Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis! Nama Elon Musk & Bill Gates Jadi Sorotan

Wildan Nur Alif Kurniawan . February 02, 2026

Teknologi.id – Dunia teknologi dan bisnis global kembali diguncang oleh gelombang baru skandal Jeffrey Epstein. Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (AS) secara resmi merilis jutaan halaman dokumen yang selama ini dirahasiakan terkait kasus kejahatan seksual mendiang Jeffrey Epstein. Perilisan yang dilakukan pada Jumat (30/1/2026) ini merupakan mandat dari undang-undang baru, Epstein Files Transparency Act.

Di antara tumpukan arsip digital tersebut, sorotan tajam publik langsung tertuju pada dua nama raksasa teknologi dunia: Elon Musk dan Bill Gates. Keduanya disebut muncul dalam korespondensi pribadi yang kini dapat diakses oleh publik. 

Elon Musk: Undangan ke Pulau Pribadi


Foto: Wikimedia Commons

Nama Elon Musk, pemilik X (sebelumnya Twitter) dan CEO Tesla, ditemukan dalam rangkaian surat elektronik (e-mail) yang terjadi antara pertengahan Desember 2013 hingga awal 2014. Dalam dokumen tersebut, Epstein terlihat membahas rencana pertemuan dengan Musk dan kemungkinan kunjungan ke properti mewahnya di Kepulauan Virgin, AS.

Menanggapi hebohnya pemberitaan ini, Musk segera memberikan klarifikasi melalui akun X pribadinya. Ia membantah keras pernah memenuhi undangan tersebut.

"Saya hanya memiliki korespondensi yang sangat terbatas dengan Epstein dan menolak berulang kali undangan untuk mengunjungi pulaunya atau terbang dengan 'Lolita Express'-nya," tegas Musk. Ia juga menambahkan bahwa fokus publik seharusnya diarahkan pada penuntutan para pelaku kejahatan seksual yang sebenarnya, bukan sekadar sensasi pembukaan arsip.

Baca juga: Kemkomdigi Resmi Buka Blokir Grok AI Elon Musk di Indonesia, Ini Syaratnya!

Bill Gates: Klaim "Penyakit Menular" dan Masalah Pernikahan

Situasi yang lebih sensitif menimpa pendiri Microsoft, Bill Gates. Namanya tercatat dalam sejumlah e-mail yang ditulis Epstein untuk dirinya sendiri pada tahun 2013. Isi dokumen tersebut memuat klaim-klaim liar dari Epstein mengenai kehidupan pribadi Gates.

Epstein menuliskan catatan mengenai adanya "perselisihan pernikahan" antara Bill Gates dan Melinda French Gates, jauh sebelum perceraian mereka terjadi pada 2021. Lebih mengejutkan lagi, dalam sebuah e-mail bertajuk "Bill" tertanggal Juli 2013, Epstein menyinggung isu kesehatan sensitif yang mengaitkan Gates dengan indikasi "penyakit menular seksual" dan keperluan medis.

Pihak Bill Gates langsung bereaksi cepat dengan mengeluarkan bantahan keras. Juru bicara Gates menyebut dokumen tersebut sebagai kumpulan kebohongan yang tidak berdasar.

"Dokumen yang dirilis itu hanya menunjukkan bentuk frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan yang berkelanjutan dengan Gates," ujar juru bicara tersebut. Pihak Gates meyakini bahwa catatan-catatan tersebut sengaja dibuat Epstein untuk menjebak atau mencemarkan nama baik Gates di kemudian hari.

Baca juga: Bill Gates Akui Menyesal Pernah Anggap Tidur Itu untuk Orang Malas

Transparansi yang Mengguncang

Perilisan "Epstein Files" di tahun 2026 ini menjadi babak baru dalam upaya transparansi hukum di AS. Dengan total sekitar tiga juta halaman, publik kini mulai menyisir detail-detail interaksi antara Epstein dengan kalangan elit global. Meski penyebutan nama dalam dokumen tidak serta merta membuktikan keterlibatan dalam kejahatan, dampaknya terhadap reputasi para tokoh dunia—termasuk Musk dan Gates—diprediksi akan menjadi bola liar dalam beberapa pekan ke depan.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News



(WN/ZA)

Share :