
Teknologi.id – WhatsApp, kembali melakukan inovasi untuk meningkatkan pengalaman penggunanya, kali ini, platform yang bernaung di bawah perusahaan Meta tersebut dilaporkan tengah mengembangkan sebuah fitur pemformatan teks baru yang sangat dinantikan. Fitur yang diberi nama "Pesan Spoiler" ini dirancang secara khusus untuk menyembunyikan sebagian atau seluruh isi pesan teks yang mengandung informasi sensitif, kejutan, atau bocoran alur cerita (spoiler) dari film, buku, hingga acara televisi.
Kehadiran fitur inovatif ini diharapkan dapat memecahkan masalah klasik dalam komunikasi digital, yakni bagaimana membagikan informasi rahasia atau penting tanpa secara tidak sengaja merusak kenyamanan penerima pesan yang belum siap membacanya.
Terdeteksi di Versi Beta Android dan iOS
Kabar pengembangan fitur pesan spoiler ini pertama kali diendus oleh WABetaInfo, sebuah situs independen yang secara rutin membedah dan melaporkan uji coba fitur-fitur WhatsApp yang belum dirilis ke publik. Berdasarkan pantauan mereka, fitur pemformatan teks tersembunyi ini mulai diuji coba pada pembaruan WhatsApp Beta untuk Android dengan versi 2.26.7.10 yang didistribusikan melalui Google Play Store.
Tak hanya berhenti di ekosistem Android, pengujian fitur serupa kabarnya juga sedang dipersiapkan dan mulai diperluas kepada sejumlah penguji beta di perangkat iOS. Langkah ini menunjukkan bahwa WhatsApp serius dalam mempersiapkan fitur privasi konten ini agar dapat berjalan optimal secara lintas platform sebelum dirilis secara global.
Baca juga: Makin Mirip Instagram! WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends Buat Status Lebih Privat
Cara Kerja Pemformatan Pesan Spoiler
Mekanisme pengaktifan fitur spoiler ini dikembangkan agar sangat ramah pengguna (user-friendly). Bagi pengguna yang ingin menyamarkan pesannya, mereka hanya perlu melakukan beberapa langkah sederhana sebelum menekan tombol kirim.
Pertama, pengguna mengetik pesan seperti biasa di kolom obrolan. Kedua, sorot (highlight) kata, kalimat, atau paragraf tertentu yang dianggap sebagai spoiler atau informasi sensitif. Ketiga, buka menu pemformatan teks (menu yang sama untuk membuat huruf tebal atau miring), lalu pilih opsi "Spoiler".
Secara otomatis, sistem akan menambahkan dua garis vertikal (||) di awal dan akhir teks yang disorot tersebut. Begitu pesan dikirimkan, teks yang telah diformat tidak akan langsung terbaca di layar obrolan. Teks tersebut akan tampil dalam kondisi tersensor atau tertutup oleh blok visual. Untuk membacanya, penerima pesan diwajibkan melakukan tindakan sadar dengan mengetuk gelembung pesan tersebut secara manual untuk mengungkap teks yang tersembunyi.
Baca juga: Cara Pindah Chat WhatsApp ke HP Baru: Tetap Utuh dan Aman, Anti Kehilangan Data
Mengungguli Solusi 'Gambar Sekali Lihat'

Foto: Imago
Selama ini, banyak pengguna WhatsApp yang berusaha mengakali penyampaian spoiler dengan memanfaatkan fitur media "Sekali Lihat" (View Once). Mereka mengirimkan bocoran cerita dalam bentuk tangkapan layar yang langsung menghilang setelah dibuka.
Namun, metode alternatif ini dinilai kurang efektif dan berisiko. Fitur gambar sekali lihat tidak memberikan peringatan awal bahwa konten di dalamnya adalah sebuah spoiler. Hal ini sering kali menjebak penerima pesan yang langsung membuka gambar tanpa tahu bahwa isinya adalah bocoran alur cerita yang tidak ingin mereka ketahui. Sebaliknya, fitur pesan spoiler memberikan indikator visual yang sangat jelas bahwa ada teks tersembunyi di baliknya, sehingga memberikan kendali penuh kepada penerima untuk memutuskan apakah akan membacanya saat itu juga atau menundanya.
Menjaga Keharmonisan di Ruang Grup Obrolan
Dampak paling positif dari inovasi ini diprediksi akan sangat terasa di dalam grup obrolan komunitas. Di dalam sebuah grup, preferensi dan tingkat konsumsi informasi para anggota bisa sangat beragam. Sering kali, anggota yang antusias ingin membahas akhir cerita dari serial televisi populer harus menahan diri agar tidak diprotes oleh anggota lain yang belum menontonnya.
Dengan berfungsinya penanda spoiler, anggota grup dapat dengan leluasa berdiskusi secara mendalam tanpa takut dianggap merusak keseruan (ruining the fun) bagi orang lain. Fitur ini mendorong terciptanya ekosistem percakapan yang jauh lebih inklusif, menghargai batas privasi informasi, serta menjaga keharmonisan antar-anggota dalam sebuah komunitas digital.
Menunggu Jadwal Rilis Stabil
Sampai saat ini, pihak resmi WhatsApp belum mengeluarkan pengumuman mengenai tanggal pasti peluncuran fitur pesan spoiler ini ke dalam versi stabil. Oleh karena masih berada dalam tahap pengujian beta, tim pengembang kemungkinan besar masih berfokus pada perbaikan bug dan pengumpulan umpan balik dari para penguji.
Kendati demikian, melihat tren peluncuran fitur-fitur sebelumnya, pengguna WhatsApp secara global diperkirakan tidak perlu menunggu terlalu lama. Setelah evaluasi teknis dianggap selesai, fitur inovatif ini diprediksi akan segera didistribusikan melalui pembaruan aplikasi reguler dalam waktu dekat.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(WN/ZA)

Tinggalkan Komentar