Kapal Bertenaga Surya Buatan Mahasiswa UNDIP Siap Berkompetisi di Monaco

Afiyah Khaulah . December 27, 2022

Foto: UNDIP

Teknologi.id - Universitas Diponegoro (UNDIP) baru saja meluncurkan kapal bertenaga surya (solar) bernama DIPONEGORO 1.0 pada Rabu tanggal 21 Desember 2022. Kapal tersebut dikembangkan oleh Research of Marine Technologi Diponegoro University (RMT UNDIP) dan dipersiapkan untuk kompetisi internasional. Tim RMT UNDIP adalah tim riset kapal bertenaga surya yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai jurusan yang disesuaikan dengan kebutuhan bidang penelitian ini. DIPONEGORO 1.0 Solar Boat diharapkan dapat berpartisipasi dalam Monaco Energy Boat Challenge pada Juli 2023.

Baca juga inovasi mahasiswa lainnya : Canggih! Cek Gigi Berlubang dengan Aplikasi Buatan Mahasiswa UGM

Kapal ini memiliki keunikan tersendiri karena lambungnya menggunakan multi aksial (rangka kapal) dan potongan masker yang merupakan limbah selama pandemi Covid-19. Kapal menggunakan penyimpanan energi Lithium-Ion yang lebih efisien daripada aki mobil. Motor listrik menjadi penggerak utama kapal, sehingga lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

Foto: UNDIP

Sementara itu, ketua tim Rico Ade Putra menyatakan, Diponegoro 1.0 belum diuji di perairan atau lautan karena tujuan pembuatan kapal saat ini adalah untuk mengikuti kompetisi. Perahu tersebut hanya digunakan untuk perlombaan, bukan untuk kebutuhan kegiatan atau transportasi kelautan dan perikanan. Namun dalam peluncuran ini, mereka mendapatkan sejumlah masukan dan evaluasi untuk penyempurnaan Diponegoro 1.0. “Kami telah mendata dan akan terus melakukan perbaikan dan masukan dari dosen, pembimbing, dan pembina kami.” ungkap Rico.

Prof Faisal, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, mengungkapkan rasa bangganya atas inovasi mahasiswa yang mendukung tercapainya SDGs.

“Undip tentu saja sangat bangga karena mahasiswa ini memiliki kontribusi yang tidak hanya berskala universitas tapi sudah berskala dunia. Hal ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) karena dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap pengurangan emisi gas.” tutur Prof Faisal.

Baca juga inovasi mahasiswa yang turut mendukung SDGs : Lewat Waste to Energy (WTE), Mahasiswa ITB Canangkan Cara Ubah Sampah Jadi Listrik

Profesor Faisal berharap RMT Undip dapat menginspirasi sektor pendidikan dan penelitian, serta sektor industri untuk pembangunan global yang lebih baik. Dengan diluncurkannya DIPONEGORO 1.0 Solar Boat, Undip berperan aktif dalam membantu pengembangan Energi Terbarukan dan mendukung program Zero Emission di Indonesia.

“Undip selama 3 tahun berturut turut dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Berkelanjutan Terbaik ke-2 di Indonesia pada UI GreenMetric Rankings 2022. Undip telah melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang bersumber dari tenaga surya sebagai wujud implementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs)." ujar Profesor Faisal.

(ak)

Share :