Mengenal 4 Cara Hacker Bobol Akun WhatsApp

Sutrisno Zulikifli . June 29, 2020

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)



Teknologi.id - Peretasan akun WhatsApp belakangan cukup marak. Sementara, hampir dipastikan, sumber-sumber informasi penting tiap orang dilakukan via aplikasi chating paling populer di Indonesia itu.

Tentu pembobolan akun WhatsApp itu sangat merugikan. Selain membuka aib, juga kerap digunakan oleh penjahat siber untuk melakukan tindakan di luar sepengetahuan pengguna akun, seperti memeras atau meminta sejumlah uang kepada orang lain.

Komunitas Ethical Hacker Indonesia mengungkap setidaknya ada empat cara yang umumnya digunakan oleh para hacker. Pendiri Komunitas Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto membeberkan cara hacker membobol akun WhatApp, seperi dilansir Kumparan:

BACA JUGA: Sering Diabaikan, Ini Dia Ciri-ciri Smartphone Disadap Hacker

1. Pegasus
Pegasus ialah sebuah software intelejen yang dibuat oleh perusahaan mata-mata Israel, bernama NSO Group Technologies.

Pegasus punya fungsi membaca SMS, email, dan pencarian web. Bahkan, software ini bisa secara otomatis melakukan panggilan telepon, melacak lokasi, membajak mikrofon, hingga mengaktifkan kamera ponsel akun WhatsApp yang dibajak.

Beberapa waktu lalu, WhatApp juga telah melayangkan protes ke pengadilan atas tindakan NSO, yang dituding telah membobol 1.400 akun WhatApp milik pemerintah, jurnalis, dan aktivis.

2. SIM Swap
Kasus yang menimpan jurnalis senior, Ilham Bintang pada Januari lalu ialah contoh pembobolan akun dengan metode SIM Swap. SIM swap adalah metode peretasan dengan mengambil alih kartu SIM seluler korban. Caranya, bisa dengan mencuri ponsel, hingga membuat kartu SIM baru dengan berbagai upaya penipuan.

Metode SIM Swap ini membuat hacker leluasa dengan sangat mudah mendapatkan kode on time password (OTP) dan masuk ke akun korban, setelah menguasai SIM card dengan nomor ponsel tertentu.

BACA JUGA: ELSAM Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Segera Dibahas

Kode OTP adalah password sekali pakai yang dikirimkan layanan internet lewat SMS atau telepon jika seseorang mau masuk ke sebuah akun.

3. Spyware
Dengan tidak mengunduh aplikasi sembarangan ialah cara untuk meminimalisir masuknya spyware. Spyware adalah 'mata-mata' yang biasanya ada pada sebuah aplikasi ilegal. Makanya, sangat disarankan untuk mengunduh aplikasi resmi dari toko aplikasi resmi terpercaya.

Spyware ini bisa dengan mudah melacak aktivitas SMS dan telepon pada akun WhatsApp berada. Bahaya lainnya yakni spyware tidak mudah disadari keberadaannya.

Tapi, tetap ada caranya. Keberadaan spyware di sebuah perangkat sebenarnya bisa diketahui lewat riwayat penggunaan internet harian. Apabila ada lonjakan penggunaan data internet yang cukup jauh dan tidak wajar, maka itu ada indikasi spyware.

Jika HP sudah disadap, dalam rentang beberapa waktu, entah itu per jam atau per hari, pasti ada aktivitas pengiriman data perangkat korban ke server milik hacker.

BACA JUGA: Cara Mudah Mengetahui WhatsApp Diblokir Seseorang

4. Call forwarding
Call forwarding, adalah fitur yang memang disediakan operator seluler untuk melakukan pengalihan komunikasi telepon dari suatu nomor ponsel ke nomor ponsel lainnya, yang disediakan untuk memudahkan pelanggan.

Belakangan, fitur ini sering disalahgunakan untuk mengetahui OTP milik korban. Salah satu korban yang pernah kena hack melalui call forwarding adalah Maia Estianty.

Hacker sering berakting mengelabui korban untuk mengaktifkan call forwarding yang hanya bisa diaktifkan dari ponsel korban. Yaitu, dengan cara menekan * * 21 *, dilanjutkan dengan nomor tujuan yang mau dialihkan, kemudian pencet # Yes/OK. 

(sz)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya