7 Tips Membuat Infografis Agar Lebih Efektif dan Menarik

Teknologi.id . October 15, 2020


Yuk Kenalan Dengan Profesi Graphic Design! – yooreka.id
Foto: Yooreka.id



Teknologi.id - Belakangan ini konten berjenis infografis semakin populer digunakan di berbagai media sosial. Secara sederhana, infografis sendiri merupakan gabungan dari kata info dan grafis yang bisa diartikan sebagai representasi visual dari sebuah informasi atau pun data.

Meski begitu, secara kontekstual definisi dari infografis jauh lebih mendalam daripada itu. Banyak yang mendefinisikan bahwa infografis merupakan gabungan dari gambar, diagram, dengan konsep teks minimal yang membuat pembacanya mengerti keseluruhan topik dengan lebih mudah.

Membuat infografis itu tidak boleh asal-asalan, selain dibutuhkan perencanaan yang matang supaya alur informasinya tetap jelas tersampaikan, juga dibutuhkan kemampuan dalam mengolah visual agar lebih menarik.

Nah, bagi kalian yang tengah mendalami pembuatan infografis, berikut ini Teknologi.id rangkum beberapa tips membuat infografis agar lebih efektif dan menarik di mata audiens.

Baca juga: Cara Membuat Infografis di HP, Gampang Banget!

7 Tips Membuat Infografis Agar Lebih Efektif dan Menarik

1. Targetkan audiens


liat handphone
Foto: Rawpixel


Salah satu tujuan membuat infografis adalah menyampaikan konten yang ada di dalam infografis tersebut kepada masyarakat. Namun pertanyaannya adalah bagaimana cara membuat infografis menjadi viral sementara ada ribuan orang lain juga membuat infografis yang barangkali sama-sama menarik?

Jawabannya adalah dengan cara menargetkan dan memahami audiens yang kamu harapkan bisa tertarik kepada infografis buatanmu. Memang dalam membuat infografis ada godaan untuk selalu membuat infografis yang cenderung populer secara umum dibandingkan mengikuti keinginan dari target audiens yang spesifik.

Padahal ketika kamu membuat infografis yang spesifik target audiensnya, kamu cenderung akan membuat infografis yang lebih terarah dan tentu saja akan meningkatkan kemungkinan menjadikannya viral.

2. Fokuskan topik

Godaan lain di dalam membuat infografis adalah keinginan dari si pembuat untuk memasukkan sebanyak-banyaknya data untuk mendukung teori atau pun isu yang diangkat di dalam infografis yang ia buat.

Padahal nyatanya tidak demikian, data-data pendukung yang dimasukkan ke dalam infografis sebaiknya adalah data-data yang terfokus dan kerucut pada satu kesimpulan khusus alih-alih memasukkan banyak sekali data yang kamu punya.

Semakin terfokus data yang kamu sampaikan kepada pembaca, maka akan semakin menarik infografis yang kamu buat. Bila terlalu banyak data yang kamu sajikan, para pembaca akan kebingungan untuk mengambil kesimpulan dari infografismu.

3. Sesimpel mungkin

timeline of the evolution of life infographic - Simple Infographic Maker  Tool by Easelly
Contoh infografis yang super simpel. Foto: NewScientist


Karena inti dari infografis adalah menyederhanakan informasi yang amat kompleks, maka semakin simpel tampilan dan isinya, semakin sempurna pula infografis tersebut.

Meski terbilang sulit dan butuh banyak pengalaman, justru di situlah tantangan untuk menjadi seorang pembuat infografis yang handal.

Karena mereka dituntut untuk bisa menyampaikan informasi sebanyak mungkin dengan konten yang tetap simpel.

4. Visual adalah kunci

Membuat infografik tidak sama dengan memindahkan kata-kata yang ada di dalam artikel dalam bentuk narasi menjadi sebuah poster yang besar. Sesuai namanya visual yang baik merupakan kunci dari infografis yang menarik.

Buatlah data dan sajikanlah data tersebut dengan ikon-ikon atau pun grafis yang menarik serta unik. Alih-alih mengambil dari template di internet, kamu bisa membuat template-mu sendiri sehingga grafis tersebut menjadi sangat unik.

Baca juga: 5 Cara Menghubungkan HP Android ke TV dengan Mudah

5. Promosi

About - Tomadel Property Management
Foto: Tomadel


Setelah kamu sukses membuat infografis dengan konten visual yang menakjubkan, tidak lantas karya kamu tersebut akan menjadi viral dengan sendirinya. Kaliantentu saja harus mempromosikannya.

Meski terbilang sulit, membutuhkan banyak sumber daya, atau bahkan hingga membutuhkan kulit yang tebal untuk menahan rasa malu. Mempromosikan konten (apapun) yang kamu buat merupakan salah satu kunci dari viralnya konten tersebut..

Beberapa cara promosi di media sosial yang bisa kamu lakukan tanpa harus membuatmu terlihat norak diantaranya adalah sebagai berikut:

- Kamu bisa menghubungi orang-orang yang berpengaruh di dalam lingkupmu terkait infografis yang akan kamu buat. Mintalah orang-orang tersebut untuk berkolaborasi di dalam pembuatan dan promosi infografismu.

- Aturlah infografismu agar bisa dibagikan atau pun 'shareable' dengan menggunakan berbagai plugin media sosial.

- Kamu bisa minta para pembaca atau pun user dari laman website yang kamu punya untuk membagikan infografis tersebut.

6. Sebisa mungkin jangan Resize

Kesalahan komunikasi antara si pembuat infografis dengan developer biasanya membuat infografis yang ia buat menjadi terlalu kecil dan sulit dibaca oleh para user di dalam website yang mereka punya.

Seringkali para developer harus melakukan downsize dari infografis yang dibuat. Nah apabila kamu kerja bersama orang lain dan berpotensi mengalami hal serupa pastikanlah infografismu tetap terbaca walaupun harus di-downsize.

7. Headline yang "Killer"


writing headlines is important in copywriting and advertising
Foto: P6 Media


Sama seperti media massa, ketika kamu sukses membuat headline yang menarik maka kamu sudah 50% membuat konten yang viral.

Meski terdengar mudah, membuat headline yang menarik dan mengundang orang untuk membaca juga membutuhkan pengalaman yang banyak loh!

Adapun beberapa ciri khas dari headline yang baik adalah:

- Mampu menjelaskan keseluruhan isi dari infografis yang kamu buat. Artinya ketika ada orang yang membaca headline tersebut, setidaknya ia sudah bisa membayangkan mengenai apa isi dari infografis tersebut.

- Secara visual dan pilihan kata, mampu menarik perhatian pembaca.

- Meski harus lengkap, headline yang baik biasanya terdiri dari sedikit karakter. Tidak ada standar yang baku mengenai jumlah karakter yang baik pada satu headline, mungkin 70-80 karakter merupakan batas yang wajar untuk sebuah headline.

Meski headline yang 'killer' bukan segalanya, namun tanpa ada headline yang cukup powerful dijamin infografis yang kamu buat tidak akan menarik banyak orang untuk membaca.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar