Google Chrome Rilis Fitur Tab Vertikal, Begini Cara Mengaktifkannya

⁠Adimas Herviana . January 22, 2026

Foto: WinPoint

Teknologi.id - Google memperkenalkan fitur tab vertikal di Chrome Beta versi 145. Fitur ini memungkinkan pengguna memindahkan bilah tab dari bagian atas ke sisi samping layar. Tujuannya adalah memberi ruang lebih luas untuk konten dan mempermudah navigasi, terutama bagi mereka yang sering membuka banyak tab sekaligus. Dengan pangsa pasar Chrome yang masih mendominasi lebih dari 70 persen secara global.

Transformasi Tata Letak Chrome yang Mengubah Kebiasaan 

Selama bertahun-tahun, Chrome mempertahankan bilah tab horizontal di bagian atas layar. Tata letak ini dianggap standar, tetapi memiliki keterbatasan ketika jumlah tab semakin banyak. Judul halaman sering terpotong, sehingga pengguna kesulitan membedakan tab yang terbuka. Dengan hadirnya tab vertikal, daftar tab ditampilkan di sisi layar, membuat judul lebih terbaca dan navigasi lebih intuitif. 

Fitur Produktivitas yang Menyatu dengan Tab Vertikal

Tab vertikal tidak hanya sekadar memindahkan posisi. Fitur ini mendukung Grup Tab, pewarnaan, serta opsi penyusutan menjadi strip kecil. Pengguna dapat menyesuaikan ukuran bilah sesuai kebutuhan, memperlebar area untuk membaca judul panjang atau mengecilkannya agar fokus pada isi halaman. Integrasi ini memastikan transisi dari horizontal ke vertikal tidak mengganggu fitur penting lain seperti Tab Search dan tab yang disematkan. Hal ini membuat tab vertikal relevan untuk pengguna korporasi maupun individu.

Baca Juga: Simak! Kamu Harus Matikan 2 Fitur Ini di Gmail Untuk Jaga Privasi!

Efisiensi Visual dan Dampak pada Pengalaman Pengguna

Riset dari Nielsen Norman Group menunjukkan bahwa daftar vertikal meningkatkan efisiensi pemindaian visual dan mengurangi beban kognitif pekerja. Dengan judul tab yang terbaca jelas, risiko salah klik dapat diminimalisir. Pada monitor ultrawide, bilah sisi selebar 250–300 piksel mampu menampilkan judul tab secara utuh tanpa mengorbankan keterbacaan. Hal ini berdampak langsung pada pengurangan gangguan saat terjadi peralihan konteks dalam pekerjaan intensif data. 

Persaingan Peramban dan Posisi Chrome di Pasar Global

Konsep tab vertikal bukan hal baru. Microsoft Edge sudah lebih dulu menghadirkan fitur ini, bahkan dengan opsi otomatis menyembunyikan bilah untuk menghemat ruang layar (Microsoft). Vivaldi dan Opera juga menawarkan bilah sisi serupa, sementara Arc Browser membangun seluruh antarmukanya dengan konsep sidebar. Google yang selama ini dianggap lambat akhirnya mulai mengejar ketertinggalan. Dengan dominasi pasar Chrome, adopsi tab vertikal diprediksi akan berdampak luas pada kebiasaan pengguna global. 

Cara Mengaktifkan Tab Vertikal di Chrome

Foto: WinPoint

Fitur tab vertikal hadir pertama kali di Chrome Beta versi 145. Tujuannya adalah memberikan fleksibilitas tata letak yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna modern. Dengan bilah tab yang dapat dipindahkan ke sisi layar, pengguna memperoleh ruang lebih luas untuk konten utama sekaligus navigasi yang lebih terstruktur. Langkah Detail Mengaktifkan Tab Vertikal:

  1. Perbarui Chrome Beta - Pastikan Anda menggunakan Chrome Beta versi terbaru. Pembaruan ini dapat diunduh langsung dari situs resmi Google Chrome Beta (https://www.google.com/chrome/beta/).
  2. Masuk ke Menu Eksperimen (Flags) - Ketik chrome://flags/#vertical-tabs pada bilah pencarian Chrome. Halaman ini berisi berbagai fitur eksperimental yang sedang diuji.
  3. Aktifkan Opsi Vertical Tabs - Cari opsi Vertical Tabs lalu ubah pengaturan dari Default menjadi Enabled.
  4. Lakukan Restart Chrome - Setelah mengaktifkan, klik tombol Relaunch agar perubahan diterapkan.
  5. Pindahkan Tab ke Sisi Layar - Setelah Chrome terbuka kembali, klik kanan pada bilah tab di atas, lalu pilih Move tabs to the side. Tab akan otomatis berpindah ke sisi kiri layar.
  6. Gunakan Fitur Tambahan - Tab vertikal mendukung Grup Tab, pewarnaan, serta opsi penyusutan menjadi strip kecil. Pengguna dapat menyesuaikan ukuran bilah sesuai kebutuhan, memperlebar area untuk membaca judul panjang atau mengecilkannya agar fokus pada isi halaman.

Dengan mekanisme ini, pengguna tidak lagi membutuhkan ekstensi pihak ketiga. Fitur berjalan secara native sehingga lebih stabil dan aman dibandingkan solusi tambahan yang sebelumnya banyak digunakan.

Apa Berpengaruh Pada Produktivitas Korporasi dan Pengguna Individu?

Bagi pekerja kantoran yang terbiasa membuka puluhan tab, tab vertikal membantu menjaga fokus dan mengurangi gangguan. Navigasi lebih cepat berarti waktu kerja lebih efisien. Bagi pengguna individu, fitur ini memberi pengalaman lebih rapi dan terorganisir, terutama saat multitasking. Dengan dukungan penuh terhadap Grup Tab dan pewarnaan, pengguna dapat mengelompokkan pekerjaan, hiburan, dan riset dalam satu tampilan yang lebih terstruktur.

Baca Juga: Kamu Lupa Judul Lagu, Ini Cara Cepatnya Menggunakan Gema Saja!

Inovasi yang Merubah Arah Masa Depan Peramban

Fitur tab vertikal di Chrome menandai pergeseran desain dari tata letak horizontal menuju format yang lebih efisien. Riset dari Nielsen Norman Group menunjukkan daftar vertikal memudahkan pemindaian visual, mengurangi beban kognitif, dan meningkatkan produktivitas.

Meski bukan yang pertama karena Edge, Vivaldi, Opera, dan Arc sudah lebih dulu mengadopsinya kehadiran fitur ini tetap signifikan. Dengan pangsa pasar Chrome yang melampaui 70 persen secara global, setiap inovasi antarmuka akan berdampak luas. Tab vertikal bukan sekadar tambahan, melainkan langkah strategis yang memperkuat posisi Chrome sebagai peramban adaptif terhadap kebutuhan pengguna modern.


Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(dim/sa)



author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar