Windows 11 Palsu Disusupi Virus Banyak Beredar, ini Cirinya

Fabian Pratama Kusumah . July 26, 2021

Foto: Kompas Tekno

Teknologi.id – Microsoft saat ini memberi kesempatan pengguna mencoba Windows 11 lewat Insider Preview.

Akan tetapi banyak pengguna malah menginstall file ISO yang ada di internet. Padahal banyak Windows 11 ISO palsu beredar yang disusupi virus trojan berbahaya.

Perusahaan keamanan Kaspersky mengatakan bahwa mereka telah menemukan banyak file instalasi Windows 11 ISO yang tidak diketahui asalnya menyebar di internet.

Secara khusus, file-file ini tidak berisi file instalasi Windows 11, tetapi menginstal virus dan trojan di komputer pengguna.

Menurut laporan Kaspersky, file yang beredar bernama 86307_windows 11 build 21996.1 x64 + activator.exe.

Baca juga: Kementerian BUMN Luncurkan Aplikasi FitAja!, ini Fungsinya

File tersebut bahkan sempat diiklankan dengan iming-iming menginstal Windows 11 build 21996.1 dengan cara sederhana dan mudah.

Bahkan setelah instalasi akan secara otomatis mengaktifkan lisensi Windows 11. File ini memiliki kapasitas 1,75GB, sehingga banyak pengguna mengira ini adalah Windows 11 resmi.

Namun pada kenyataannya, sebagian besar file ini terdiri dari banyak file DLL yang berisi banyak informasi yang tidak berguna.

Saat mengunduh 86307_windows 11 build 21996.1 x64 + activator.exe dan mengekstraknya, pengguna akan melihat ada 2 subfiles.exe yang berbeda.

File.exe pertama adalah penginstall sedangkan file.exe kedua adalah pengunduh dan bahkan dilengkapi dengan perjanjian lisensi yang jarang dibaca.

Jika pengguna menerima perjanjian tersebut, berbagai program jahat akan diinstal pada perangkatnya.

Baca juga: Fitur Baru WhatsApp Dinilai Jadi Celah Hacker, ini Faktanya

Dilansir dari Detik, Kaspersky mengatakan telah mendeteksi ratusan kasus pencurian informasi, virus dan trojan terkait dengan file instalasi Windows 11.

Sebagian besar file instalasi Windows 11 adalah malware, yang bertanggung jawab untuk mengunduh program jahat lainnya.

Mulai dari adware yang relatif tidak berbahaya hingga virus, trojan, spyware, pencurian informasi, bahkan pemerasan, demikian dilansir dari MSPoweruser.

Untuk menghindari jatuh ke dalam perangkap peretas, baiknya menginstal Windows 11 dari sumber resmi yang terpercaya atau mendaftar ke program Windows Insiders.

(fpk)

Share :