WhatsApp Siapkan Fitur Pin hingga 20 Chat untuk Pengguna Berbayar

Wildan Nur Alif Kurniawan . March 05, 2026


Foto: WABetaInfo

Teknologi.id – Lanskap aplikasi perpesanan instan di seluruh dunia terus mengalami transformasi dinamis guna merespons kompleksitas kebutuhan para penggunanya. Whatsapp, platform perpesanan populer tersebut dikabarkan akan meningkatkan fitur penyematan (pinning) ruang obrolannya secara signifikan melalui sebuah paket premium berbayar.

Kabar mengenai kemampuan fungsionalitas baru ini pertama kali ditemukan dan diungkap ke publik oleh WABetaInfo, sebuah entitas yang selama ini menjadi rujukan utama dalam memantau berbagai pembaruan dan fitur eksperimental yang sedang diuji coba oleh pengembang WhatsApp.

Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu! Cara Pantau WhatsApp Anak dari Kontak Asing

Dari 3 Menjadi 20: Kalkulasi Ekspansi Slot Penyematan

Secara konseptual, fitur penyematan merupakan fungsi krusial untuk menahan posisi percakapan penting agar selalu berada di urutan teratas layar utama aplikasi. Berdasarkan data operasional saat ini, pengguna WhatsApp versi standar hanya diizinkan untuk menyematkan maksimal 3 ruang obrolan saja. Batasan ini sering kali dirasa kurang memadai bagi individu dengan intensitas komunikasi yang sangat tinggi.

Paket Premium yang sedang dirancang akan memberikan terobosan berupa 17 slot penyematan tambahan. Dengan kalkulasi matematis tersebut (3 slot dasar ditambah 17 slot ekstra), pengguna berbayar nantinya akan memiliki kapasitas raksasa untuk menyematkan hingga 20 ruang obrolan sekaligus di kotak masuk mereka.

Jejak Teknis di Versi Beta Android 2.26.9.9

Sebagai sebuah terobosan perangkat lunak, detail kemunculan fitur ini tentu tidak luput dari pantauan teknis. WABetaInfo mencatat bahwa jejak awal dari fitur penyematan hingga 20 obrolan ini pertama kali terlihat mengudara pada pembaruan WhatsApp beta untuk sistem operasi Android, tepatnya pada versi 2.26.9.9.

Identifikasi versi spesifik ini menjadi sinyal kuat bahwa tim pengembang tengah merancang ulang infrastruktur data mereka. Kendati demikian, fitur ini dilaporkan masih berada dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan awal. Setelah seluruh proses pengujian stabilitas teknis dinyatakan lolos uji kelayakan, WhatsApp merencanakan peluncuran inovasi ini secara bertahap kepada publik agar tidak mengganggu performa server global.

Baca juga: Resmi! WhatsApp Uji Coba Fitur Pesan Spoiler untuk Sensor Teks Sensitif di Obrolan

Utilitas untuk Pemilik Usaha dan Opsi Gratis "Daftar"

Pergeseran menuju layanan berbasis langganan ini menargetkan demografi pengguna yang sangat spesifik. Pemilik usaha kecil diproyeksikan menjadi pihak yang paling diuntungkan dari kehadiran fitur premium ini. Dalam realitas operasional bisnis, sistem penyaringan visual yang kuat dari 20 slot pin ini memungkinkan para pelaku usaha untuk memprioritaskan percakapan krusial seperti negosiasi dengan pemasok atau keluhan pelanggan VIP tanpa harus membuang waktu mencarinya di tumpukan riwayat pesan.

Di sisi lain, bagi mayoritas pengguna reguler yang tidak membutuhkan kapasitas penyematan masif dan enggan beralih ke layanan berbayar, WhatsApp tidak menutup mata. Laporan tersebut mencatat bahwa pengguna gratis tidak akan ditinggalkan; mereka masih bisa memanfaatkan alternatif pengorganisasian pesan melalui fitur "Daftar" (Lists). Fitur bawaan ini tetap dapat diandalkan sebagai solusi manajemen kotak masuk yang fungsional tanpa memungut biaya sepeser pun.

Langkah WhatsApp ini mencerminkan strategi monetisasi baru yang hati-hati: menawarkan alat bantu power-user bagi yang bersedia membayar, sembari tetap menjaga fungsionalitas inti bagi basis pengguna reguler mereka di seluruh dunia.



Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(wn/sa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar