, karena konten yang lain terasa bercampur karena border yang kurang jelas.
Dengan menggunakan border yang jelas, akan memperjelas juga pemisah antar konten. Sehingga jika dilihat, akan membantu untuk fokus di satu konten.

Design clean memang sangat diidamkan, tapi diatas itu ada kenyamanan user yang harus diperhatikan.


3. Ketika membuat dialog konfirmasi. Jangan membuat semua tombol CTA terlihat sama

ika konteksnya adalah memberikan konfirmasi dalam sebuah flow. (Misal: Flow Download File, Flow Pemesanan, Flow Pengisian Data) , Maka sebaiknya tombol yang menuntun user untuk melanjutkan ke flow berikutnya dibuat menjadi lebih jelas.

Karena dengan membuat tombol terlihat sama akan membuat user berpikir selama beberapa saat untuk mencari tombol untuk melanjutkan ke flow berikutnya.


4. Jangan membuat form isian yang terlalu panjang

Form isian yang terlalu panjang dalam satu halaman akan membuat user sedikit ketakutan. Maka jika memungkinkan untuk dibuat menjadi beberapa halaman maka lakukanlah.

Dengan membuat flow pengisian data menjadi beberapa halaman akan ada semacam “Sense of achievement” yang membuat user nyaman untuk melanjutkan ke halaman berikutnya karena mengetahui berapa step yang harus dilalui.

Dan jika terjadi kesalahan dalam pengisian inputan, user juga akan lebih cepat untuk memperbaikinya.


5. Jangan lupa membuat Feedback

Feedback yang dimaksud disini adalah hal yang selanjutnya terjadi setelah user melakukan suatu operasi. Misalnya: Upload Foto. Upload foto membutuhkan waktu untuk mengupload ke server , sehingga user diharuskan untuk menunggu.

Jika setelah user memilih foto dan tidak ada feedback sama sekali maka user akan kebingungan. Mereka akan bertanya tanya apa yang terjadi? apa yang harus dilakukan? apakah fotonya sudah terupload?

Saat membuat ui design jangan lupa untuk selalu membuat feedback, terlebih jika ada kondisi dimana user diharuskan untuk menunggu.


Semoga bermanfaat 🙂

Baca juga: Skillset seorang UI Designer dalam sebuah cerita.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *