Google Meet Perluas Fitur Take Notes AI, Kini Bisa Catat Rapat Online dan Offline

Irmanon Riandina . April 24, 2026


Foto: 9to5google

Teknologi.id - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kembali membawa perubahan besar dalam cara orang bekerja dan berkolaborasi. Kali ini, Google menghadirkan pembaruan penting pada fitur pencatatan otomatis berbasis AI di Google Meet. Fitur yang dikenal dengan nama “Take Notes for me” kini tidak lagi terbatas pada rapat virtual di dalam ekosistem Google saja.

Lebih Fleksibel, Tak Lagi Terikat Platform

Awalnya diperkenalkan pada tahun 2024, fitur Take Notes for me dirancang untuk membantu pengguna membuat notula rapat secara otomatis selama sesi konferensi video berlangsung. Dengan dukungan AI dari Google Gemini, fitur ini mampu merangkum percakapan, mencatat poin penting, hingga menyusun ringkasan rapat tanpa campur tangan manual.

Kini, Google membawa fitur tersebut ke level yang lebih tinggi. Dalam ajang Google Cloud Next 2026 yang digelar di Las Vegas pada 22–24 April, diumumkan bahwa fitur ini telah diperluas penggunaannya. Tidak hanya bisa dipakai di Google Meet, tetapi juga kompatibel dengan platform lain seperti Zoom dan Microsoft Teams.

Menariknya lagi, fitur ini juga mulai mendukung penggunaan dalam rapat tatap muka atau offline. Artinya, pengguna tetap bisa mendapatkan catatan otomatis meskipun tidak sedang berada dalam konferensi video.

Baca juga: Update Google AI Mode: Pencarian Web dan Jawaban AI Bisa Dibuka Berdampingan

Produktivitas Meningkat Tanpa Catatan Manual

Dengan perluasan ini, Google secara jelas ingin menjadikan Take Notes for me sebagai alat bantu produktivitas lintas platform. Pengguna tidak perlu lagi repot mencatat selama rapat berlangsung, baik itu online maupun offline.

Fitur ini bekerja dengan cara mengolah percakapan menjadi ringkasan terstruktur. Hal ini sangat membantu terutama dalam rapat panjang atau diskusi yang melibatkan banyak pihak. Meski begitu, Google belum merinci secara teknis bagaimana integrasi lintas platform ini berjalan secara detail.

Dari sisi penggunaan, fitur ini terbukti semakin populer. Dalam satu bulan terakhir saja, lebih dari 110 juta peserta telah menggunakan fitur ini. Bahkan, pertumbuhannya disebut meningkat hingga 8,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan otomatisasi pencatatan semakin tinggi di dunia kerja modern.

Pembaruan Workspace Ikut Diperkenalkan

Selain pembaruan di Google Meet, Google juga menghadirkan sejumlah fitur baru di layanan Workspace mereka. Di Google Drive, kini hadir fitur bernama Projects yang memungkinkan pengguna mengelola file dan email dalam satu ruang kerja terpusat. Fitur ini membantu pengguna mengatur berbagai sumber informasi dengan lebih rapi dan efisien.

Sementara itu, Google Sheets mendapatkan fitur baru bernama Canvas. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat dashboard interaktif, heat map, hingga kanban board langsung dari data yang dimiliki. Konsepnya mirip dengan Canvas di Gemini, yang memungkinkan pembuatan aplikasi mini berbasis data secara instan.

Otomatisasi Lewat Konsep “Skills”


Foto: 9to5google

Google juga memperkenalkan konsep baru bernama Skills di Workspace Studio. Fitur ini memungkinkan pengguna mengotomatisasikan berbagai tugas rutin dengan bantuan AI. Misalnya, dalam proses peninjauan invoice, sistem dapat secara otomatis membandingkan tagihan baru dengan data sebelumnya yang tersimpan di email.

Dengan kemampuan tersebut, pengguna bisa mengidentifikasi perbedaan atau potensi kesalahan tanpa harus mengecek secara manual. Hal ini tentu menghemat waktu sekaligus meningkatkan akurasi pekerjaan administratif.

Integrasi Lebih Luas untuk Developer

Tak hanya untuk pengguna umum, Google juga memperluas kemampuan integrasi bagi developer. Salah satunya melalui kehadiran Workspace MCP Server yang memungkinkan berbagai fungsi seperti pengolahan dokumen Drive, balasan Gmail, hingga pengelolaan Calendar dan Chat digunakan dalam aplikasi pihak ketiga.

Selain itu, Google juga tengah menyiapkan Workspace CLI resmi yang akan mempermudah pengelolaan fitur-fitur tersebut langsung dari sistem berbasis agen. Inisiatif ini diharapkan dapat menyederhanakan proses integrasi sekaligus membuka peluang pengembangan aplikasi yang lebih luas.

Baca juga: Google Hadirkan Fitur “Skills” di Gemini Chrome, Simpan Prompt Sekali Klik

Era Baru Kolaborasi Berbasis AI

Dengan berbagai pembaruan ini, Google semakin menegaskan posisinya dalam menghadirkan solusi kerja berbasis AI yang terintegrasi. Fitur Take Notes for me yang kini bisa digunakan lintas platform dan bahkan dalam rapat offline menjadi langkah besar menuju ekosistem kerja yang lebih fleksibel dan efisien.

Ke depan, teknologi seperti ini berpotensi mengubah cara orang berinteraksi dalam dunia profesional dari sekadar rapat, menjadi sistem kolaborasi cerdas yang mampu bekerja secara otomatis di belakang layar.



Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(ir/sa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar